Keyakinan Hati

Keyakinan Hati
isi hati Devan


__ADS_3

Setelah beberapa minggu pak Harry dirawat akhirnya dia di perbolehkan pulang kerumahnya .


Hari itu pun Dara pun datang ke rumah keluarga kusuma sebagai putri kedua keluarga itu yang di temani Devan juga Sean.


Melihat kedatangan Dara Bu Ayunda pun menyambut mereka dengan berkata lihatlah mas Harry putri kita pulang bersama suami dengan putranya .


pak Harry pun tersenyum yang sedang duduk di kursi roda lalu menjawab benar selamat datang Dara Aida Kusuma Dewi , menantu ku Devan Askara dan cucu tersayang ku Sean Kianno Askara Kusuma di gubuk ku yang kecil ini.


mereka pun tersenyum mendengar ucapan seperti itu kemudian memeluk ayah dan ibunya begitu pula Sean yang memeluk serta menciumi kakek juga neneknya .


mereka pun kemudian melanjutkan acara makan siang bersama keluarga yang lain nya sambil berbincang bincang dengan penuh canda tawa akhirnya Keluarga Kusuma lengkap kembali setelah melalui banyak melewati banyak kesalahan paham diantara mereka.

__ADS_1


Dara pun kini kembali menjadi putri kedua keluarga kusuma dan berkumpul bersama keluarga nya kembali setelah jatuh bangun dalam perjalanan hidupnya .


memiliki suami yang baik dan anak yang pintar .


begitu juga Devan akhirnya bisa menemukan belahan jiwanya juga menyakinkan hatinya bahwa dia mencintai seorang Dara Aida Kusuma Dewi wanita yang dulu adalah musuh bebuyutannya namun kini menjadi seorang yang paling penting di hidupnya juga di karuniai seorang putra yang tampan dan pintar .


Tak terasa malam pun tiba Dara dan Devan memutuskan untuk menginap di rumah itu,Dara pun masuk kekamarnya dulu, kamar itu masih tertata rapi dengan suasana maskulin karena dulu Dara tomboi jadi interior di kamar itu seperti kamar pria pada umumnya ,kamar yang sudah hampir 10 tahun tidak dara tempati karena saat SMA dara memutuskan untuk tinggal di Apartemen.


Devan masuk ke kamar itu sedikit tertawa karena melihat kamar dara tidak ada suasana feminim layaknya seorang wanita pada umumnya.


rasanya aku kembali ke masa lalu dimana aku melihat kembali wanita yang memakiku habis habisan itu sungguh membuat bulu kudukku merinding jawab Devan sambil duduk di tepi ranjang .

__ADS_1


Seketika Dara melipat kedua tangannya lalu menjawab aku tidak yakin kamu merinding saat ini ketika kita berdua disini tapi itu juga lebih baik jadi aku bisa tidur di sofa yang kemudian membaringkan tubuhnya disebuah sofa yang berada disana.


Devan melihat istrinya seperti itu seketika bangkit dari duduknya dan menghampiri Dara kemudian berjongkok sambil tertawa.


kamu marah padaku ucap Devan sambil mengangkat tubuh istrinya lalu memindahkan nya ketempat tidur .Dara masih terlihat cemberut.Devan kemudian mengecup bibir istrinya itu sambil berkata seperti apapun kamu sesungguhnya kamu selalu menganggu pikiranku baik dulu atau sekarang semua tentang dirimu membuat diriku terkadang kehilangan akal sehat .


Dara menatap tajam ke arah Devan kemudian bertanya mengapa kamu menyukaiku bukan kah dulu aku selalu membuatmu marah .


Dara akupun sering bertanya mengapa aku mencintaimu namun aku tidak menemukan jawabannya perasaan itu muncul entah dimulai sejak kapan namun saat kusadari perasaan itu sudah mendalam.


saat kamu bersama orang lain aku cemburu,saat kamu disakiti aku merasa sedih dan ingin melindungi bahkan aku kagum akan semua yang ada di dalam dirimu saat itu aku yakin aku telah jatuh cinta padamu .

__ADS_1


Dara ...kamu tau aku merasakan rindu padamu saat berada di luar negeri setiap hari hati dan pikiran ku selalu bertanya bagaimana keadaanmu juga putramu bukankah aku terlihat gila karena saat itu aku tidak pernah menyangka sedikit pun Sean itu puteraku dan wanita yang tidur bersama ku adalah kamu.


yang membuat aku tak habis pikir saat itu dan sering membuatku merasa aneh saat pertama kali aku memegang perut mu saat kamu sedang hamil adalah rasa bahagia juga tenang dan saat Sean lahir aku merasakan kebahagiaan yang tak terkira bahkan ketika bayi itu memegang wajahku hati dan tubuh ku bergetar hebat ternyata dia adalah putraku ucap Devan sambil tersenyum getir


__ADS_2