
Dara pun kemudian membangunkan tubuh Thalita dan menyuruh nya duduk di sofa ,dara terus membersihkan air mata kakaknya.
Devan aku juga minta maaf padamu karena telah mencaci maki istri mu kamu boleh memukul atau membalas penghinaan ku ucap Thalita.
Devan menatap mereka lalu tersenyum dan menjawab rasanya tidak perlu bagaimana pun kamu kakak ipar ku sudah lupakan saja ,apa kamu mau minum akan ku ambilkan untuk menggantikan air mata yang banyak kamu keluarkan bahkan sampai sembab gitu seperti nya dari kemarin kamu menangis .
Sialan kamu menyindirku...,Devan kamu pria hebat bisa mendapatkan adikku dan juga bisa menjaga serta melindunginya , bahagia kan dia dirinya sudah sangat menderita karena sikap keluarga ku ,aku menitipkan juga mempercayakan dia juga sean padamu ucap Thalita.
Dara tersenyum lalu memeluk kakaknya kembali . Devan tertawa lalu menjawab kamu salah justru aku dan Sean yang selalu dilindungi wanita perkasa itu.
Rupanya seorang Devan Askara yang terkenal dengan sifat Argon dan berwajah dingin pun bisa tertawa dan humoris juga Gila aku tidak pernah menyangka kamu bisa seperti ini.
Adikmu yang selalu melakukan tingkah aneh makanya aku jadi Gila dibuatnya .
Devan kamu Gila dan brengsek itu sudah dari dulu kenapa kamu menyalahkan aku ucap Dara sambil melemparkan bantal ke arah pria itu.
__ADS_1
Devan pun tertawa mendapatkan lemparan bantal dari istrinya.
Thalita sangat kagum melihat interaksi mereka yang malah terkesan seperti Teman.
nanti malam kamu akan datang kerumah tanya Thalita.
Ya aku dan Sean akan kesana bersama keluarga Askara jawab Dara .
Ibu akan sangat senang melihatmu bahkan beliau sangat merindukanmu diantara kita bertiga kamu yang paling disayang ibu dan ternyata memang benar kamu seorang anak yang hebat pantas ibu lebih menyayangi mu dari pada kami.
itu yang membuat mu lebih unggul selalu rendah hati cenderung selalu bersembunyi dan tidak senang terekspos dengan kemampuan yang kamu miliki sekali terekspos semua orang akan merasa kagum bahkan tidak bisa menolak untuk menyukaimu buktinya pria hebat didepan kita ini bertekuk lutut padamu ucap Thalita.
Devan cuma tersenyum tanpa berkata apapun.
Kalau dia itu buta makanya dia menikahi diriku yang penuh dengan kekurangan jawab Dara sambil tertawa.
__ADS_1
Dara aku bangga dan kagum padamu sekarang aku mengerti mengapa Arjuna menyukaimu mungkin ini yang dia sebut kamu sangat baik hati ucap Thalita.
sudahlah kak sekarang kita semua sudah punya kehidupan sendiri aku memiliki pria Gila ini dan Arjuna mempunyai kakak yang paling pengertian itu hanya masa lalu diantara kami bukankah sekarang dia kakak ipar ku dan kita jadi saudara jawab Dara.
betul dara sekarang hati ku sudah merasa lega dan aku harus pulang dulu membantu ibu menyiapkan perjamuan untuk makan malam nanti ,aku tunggu kalian dan juga Sean si anak tampan itu ,aku iri padamu karena telah memiliki Sean ucap Thalita yang kemudian pergi meninggalkan kantor Askara company.
Setelah Thalita pergi Devan pun menghampiri dan memeluk istrinya dari belakang aku Gila karena mu bahkan kamu selalu mencuci otak ku hingga aku kehilangan Akal dari pertama kita bertemu kamu selalu menggangu pikiran ku dengan semua tingkah laku mu .
Aku tidak percaya bukti nya kamu masih bisa bersikap manis pada kiran buktinya dia sempat jatuh cinta padamu karena sikap manis mu itu apa kalian sering tidur bersama tanya Dara .
seketika Devan tertawa apa kamu sedang cemburu padaku Dara tanyanya.
Sepertinya seperti itu ucap Dara.
Devan kembali tertawa lalu berkata kamu yang jauh lebih tau dengan siapa pertama kali aku tidur bahkan sampai sekarang sepertinya aku tidak pernah berubah .
__ADS_1
Dara berbalik dan menatap Devan sambil tersenyum walaupun hatinya terkejut seketika mencoba untuk memahami arti ucapan suaminya.