Keyakinan Hati

Keyakinan Hati
Kagum pada Dara


__ADS_3

Devan terlihat gugup dan menelepon Cintya namun wanita itu sedang di Singapura dan susah di hubungi dia terlihat frustasi .


Dara pun tersenyum lalu berkata aku akan menyalinnya namun kamu harus membayar ku mahal goda Dara.


Dara pun menatap ke arah istrinya lalu menjawab aku akan membayar mu jika memang kamu bisa menyalinnya dalam waktu satu malam.


baik aku pegang janjimu pak Devan.


Dara pun mulai menggambar semua design itu


koko apa kamu tidak mau melihat contoh nya tanya Devan.


tidak usah aku sudah melihatnya tadi jawab dara sambil terus menggambar .


Pergilah makan malam ajak sean aku tau kamu sudah lapar jangan hiraukan aku ucap Dara .


Devan pun mengantarkan Sean pada bi Sri untuk menyuruh nya makan malam sementara dia kembali ke ruang kerjanya sambil membawa makanan malam buat mereka berdua .

__ADS_1


Makanlah agar kamu tidak sakit dan lebih fokus ucap Devan .


Dara pun kemudian duduk bersama Devan dan mulai menyantap makanan malam nya .


Apa kamu nyaman tinggal dan bekerja bersama ku tanya Devan.


nyaman walaupun muka mu dan sikap mu itu terkadang menyebalkan namun kamu tidak cerewet itu membuatku nyaman jawab Dara.


Devan pun tersenyum lalu mencubit hidung mancung dara dan berkata kamu terlalu berterus terang .


Devan pun menghampiri dara dan melihat pekerjaan Dara seketika dirinya merasa terkejut karena gambar yang dibuat oleh dara begitu mirip bahkan Wanita itu hanya melihat sebentar namun dia bisa ingat bentuk dan ukuran yang ada di gambar itu dengan benar.


Devan pun mengkerut keningnya lalu teringat ucapan cintya bahwa Dara kuliah dulu menggambil jurusan design dan grafik.


Devan pun tertawa lalu berkata kamu arsitektur yang baik rupanya Dara AIDA Kusuma Dewi kamu begitu banyak kejutan .


Dara menjawab aku hanya hobi menggambar kamu terlalu banyak menyanjung .

__ADS_1


Devan pun tersenyum dan terus menatap wajah cantik istrinya lalu berkata dihatinya kamu terus membuatku kagum rasanya dan kamu membuat ku tidak akan pernah melepaskan mu, Dara seperti nya aku memiliki perasaan itu sekarang.


Dara pun menyelesaikan melewati tengah malam sementara Devan sudah tertidur di kursi kerjanya ,Dara pun kemudian mengambil selimut kemudian menghampiri suaminya itu dia menatap wajah tampan Devan lalu berkata Dia memang mirip kamu lalu menyelimuti nya.


karena dia pun mulai ngantuk dia pun memilih tidur di sofa yang ada di ruangan itu.


Devan pun terbangun dan dilihatnya jam menunjukkan pukul 02.30 dia pun kemudian melihat dirinya yang sudah berselimut,


kemudian dia pun berdiri dan berjalan melihat istrinya yang sudah tertidur di sofa .


Devan pun melihat gambar Dara dia pun tersenyum lalu membandingkan kedua gambar itu lalu berkata rupanya kamu arsitektur pantas saja kamu bisa dengan mudah menggambar nya kembali .


Devan mengangkat tubuh istrinya itu lalu memindahkan nya ketempat tidur, kemudian dia pun berbaring disampingnya lalu menatap wajah istrinya dan berkata entah kejutan apa lagi yang akan kamu berikan padaku jika terus seperti ini seperti nya aku yakin jatuh cinta padamu, Devan pun kemudian menutup matanya dan tertidur kembali.


keesokan harinya bi Sri pun merasakan heran tumben nyonya nya itu belum bangun padahal waktu sudah menunjukkan pukul 8 pagi dia pun memutuskan untuk membangunkan Dara kekamar nya namun Nyonya nya itu tidak ada .


Bi Sri pun tersenyum lalu berkata apa mungkin nyonya tidur bersama tuanya dalam satu kamar.

__ADS_1


__ADS_2