Keyakinan Hati

Keyakinan Hati
Mengetahui akan di jodohkan


__ADS_3

Memangnya ada apa mereka mengundang kita makan malam tanya Devan.


Ayahmu dan pak Harry berencana menjodohkan mu dengan putrinya Thania jadi kita ingin membahasnya dan agar kalian saling mengenal jawab Bu Ayu.


Devan tersenyum seperti jaman Siti Nurbaya saja sambil terus menatap ke arah Dara.


sementara Dara terlihat tenang walaupun hatinya terkejut .


kamu itu pria yang sudah berumur usiamu sudah hampir 29 tahun kamu tidak malu dengan asisten mu juga Rijal yang sudah menikah ucap Bu Ayu.


Devan hanya tersenyum mendengar ucapan ibunya.Koko kamu belum makan tanya Devan saat melihat jatah makan siang nya masih dalam keadaan utuh.


belum ...pak Devan sebentar lagi masih tanggung jawab Dara.


makan makanan mu sekarang juga jangan biasakan telah makan nanti kamu cacingan dan sakit bisa repot ucap Devan .


ya....pak sekarang saya makan jawab Dara yang akan beranjak pergi.


mau kemana kamu makan nya disana saja jangan keluar ruangan ini nanti diluar kamu bisa membuat gaduh ucap Devan.

__ADS_1


Dara pun kembali duduk dan berkata iya...pa.


nyonya ...,pak Devan juga pak Farrel mari makan ajak Dara.


Farrel dan Bu Ayu menatap Devan aneh tidak biasa nya dia seperti itu apalagi pada Asistennya .


koko makan makanan dari ku rasanya pasti enak ucap Farrel sambil tersenyum.


Devan pun menatap tajam ke arah Farrel dan bertanya kamu memberikan makan siang buat nya .


ya .... sebagai rekan kerja dan atasan yang baik harus bisa merasakan perut pegawainya jawab Farrel.


justru aku menjaganya Karena dia sudah punya suami bagaimana pun dia karyawan ku dari tadi anak ini terus mendekatinya jawab Devan.


Farrel hanya tertawa kemudian pergi meninggalkan tempat itu.


Sudahlah Adikmu itu sifatnya sangat usil dan Aida maafkan Farrel ..ya ucap bu Ayu.


tidak apa-apa nyonya jawab Dara.

__ADS_1


Tumben kamu memilih seorang wanita untuk menjadi asisten mu,kenapa pakaian nya tak seperti karyawan lain tanya bu Ayu .


Dia sudah bersuami lagi pula dia bekerja dengan baik dan aku menyuruhnya berpakaian seperti itu agar aku melihatnya nyaman dengan berpakaian seperti itu saja sudah membuat para pekerja pria disini gaduh apalagi berpenampilan seperti sekertaris pada umumnya jawab Devan..


Betul Aida sangat cantik walaupun berpenampilan natural dan terkesan sangat ,kamu kenal suaminya dan apa dia tidak cemburu melihat istrinya bekerja dengan mu tanya kembali bu Ayu.


ya...dia cantik dan aku mengenal suaminya bahkan dia yang menyuruh nya kerja disini bersamaku mana mungkin dia cemburu jawab Devan.


Rupanya begitu ya sudah ibu pulang dulu jangan lupa kamu datang ucap bu Diana yang kemudian pergi meninggalkan kantor Devan.


Devan pun menghampiri Dara dan berkata bagaimana rasanya punya istri Kakak beradik .


seketika Dara tersedak lalu melotot pada Devan kemudian meminum air dan berkata aku tidak mau kamu Gila jika kamu mau menikahi adikku maka lepaskan aku lagi pula pernikahan kita tidak ada yang tau selain Rijal jadi itu akan Aman aku tidak mau bersaing dengan adikku .


Devan tersenyum lalu berkata sampai mati pun aku tidak mau melepaskan mu Dara Aida Kusuma Dewi ternyata kamu tetap sama rela melepaskan kebahagian mu demi orang lain ,Devan pun mengambil tissue lalu membersihkan bibir istrinya itu dan kembali berkata santai saja kamu sampai belepotan makanan nya.


Dara pun terdiam mendengar jawaban Devan bahkan hatinya bergetar saat Devan membersihkan bibirnya.


begitu juga Devan jantung nya tak kalah berdebar saat tangan nya menyentuh bibir istrinya lalu berkata teruskan bersihkan sisa makanan mu jorok sekali sambil menutupi wajah Dara dengan tissue dan kembali ke mejanya untuk menghilangkan rasa gugupnya.

__ADS_1


Dasar Gila ucap Dara yang kemudian membersihkan mulut nya sendiri .


__ADS_2