
Setelah selesai berbenah mereka pun kemudian memasak untuk makan malam .
Setelah selesai mereka pun memanggil Dev juga Sean untuk makan malam.
Mereka pun mulai menikmati makan malam bersama untuk pertama kalinya.
Devan pun mulai memperhatikan cara makan Sean ternyata memang mirip dengan nya seketika dia menatap ke arah Dara namun wanita itu bersikap biasa saja.
setelah selesai makan malam mereka pun masuk ke dalam kamar tidurnya masing masing , Dara benar benar gugup dan gelisah keringat dingin pun mulai terasa di badannya .
dia duduk di tepi ranjang nya sambil melamun.
tak beberapa lama Devan pun masuk kedalam kamar itu hingga dia tersentak kaget.
Devan pun tersenyum licik ke arah wanita cantik itu kemudian menghampirinya dara pun terlihat menghindar ,Dev memegang pipinya sedikit keras hingga dara menahan rasa sakit .
__ADS_1
Kamu tak perlu menghindari ku seperti itu ,aku tidak bernafsu pada wanita bekas orang lain ucap dev kemudian mendorong tubuh dara hingga terjatuh ke lantai.
sampai kapan kamu mau menyembunyikan pria itu Dara,aku bukan orang yang kamu bisa bohongi jawab pertanyaan ku dengan jujur atau kamu akan melihat anak mu menderita, kamu melihat wajah ayah anak itu bukan tanya Devan
Dara melihat sikap dev yang yang kasar kepada nya lalu menjawab ya... aku melihatnya dan aku yang meninggalkan nya namun aku tidak mengenal orang nya.
Dev kemudian memegang kembali pipi dara dan berkata ternyata kamu menyembunyikan nya dan berusaha melindungi nya dasar wanita bodoh aku tidak sudi menyentuhmu dan seperti yang kamu ucapkan aku akan menjadikan mu hanya pajangan saja jadi jangan berharap kamu bisa menyentuhku dan alasan aku menikahi mu hanya untuk membalas Roby juga serly yang mengkhianati ku bagaimana muka Roby bahwa wanita yang di incar nya kini adalah pajangan ku dan akhirnya kamu benar benar aku tundukkan setelah terus mempermalukan ku ucap Devan pun kemudian tersenyum sinis.
Ini kamarmu aku tidak akan tidur disini dan aku akan jarang pulang kesini jadi tidak usah menungguku ucap Devan kembali yang kemudian pergi meninggalkan kamar itu.
Sedangkan Dev kembali ke ruang kerjanya sebenarnya hatinya pun sangat gelisah bahkan dia menyadari sebenarnya dia menyukai dara namun dia berbicara dan bersikap seperti itu untuk membuat Dara nyaman tinggal bersamanya dia sadar benar pernikahan nya hanya karena keterpaksaan dan dia ingin dara sendiri bisa menerimanya dengan tulus bukan dengan keterpaksaan.
Devan pun kemudian tidur dikamar yang berada di ruangan kerjanya.
keesokan harinya Dara dan bi Sri pun menyiapkan sarapan setelah selesai mereka pun menatanya ke di meja bagi Dara dan bi sri menyiapkan sarapan Devan tak begitu sulit karena sangat mirip dengan Sean jadi bagi mereka itu pekerjaan yang biasa di lakukan.
__ADS_1
Sean pun sudah siap duduk di kursi tak berapa lama Devan pun datang dengan keadaan sudah rapi dan siap untuk berangkat bekerja.
mereka pun kemudian sarapan bersama .
setelah selesai Devan pun pamit untuk berangkat bekerja pada Sean kemudian mencium kening anak itu .
Ayah kenapa tidak mencium ibu tanya Sean .
Dara pun terkejut namun Devan berkata ibumu bau belum mandi bau amis dan mukanya berminyak jadi Ayah tidak suka jawab Devan.
Sean pun tertawa kemudian Dara mengantarkan Devan sampai dekat mobilnya .
Dara kamu mulai sekarang berhenti bekerja tinggal di rumah jadilah pajangan yang baik ucap Devan.
baik ...tuan Devan saya akan menuruti perintah anda jawab Dara.
__ADS_1
bagus kalau begitu urus rumah ku dengan baik ucap Devan kemudian mencubit pipi Dara dan pergi meninggalkan rumah itu.