
Setelah Satu minggu berlalu Dara dan putranya diperbolehkan pulang .Dara dan yang lainnya pun mengurus administrasi untuk kepulangan nya namun saat dia ingin membayar biaya perawatannya pihak rumah sakit memberi tau bahwa biaya perawatannya telah di lunasi.
Dara dan Sahabat sahabatnya pun terkejut lalu bertanya siapa yang telah melunasi pada pihak rumah sakit .
saya kurang tau namun orang itu bilang jika anda akan pulang suruh menghubunginya dan biaya rumah sakit itu sudah di transfer langsung oleh orang itu jawab perawat disana.
apa dia wanita atau pria tanya Dara.
sepertinya wanita disini tertulis nama Dara.
seketika mereka tambah bingung karena Dara dirinya sendiri namun dia tak pernah membayarnya .
sudahlah tak usah di pikiran lagi yang penting biaya perawatannya sudah lunas mungkin keluarga mu yang membayarnya ucap Hana.
mereka pun kemudian pergi meninggalkan rumah sakit itu dan pulang villa.
bi Sri dan mang Ujang menyambut mereka dengan perasaan bahagia, mereka pun Kemudian mengobrol bersama sama .
tak beberapa saat ponsel Hana berbunyi sebuah pesan singkat masuk itu dari teman kuliahnya .membaca pesan itu ekspresi wajah hana berubah .
melihat seperti itu cintya bertanya ada apa kepada hana.
ibu kiran meninggal dunia karena serangan jantung Nindi kebetulan rumah nya dekat dengan rumah kiran jawab Hana.
Dara dan Cintya pun terkejut mendengar kabar tersebut kemudian mereka memutuskan untuk pergi ke Bogor ke rumah kiran sementara Sean dititipkan kepada bu Laras yang kebetulan baru tiba di Villa dan langsung melakukan perjalanan Bandung -Bogor.
__ADS_1
koko padahal kamu jangan ikut bersama kita kamu baru selesai lahiran ucap Hana.
bagaimana pun dia sahabat kita bukan kah kita berjanji susah dan senang kita saling berbagi jawab Dara.
Ya ..betul semenjak Dia bersama Devan dia menghindari kita entah apa yang di rasakan nya bahkan setelah mereka berpisah pun dia malah menghilang begitu saja bahkan memutuskan pindah kuliah ucap Cintya.
Dara hanya terdiam tak banyak bicara .
Betul bahkan dia tak pernah bercerita apapun dan pergi tanpa kabar berita ucap Hana.
Tak beberapa lama pun mereka tiba di rumah duka terlihat rumah itu sudah sepi karena ibunya telah dimakamkan..
Hana apa ini rumah kiran ,apa kita tidak salah rumah dulu rumah ini sangat sederhana sekarang rumah ini terlihat besar juga megah tanya Cintya.
Cintya tertawa lalu berkata betul juga dev itu kalau masalah uang tidak pelit tapi kamu yakin ini rumah nya atau sudah di beli orang .
sebaiknya kita tanyakan dulu kita pencet bel untuk memastikan nya ucap Dara.
betul juga ucapan koko ucap Cintya
mereka pun kemudian menekan tombol bel yang berada di dekat pagar .
tak beberapa lama seorang wanita yang sudah berumur datang yang tak lain kakak kiran .
rupanya kalian semua , silahkan masuk ucap mawar .
__ADS_1
ya ... mereka pun kemudian masuk kerumah itu.
silahkan duduk,kakak panggil dulu kiran dia murung terus di kamar ucap mawar.
tak berapa lama kiran pun keluar kamar lalu berlari ke arah Hana dan memeluknya sambil menangis .Hana pun kemudian mencoba menenangkan nya dan berkata aku ikut berduka cita atas meninggalnya ibumu.
Cintya pun kemudian memeluk kiran sambil berkata sama seperti Hana.
Namun ketika Kiran melihat seorang wanita cantik di samping Cintya dia bertanya siapa dia kiran tidak mengenali Dara.
ini aku kiran ucap koko .
seketika kiran berlutut dihadapan koko sambil menangis dia berkata aku mendapatkan balasannya koko berapa besar kesalahan ku padamu sekarang aku mendapatkan ganjaran nya , maafkan aku, bahkan setiap hari aku tidak tenang dan betapa malunya aku padamu ,kamu tetap bersikap seperti ini padaku padahal aku sudah sangat jahat padamu ucap kiran .
Cintya dan Hana pun terkejut mendengar ucapan kiran lalu bertanya dalam hatinya apa yang telah hana perbuatan pada koko apa ini alasan kiran menjauhi kita semua.
berhenti kiran aku sudah memaafkan mu sudah lama dan jangan bahas lagi kesalahan itu biarkan itu berlalu ucap Koko yang kemudian berjongkok dan memeluknya.
kiran pun menangis sekencang-kencangnya dan berkata kamu tetap sahabatku kan ,maafkan aku Koko yang bodoh dan berengsek ini .
sudahlah kamu tetap sahabat kita biarkan masa lalu itu jadi pelajaran buat kita berdua dan aku pun tau kamu terpaksa melakukan nya ucap Dara.
Cintya dan Hana pun jadi tambah penasaran dengan apa yang terjadi pada mereka berdua.
mereka pun kemudian mengobrol bersama .
__ADS_1