
Devan kamu tidak apa apa tanya cintya.
aku hanya perlu istirahat kepalaku sedikit pusing jawab Devan .
Maaf ...Dev akan ku panggilkan dokter ucap Dara .Namun dev menarik tangan dara dan berkata diam aku hanya perlu tidur .
Dara pun kemudian duduk disampingnya .
Aku mau pulang saja karena ada urusan sebentar jadi kalian aku tinggalkan berdua Devan nanti kalau ada apa-apa hubungi aku saja ucap Cintya.
Dara terlihat begitu kecewa pada cintya karena meninggalkan mereka berdua.
Dara benar benar begitu bingung entah apa yang harus dilakukan, namun ketika melihat Devan seperti sudah tidur hatinya mun menjadi sedikit lebih tenang.
pergilah tidur di sana istirahatkan badanmu ditempat tidur apa kamu mau berbulan madu dengan ku goda Devan ucap nya dengan mata tertutup.
Seketika Dara menghindar dan langsung pergi menuju tempat tidur sambil berkata Gila dalam situasi seperti ini dia masih bisa membuatku takut ucap Dara dihatinya.
Dara pun kemudian tertidur dengan hati tidak tenang.
__ADS_1
sementara Dev tersenyum melihat tingkah wanita cantik itu yang terlihat lucu kemudian diapun berbaring di sofa dan tertidur.
keesokan harinya Hana dan Rijal pagi pagi sekali datang ke sana sambil membawa sarapan untuk mereka berdua,saat masuk ruangan mereka pun masih melihat Dara dan Devan tertidur.
Dara yang mendengar orang masuk seketika terbangun kemudian berkata kalian rupanya.
Kami membawakan kalian sarapan ,mana Cintya tanya Hana.
pulang tadi menjelang pagi jawab Dara yang kemudian pergi ke toilet untuk membersihkan Diri setelah selesai dia pun kemudian duduk di sofa yang dekat tempat tidur bersama mereka.
Bagaimana keadaan Sean tanya Rijal.
Kata dokter operasi berjalan dengan baik dan masa kritisnya sudah lewat dia sedang di ruang observasi untuk dipantau keadaan nya pasca operasi setelah pendarahan di kepala jawab Dara.
Dara pun kemudian berdiri dan menghampiri nya dan bertanya apa masih pusing .
sedikit ....,aku mau ke toilet ,Rijal bisakah kamu membantuku tanya Devan.
ya ... tentu tuan muda ucap Rijal yang kemudian memapahnya ke dalam toilet .
__ADS_1
setelah selesai mereka pun kembali duduk bersama Dara dan Hana.
Tuan muda ini sarapan anda ucap Rijal.
Devan pun kemudian mengambil sarapannya.
Dia mengambil tissue kemudian membersihkan dulu sendok juga peralatan nya buat makan.
Dara dan Hana terkejut kemudian dara menutup matanya sambil berpaling kebelakang lalu berkata pantas sean seperti itu ternyata itu kebiasaan makan Devan .
Hana menatap Devan lalu bertanya kamu yakin tidak menghamili koko .
seketika Dara dan Rijal saling menatap.
Apa maksudmu bertanya seperti itu aku belum pernah tidur dengan dia tanyakan saja sendiri jawab Devan dengan santai sambil mulai sarapan nasi gorengnya.
Kenapa kamu begitu mirip dengan Sean bahkan kebiasaan makan kalian juga sama dan golongan darah kalian sama apa itu suatu kebetulan saja ucap Hana sambil melipatkan kedua tangannya.
Devan terdiam lalu menjawab aku tidak tau jika sean anak kiran mungkin aku mengakui nya namun dia putra nya koko tanya saja pada dia siapa ayah sean .
__ADS_1
Sudahlah kalian jangan bertengkar lagi ini rumah sakit sebaiknya kita pulang Chika menangis mencari ibunya orang di rumah menghubungi ku ucap Rijal sambil menarik tangan Hana sambil membawa nya pergi keluar ruangan itu.
sementara Dara terasa begitu gugup dengan ucapan Hana dia tidak bicara apa apa.