
Pak Harry terus bergelut dengan pemikirannya.
Bagaimana proyek besar itu apa perusahaan kita mendapatkan nya tanya Bu Desi.
Tidak bu ... Askara company yang mendapatkannya , Disgen konsep rumah yang ditawarkan mereka sangat bagus juga unik mereka mempunyai seorang ahli Disgen yang bagus bahkan dia arsitektur yang hebat semua orang kagum padanya jawab Thalita.
Apa dia lulusan luar negeri sama seperti kalian hingga dia bisa mengalahkan kalian tanya bu Desi.
Tidak dia bahkan tidak lulus kuliah jawab Thania.
sungguh hebat pasti orang tuanya bangga mempunyai anak seperti itu ucap bu Desi.
jika ibu mempunyai anak seperti itu bagaimana perasaan ibu tanya Thania.
__ADS_1
Tentu bangga jawab Bu Desi.
Thania tertawa ya ibu harus bangga dan senang karena arsitektur yang mengalahkan kita putri ke dua ibu bahkan dia telah menikah dan kita benar benar tidak diberi tau sama sekali ,hari ini kakak ku menjadi pusat perhatian semua orang dan mengejutkan kami ,dia tidak pernah mengumbar kemampuan nya namun sekali dia menujukkan nya membuat kita semua kagum akan kemampuannya.
ibu tau bahkan seseorang menawarkan bea siswa dan mengucapkan salam pada ibu yang melahirkannya juga yang lebih parahnya pria itu berterus terang iri pada suaminya ucapnya.
Bu Desi terdiam seketika mendengar perkataan anak bungsunya itu sambil memegang dadanya.
Dara bekerja di Askara company dan sudah menikah lalu menatap suaminya dan bertanya apa dia tidak meminta izin terlebih dahulu padamu aku tau watak putri ku itu sebagai manapun kamu memutuskan hubungan diantara keluarga kita dia tidak akan berani tidak meminta izin padamu.
Bu Desi pun menutup matanya tak terasa air mata pun jatuh dipipinya tak kuasa menahan perasaan kesedihannya bercampur haru putri nya menjadi sosok yang hebat, mandiri juga telah menjadi seorang istri.
Thalita dan Thania mendekati nya lalu memeluk ibunya untuk menenangkan nya sambil mengusap air mata di pipi ibunya itu.
__ADS_1
sementara pak Harry pun di kamarnya menangis pria yang telah lanjut usia itu sekarang benar benar merasakan penyesalan nya terhadap sikap nya pada Dara, anak yang selalu dia kucilkan bahkan dipandang sebelah mata oleh dirinya bisa menujukkan keberhasilan nya tanpa bantuan darinya.
Bahkan anak yang selalu diperlakukan dengan kasar bahkan sering menerima pukulan dari tangan itu tidak pernah melawan padahal anak itu mempunyai ilmu bela diri yang hebat kini menjadi seorang arsitek yang sukses .
pak Harry membayangkan semua sikap nya pada Dara hingga hatinya menjadi sesak hanya karena satu kesalahan yang tidak dilakukan dengan sengaja dirinya mengusir anak itu dan menyuruh nya mengugurkan kandungan nya , yang membuat hatinya semakin perih cucu nya itu tumbuh menjadi anak yang tampan , sopan dan pintar, pa Harry pun menutup wajahnya dengan tangan semua tentang Dara kini jadi pukulan terbesar dihatinya.
sementara Devan dan Dara tiba di kediamannya seperti biasanya si kecil Sean sudah menunggu kepulangan mereka di teras rumah mereka melihat kedua orang tuanya pulang anak itupun berlari ke arah mereka dengan senyuman juga panggilan Ayah dan ibu karena merasa senang mereka telah pulang.
Devan pun tersenyum kemudian memeluk anak itu dengan penuh kasih sayang kemudian mencium pipinya dan bertanya apa yang Anak Ayah kerjakan hari ini apa kamu menggambar sebuah rumah seperti yang ibumu selalu lakukan.
Tidak Ayah hari ini aku membuat gambar mu, apa Ayah ingin melihat nya ucap anak itu.
tentu ayo kita pergi Ayah ingin lihat apa kamu sehebat ibumu itu yang senang menyembunyikan kemampuan nya ucap Devan yang menyindir Dara.
__ADS_1
mendengar ucapan Devan istrinya itu tertawa .