Keyakinan Hati

Keyakinan Hati
ucapan permintaan maaf pak Harry


__ADS_3

semua orang yang mendengar ucapan Dr lucas tersenyum namun tidak pak Harry dia meneteskan air mata begitu mendengar Dara yang mendonorkan darahnya untuk dia lalu dia memanggil Dara ...Dara ...Dara....


mendengar ucapan Pak Harry seketika bu Desi pun menghampiri nya dan bertanya apa kamu mau bertemu Dara .


pak Harry pun menggangukkan kepalanya.


Dara sedang tidur dia sangat lemas setelah mendonorkan darahnya untukmu setelah bangun pasti dia menemui mu jawab bu Desi.


pak Harry terus meneteskan air matanya .


bu Desi dan yang lainnya pun kaget melihat dia seperti itu .


Thalita pun memutuskan pergi ke ruangan di mana dara berada.


sementara Dara mulai membuka matanya dia dilihatnya suaminya sedang asyik dengan handphone nya dia pun tersenyum ke arah Devan.


melihat istrinya yang sudah bangun dia tersenyum lalu bertanya bagaimana tidurmu .


Dara tersenyum lalu menjawab sangat nyenyak sekali tidur di pangkuan mu.

__ADS_1


Tentu saja namun kaki ini merasakan kram hingga mati rasa ucap Devan sambil mengecup bibir istrinya itu.


Dara terkejut mendengar ucapan suaminya lalu bangkit dari tidurnya kemudian duduk sambil memegang paha Devan dan berkata maaf sambil tertawa.


Devan pun tersenyum sambil mengelus rambut Dara dan menjawab sudahlah sebentar lagi juga kembali seperti semula.


Thalita yang dari tadi memperhatikan sikap mereka berdua didepan pintu masuk ruangan itu seketika muncul rasa iri di hatinya pria bermuka dingin itu sangat manis memperlakukan adiknya itu terlihat begitu banyak rasa cintanya untuk Dara .


Thalita pun kemudian memutuskan masuk menghampiri mereka kemudian berkata Dara ayah menanyakan mu dia ingin bertemu dengan mu .


Dara yang mendengar ucapan kakaknya terkejut lalu menjawab baik kak lita aku segera kesana .


Apa kamu mau ikut tanya Dara pada Devan.


Apa kakimu sudah tidak kram lagi tanya Dara.


tidak sudah agak baikan jawab Devan sambil bangkit dari duduknya lalu mengulurkan tangannya pada Dara.


Dara pun menyambut uluran tangannya lalu berkata Ayo sambil menggenggam tangan Devan dan mengajak nya pergi

__ADS_1


Pria itu tersenyum dan mengikuti istrinya pergi bersama Thalita.


Mereka pun masuk ke dalam ruangan pa Harry beranda.


Ayah lihatlah kak Dara datang ucap Thania yang duduk di samping tempat tidur pak Harry.


melihat Dara datang pria itu seketika menempel kan kedua telapak tangannya menandakan permintaan maaf nya pada Dara seketika semua orang terkejut .


Bahkan Dara yang melihatnya langsung bergetar tubuhnya kemudian berlari ke arah Ayahnya yang sedang terbaring dan menggelengkan kepalanya lalu berkata sambil menangis apa yang lakukan Dara tidak pernah ingin melihat nya bukan Ayah tapi aku yang harus meminta maaf ,Dara salah bahkan, Dara anaknya yang tidak berbakti padamu selalu menentang mu ,tidak menurut pada Ayah ,dara terlalu banyak membuat Ayah malu , maafkan Dara ...Ayah yang tak berguna ini sambil memegang tangan pak Harry lalu memeluk nya .


melihat interaksi ayah dan anak itu semua orang meneteskan air mata.


Dara kamu putri ayah yang hebat seorang ibu yang bertanggung jawab juga anak yang mandiri bahkan kamu anak yang membuat bangga ayah , maafkan ayah Dara selalu membuat mu menderita , selalu banyak menuntut mu bahkan ucapkan maaf ayah pada Sean cucuku , ayah benar benar menyesal seumur hidup ini tidak bersikap adil pada kalian, ayah egois sangat egois ucap pak Harry sambil menangis.


Aku juga minta maaf pada semuanya memisahkan anak dari ibunya,adik dengan kakaknya juga kakak dengan adiknya aku bukan kepala keluarga yang baik .


Dara pulanglah sayang bawa cucu dan menantu ayah , pulanglah sebagai putri kedua keluarga kusuma, rumah itu sudah merindukan kamu ucap kembali pak Harry.


semua orang menangis bu Ayunda, Thalita dan Thania di samping pak Harry.

__ADS_1


Dara pun menggaguk kepalanya dan menjawab Dara akan pulang bersama Devan juga Sean.


Pak Harry pun mengusap rambutnya Dara dengan air matanya yang mengalir.


__ADS_2