
Dara pun sibuk dengan laptop nya sampai seseorang masuk mencari Devan yang tak lain Ibu Ayu , melihat seseorang yang datang Dara pun berdiri dari kursinya lalu menyapa nya"selamat siang ...,nyonya apa ada yang bisa saya bantu...?".
Bu Ayunda menatap Dara dengan teliti lalu menjawab siang....,kamu siapa dan mana Devan..?.
Saya asisten baru pak Devan ,nama saya Aida dan kebetulan pak Devan sedang pergi makan siang dengan Bu yesi jawab Dara.
oh.... begitu kamu mengantikan Rijal, mereka sudah lama tanya bu ayu kembali.
bentul saya mengantikan Rijal dan mereka sudah cukup lama pergi jawab Dara.
Baik ... kalau begitu saya akan tunggu mereka kembali ucap Bu Ayunda.
baik kalau begitu nyonya silahkan duduk dan mau minum apa biar saya ambilkan ucap Dara .
Bu ayu pun kemudian duduk lalu menjawab ambilkan saya teh hangat .
baik ... nyonya ucap Dara kemudian mengambil kan segelas air teh dan kembali bekerja.
Tumben Devan memperkerjakan seorang wanita cantik dan berpenampilan santai begitu namun tak mengurangi kecantikannya ucap bu ayu di hatinya .
Aida berapa umurmu ,apa kamu masih gadis tanya Bu Ayunda.
saya berumur 24 tahun dan saya sudah menikah juga mempunyai seorang anak yang berusia 4 tahun jawab Dara .
__ADS_1
Masih muda tapi sudah berkeluarga ,apa pekerjaan suamimu tanya bu Ayu.
Dara tersenyum lalu menjawab seorang karyawan biasa seperti saya .
begitu rupanya kamu cantik beruntung pria yang menikahi mu ucap bu Ayu.
Nyonya terlalu memuji justru anda terlihat lebih cantik jawab Dara.
kamu bisa saja ucap bu ayu.
Rijal pun kembali dengan membawa makan siang buat dara melihat bu ayu Rijal pun memberikan hormat dan menyapa nya selamat siang Nyonya Besar .
siang... Direktur baru jawab bu Ayu.
Bagaimana keadaan istrimu juga Chika tanya bu Ayu .
baik dan sehat... Nyonya jawab Rijal.
baguslah kalau begitu ucap bu Ayu .
koko ini makan siang mu aku ada pekerjaan yang harus diselesaikan segera ucap Rijal kemudian pamit pada mereka dan pergi meninggalkan ruangan itu.
kalian saling mengenal tanya bu Ayu .
__ADS_1
iya .. nyonya saya bersahabat dengan Rijal juga dengan Hana jawab Dara.
seseorang pun datang dengan membawa makan siang dan langsung mendekati dara dan berkata koko makan siang buat mu tadi aku bertemu kak Devan dan dia bilang kamu banyak pekerjaan jadi tidak pergi makan siang jadi aku membelikan nya untukmu ucap Farrel yang tak memperhatikan ibunya sedang berada disana.
Terimakasih..pak Farrel jawab Dara dengan merasa canggung.
Bu ayu pun berdehem sehingga Farrel menoleh lalu tertawa sambil menggaruk kepalanya dan berkata rupanya ada ibu tumben kemari .
Istri orang jangan diganggu ucap bu Ayu.
Farrel pun tertawa lalu menjawab kami cuma rekan kerja lali duduk disamping ibunya.
Devan dan yesi pun datang kembali masih dengan bergandengan tangan melihat ibunya Datang Devan pun terkejut lalu melepaskan tangan yesi sementara yesi lalu menyapa dan memeluk Bu Ayu.
Tumben ibu kemari tanya Devan sambil mencium pipi ibunya.
kamu sudah beberapa hari ini tidak pulang jadi ibu kangen dan Minggu depan ada undangan makan bersama keluarga kusuma jawab Bu ayu.
Tante dan semuanya saya pergi dulu karena ada meeting jadi saya harus kembali ke kantor pamit yesi yang kemudian pergi meninggalkan ruangan itu.
Aku menginap di rumahku dan baik aku akan datang jawab Devan sambil menatap koko.
Dara terlihat santai walau sebenarnya hatinya bergetar mendengar nama keluarga kusuma .
__ADS_1