Keyakinan Hati

Keyakinan Hati
merasakan getaran yang sama


__ADS_3

Devan pun kemudian mulai bekerja dengan memeriksa berkas berkas yang ada di mejanya.


sementara Dara terlihat wajah cantik nya kusut setelah mendengar ucapan Devan.


Pria itu terus tersenyum melihat ekspresi wajah Dara yang terlihat begitu lucu juga mengemaskan.


Koko apakah kamu bisa membantuku memeriksa dokumen ini tanya Devan.


Dara pun menghampiri nya dengan wajah cemberut nya.


Dara pun duduk di meja kerja Devan lalu mulai memeriksa dokumen dokumen itu .


Devan pun tersenyum lalu berbisik aku bukan Arjuna tidak semua pria mempunyai otak yang tidak waras seperti dia .


Dara pun langsung menoleh padanya alhasil bibir mereka bersentuhan mereka berdua terkejut , Devan pun langsung menjauh Sementara dara langsung menundukkan kepalanya di atas meja kerja Devan.


pria itu langsung tersenyum langsung pergi meninggalkan tempat itu dengan jantung nya yang berdebar kencang karena dia berfikir ini yang pertama kalinya bibirnya menyentuh bibir dara.


Sementara Dara tak kalah berdebar nya juga menahan malu kemudian dia kembali mengangkat kepalanya sudah tidak nampak Devan berada di ruangan itu .


Matilah aku kenapa ini harus terjadi ,Gila mengapa hatiku berdebar kencang walaupun ini bukan pertama kalinya ,Dara pun kemudian kembali bekerja dan berusaha untuk menenangkan Diri.

__ADS_1


Jam pun menujukkan waktunya pulang,Dara masih bekerja didepan laptop nya, Devan pun masuk keruangan itu lalu berkata Ayo kita pulang ajak Devan.


Dara pun tidak banyak bicara hanya mengangguk kepalanya dengan wajah memerah karena setelah kejadian tadi dia tidak bisa menahan malu kemudian merapikan meja kerjanya kemudian berjalan mengikuti Devan di belakang meninggalkan ruangan itu.


mereka pun menunggu didepan lift,Dara tidak banyak bicara dia ,tak lama Farel , Guntur dan Rijal pun menghampiri mereka dan bergabung menunggu lift.


koko kamu pulang ke mana bagaimana kalau aku antar ajak Farrel.


Dara tidak menjawab hanya tersenyum.


kamu jangan tersenyum begitu jantung kami berdebar kencang ucap Guntur.


Rijal hanya tertawa mendengar ucapan Guntur.


Gila Devan benar benar menjaga Koko seperti suaminya saja dia begitu Galak ucap Guntur.


padahal dia akan di jodohkan dengan Thania bidadari Kusuma ucap Farrel.


Rijal dan Guntur pun terkejut lalu menatap Farrel dan bertanya betulkah .


ya Minggu depan rencananya mereka akan dipertemukan jawab Farrel.

__ADS_1


Rijal terdiam lalu berkata kurasa sebagai manapun cantiknya dia tidak akan mau karena hatinya telah di curi orang lain .


Farrel bertanya apakah yesi mereka berdua kelihatannya sangat mesra bahkan nempel seperti prangko .


Bukankah yesi mengejarnya saat mereka duduk di bangku SMP tanya Guntur.


Rijal menjawab mungkin saja kita lihat saja nanti .


Devan dan Dara tiba di lobby mereka pun berjalan seperti biasa dengan Dara yang mengekor di belakang Devan agar karyawan yang lain nya tidak curiga dengan hubungan mereka.


Bawa mobil kamu yang menyetir ucap Devan sambil melemparkan kunci mobilnya.


Dara pun menggangukkan kepalanya lalu dia pun duduk di kursi pengemudi dan mulai menjalankan mobilnya.


terlihat muka pria itu sedang tidak bersahabat .


pak Devan maafkan saya tadi dan bolehkah sebelum pulang kita belanja keperluan buat dirumah dulu ucap Dara.


sudahlah tidak apa apa anggap saja itu tidak pernah terjadi ,baik kita belanja dulu dan kenapa mukamu itu memerah ucap Devan.


tidak apa apa sudahlah jangan banyak bertanya jawab Dara.

__ADS_1


Devan pun mengeluarkan ponsel di celana nya kemudian mentransfer sejumlah uang pada Dara berkata Uangnya sudah aku trasver buat belanja bulanan mu .


ya... terima kasih banyak pak Devan ucap Dara.


__ADS_2