
Keesokan harinya Devan pun terbangun kepalanya merasakan pusing kemudian melihat kedua tangannya yang terluka sudah dibalut perban namun sudah tidak menemukan keberadaan istrinya dia pun kemudian keluar dari kamar nampak bi sri yang sedang mengerjakan pekerjaan rumah kemudian bertanya mana nyonya bi ...?.
non koko sudah pergi bekerja tuan dari pagi tadi ini pan sudah jam 2 siang jawab bi sri.
Devan pun kemudian melihat ke arah jam dan betul saja jam sudah menunjukkan pukul 2 siang ,Devan pun kemudian ke kamarnya dan mandi kemudian berganti pakaian setelah itu termenung di ruang kerjanya sambil berbaring di sebuah Sofa.
Tak terasa waktu pun sudah sore hari Dara pun pulang kerja lalu masuk ke kamarnya dan membersihkan diri juga berganti pakaian.
kemudian membaringkan tubuhnya di ranjangnya.
Tak berapa lama Devan pun masuk ke dalam kamar itu dan ikut berbaring disampingnya.
Apa kamu lelah tanya Devan .
sedikit lelah hari ini aku harus menyelesaikan semua pekerjaanmu ,bagaimana lukamu ucap Dara.
__ADS_1
Aku belum menganti perbannya karena tidak bisa jawab Devan.
Dara pun bangun dari tidurnya lalu mengambil kotak obat dan berkata duduklah aku akan menggantinya .
Devan pun duduk lalu menatap wajah cantik itu.
Devan kamu itu gila jika kamu menyesali nya seharusnya kita tidak melakukannya dan tak harus berpura pura menyatakan cinta padaku hanya untuk menghiburku bahkan akibatnya kamu melukai diri mu sendiri omel dara sambil melepaskan balutan perban di tangan suaminya.
Devan mengerutkan keningnya ucapan dengan sikap nya semalam dianggap Dara gurauan .
Dara pun menangis mendengar ucapan Devan.
pria itu melepaskan pelukannya lalu menghapus air mata Dara sambil berkata kembali maaf dara aku benar benar minta maaf atas segala kesalahanku aku benar-benar menyesal dan aku mencintaimu bahkan pria itu langsung berlutut di hadapan istrinya .
Dara benar benar terkejut dengan sikap Devan pria Argon dan dingin itu kenapa kamu seperti itu aku akan memaafkan semua kesalahan mu bukankah kita suami istri bahkan aku pun banyak berbuat salah padamu jawab dara yang kemudian merangkul dan mencium bibir suaminya itu .
__ADS_1
mereka pun kemudian tersenyum bersama dan Dara pun melanjutkan menganti perban itu . setelah selesai Devan pun kembali memeluk istrinya sambil berkata kembali aku mencintaimu .ya... aku mendengar nya.
setelah kejadian itu mereka pun bersikap seperti pasangan suami istri yang normal.
mereka tidur satu kamar dan sering menghabiskan waktu bersama bahkan Devan menjadi suami yang paling pengertian dan Ayah yang paling perhatian buat Sean tak jarang mereka sering jalan jalan bersama putra si mata wayang nya .
Pagi itu Devan dan Dara pun pergi ke kantor untuk bekerja mereka pun berjalan seperti biasanya tidak ada yang berubah jika di kantor mereka masih terlihat sebagai Bos dan asistennya hanya Farrel dan rijal yang mengetahui hubungan diantara mereka.
Hari itu yesi pun kembali mengunjungi Devan di kantor nya. Devan ... panggil yesi yang langsung masuk sambil memeluk pria itu .
Dara yang melihatnya hanya tersenyum dan mengabaikan mereka dengan kembali bekerja.
Devan yang mulai merasa tidak nyaman dengan yesi kemudian melepaskan pelukannya
dan menghindari wanita itu.
__ADS_1