
Rijal pun pergi mengambil kursi roda tak berapa lama dia kembali dengan membawa kursi itu diapun mulai membantu dara untuk duduk di kursi itu lalu mendorong nya dan membawanya keluar ruangan itu menuju ruangan dimana bayi nya berada.
sesampainya disana Rijal pun menunjukkan kepada dara bahwa bayi yang berada disana adalah putra nya mereka berada di luar ruangan itu dan hanya bisa melihat melalui jendela yang terbuat dari kaca besar .Dara pun melihat putranya dengan perasaan bahagia dan terharu. Benar kata mu dia mewarisi wajah Dev ,apa pria itu tidak melihatnya tanya Dara.
seperti nya tidak, walau pria itu yang menggendong putra mu pertama kali karena dokter mengira dia bayi ayah itu walau kenyataan memang seperti itu, mungkin bayi itu ingin cepat lahir karena tau ayahnya akan pergi dan dalam waktu yang lama jadi dia ingin melihatnya terlebih dahulu,ikatan diantara mereka terlalu kuat dara,apa kamu tidak menyadarinya, setiap dia dalam kondisi genting Devan selalu ada untuk kalian, bahkan ketika bayi itu menyentuh wajah nya naluri seorang ayahnya hadir, entah berapa lama kita bisa menyembunyikan semua kebenaran ini ucap Rijal.
Dara terkejut mendengar semua ucapan Rijal lalu bertanya kembali dia sudah pergi ...?.
Dara pun merasakan perasaan kecewa di dadanya.
Ya... kepergian nya di percepat mungkin 3 sampai 4 tahun dia tak akan kembali kesini , mungkin dalam jangka waktu itu kamu bisa tenang bersama putramu untuk selanjutnya kita lihat perkembangan anak itu apa dia akan mewarisi semua sifat dan sikap Dev tergantung padamu membesarkan nya jawab Rijal.
Dara pun terdiam mendengar ucapan itu bagaimana pun dia sadar benar mereka Ayah dan anak yang di ucapkan Rijal ada benarnya juga.
Hana dan cintya pun terbangun mereka pun kemudian melihat ke arah tempat tidur dara sudah kosong.
__ADS_1
Hana kemana koko tanya cintya.
entahlah ayo kita cari dia ....jawab hana
namun saat mereka hendak pergi Rijal dan dara pun keburu masuk ke ke ruangan itu .
Kalian dari mana tanya Hana.
sudah melihat putra nya jawab Rijal
oh ...koko wajahnya tampan kan mirip sekali dengan musuh bebuyutan mu mungkin kamu terlalu benci padanya sampai sampai anakmu itu mirip dengannya ucap Hana.
koko akan kamu beri nama siapa bayi tampan mu itu tanya Hana.
Aku akan memberi nya nama Sean kianno
__ADS_1
nama yang cukup indah apa tidak akan kamu tambahkan dengan kusuma tanya Hana .
tidak pak Hari sudah tidak mengijinkan nya jawab Dara.
Bagaimana kalau kamu ganti saja belakang nya dengan Askara bukankan wajahnya sangat mirip canda Cintya.
kamu gila keluarga itu akan mencekikku dan membunuh ku ,kamu menyuruh aku dan anak ku memberikan nyawa pada mereka jawab Dara .
Melihat wajah anak itu aku jadi penasaran bagaimana muka pria itu apa dia setampan Devan karena pria itu pun mengakui nya sendiri bahwa dia iri dan terpesona dengan wajah tampan putramu , karena menurut nya Sean sangat tampan ucap Cintya.
Betul dara aku juga penasaran apa kamu tidak pernah ingin tau siapa Ayahnya Sean lihat putra mu itu sungguh sangat tampan tanya Hana.
aku tidak penasaran sudah lah yang penting Fokus ku sekarang membesarkan juga menjaga Sean dengan baik yang lainnya aku tidak pernah ingi n memikirkan nya.
Baiklah mulai sekarang kita semua fokus untuk membesarkan mereka,lagi pula bulan depan kita lulus kuliah jadi kita akan giliran membantu mu mengurus Sean ucap Cintya.
__ADS_1
ya kita semua akan menjaga sean ucap Hana.
mereka semua pun kompak untuk menjaga putra Dara