
Dara pun menangis di kamarnya kesal dengan semua ucapan Devan dan Cintya pun mencoba menenangkan nya.
Tak beberapa lama suara pintu rumah itu terbuka dan terdengar suara teriakan seorang wanita memanggil nama Devan dengan kencang seperti nya orang itu sedang marah besar.
Devan pun keluar dari ruangan kerjanya , begitu pula Dara yang langsung berhenti menangis yang terkejut dengan teriakan itu langsung keluar bersama Cintya ternyata itu ibu Ayu .
Ibu Ayunda langsung menampar keras pipi Devan dan berkata kamu keterlaluan kamu menolak perjodohan itu bahkan kamu pergi begitu saja hanya karena wanita yang kamu cintai seperti yesi ,apa hebatnya dia kamu menolak Thania Kusuma Dewi demi wanita genit itu.
Cintya dan Dara terkejut sampai menutup mulutnya ternyata pria itu menolaknya kedua wanita itu seketika merasa bersalah terutama Dara dia menatap wajah tampan suaminya bahkan sudut bibirnya mengeluarkan darah akibat tamparan keras ibunya.
Devan terdiam dia tidak melawan sedikit pun .
Devan kamu tau ayahmu begitu marah padamu ,dia kecewa padamu kamu harus meminta maaf padanya ucap bu Ayunda kemudian menatap ke arah Cintya dan Dara yang berada disana.
Tak beberapa lama Sean dan bi sri pun datang yang baru pulang dari mini market membeli es krim anak itu lalu berteriak Ayah lihat aku membelikan es krim juga buat mu sambil berlari ke arah Devan.
Bu Ayunda seketika syok melihat Sean bahkan anak itu tampan sekali bahkan mirip dengan Devan sewaktu kecil dan memanggilnya Ayah, Cintya dan Dara seketika saling memandang satu sama lain karena takut.
__ADS_1
Sementara Devan dengan santai mengendong Sean di pangkuan nya sambil tersenyum dan menjawab terimakasih .
Ayah kenapa bibirmu terluka apa ibu memukul ayah atau nyonya ini yang memukul Ayah sambil menoleh ke arah bu Ayunda dan membersihkan Darah yang di bibir Devan dengan tangan nya.
Tubuh Ibu Ayunda bergetar hebat melihat sikap Sean pada Devan bahkan anaknya itu memperlakukan anak itu dengan lembut .
Devan siapa anak ini tanya Bu Ayunda.
Sean tersenyum lalu turun dari Pangkuan Devan lalu berkata Nyonya jangan marahi Ayahku namaku Sean Kianno Askara .
Seketika Amarah bu Ayunda hilang dan tertawa melihat sikap anak tampan itu mirip sekali dengan Devan , melihat ibu tertawa seketika Sean berlari ke arah Dara sambil berkata ibu .
Bu Ayunda terkejut kembali kemudian menatap ke arah Dara dan kemudian dia duduk di sofa ruang itu .
kalian semua nya duduk mari kita bicara ucap bu Ayunda. Cintya, Devan dan Dara juga sean duduk sementara bi sri pergi ke kamarnya.
Devan kamu Aida apa hubungan kalian jawab dengan jujur tanya bu Ayunda.
__ADS_1
Dia istriku jawab Devan santai
kami suami istri jawab Aida.
kapan kalian menikah tanya bu Ayu.
Hampir 2 bulan jawab Devan .
lalu anak ini tanya bu Ayunda.
itu putra saya nyonya jawab Dara.
Bu Ayunda menatap wajah tampan sean juga wajah Devan seketika dia tertawa lalu menatap Cintya yang tersenyum sambil mengedipkan matanya.
Bu Ayunda pun tidak memperpanjang soal Sean karena sebagian seorang ibu dia sadar tentang anak itu dan dia memiliki Firasat aneh pada anak itu .
Devan jadi ini alasan kamu menolak perjodohan ini karena kalian sudah menikah pantas saja kamu menolak Thania jika istri mu jauh lebih sempurna ,Aida bukan kah seharusnya kamu memanggil ibu bukan nyonya ucap Bu Ayu.
__ADS_1