
Bagaimana keadaan putramu sekarang tanya Devan.
baik dia bertambah besar juga pintar jawab Dara sambil merasakan kekesalan di hatinya.
syukurlah jika seperti itu jawab Devan kembali.
Tuan muda Askara kenapa kamu tidak memukul mereka malah jadi penonton tanya dara kembali.
Lalu bagaimana denganmu bukankah dia calon suamimu mengapa tidak menghajar nya seperti yang kamu lakukan padaku tanya balik Devan.
Dia bukan calon Suami ku aku belum pernah punya hubungan dengannya jadi apa hak ku melarang mereka sementara kamu bukankah dia pacar kamu jawab Dara.
Devan cuma terdiam tidak bicara dan hanya tersenyum sinis .
pulanglah tidak baik seorang ibu masih bepergian malam malam ucap Devan yang telah sampai didepan apartemen Dara.
Dara pun terdiam karena ucapan Devan ada benarnya juga lalu bertanya dari mana kamu tau alamat apartemen ku .
aku menjemput kiran dulu kesini jawab Devan.
__ADS_1
apa sakit ....tanya dara sambil menyentuh bibir Devan.
aku bukan patung tentu merasakan sakit ,kamu terlalu berani menyentuh bibirku jawab Devan.
karena hatinya bergetar hebat.
Dara lalu menarik tangan nya kembali lagi dan berkata maaf ya sudah terimakasih sudah mengantarkan ku pulang hati hati ucapnya.
Dev ...pun menganggukkan kepalanya dan pergi dari sana.
Dasar pria dingin wajahnya masih saja tanpa ekspresi tak heran sean memiliki sikap seperti mu omel dara .
Sementara di klub serly dan Roby pun kembali dan menghampiri mereka kembali namun sudah tidak nampak Devan dan koko kemudian mereka bertanya mengenai kedua orang itu .
Roby dan serly pun berubah raut wajahnya saat mendengar ucapan cintya bahwa Devan menyusulnya ke toilet.
Rijal menatap keduanya timbul perasaan curiga di hatinya kenapa dengan ekspresi mereka seperti nya tegang begitu .
Ya sudah aku pulang dulu ucap Roby.
__ADS_1
Roby...aku nebeng pulang dong ucap serly.
boleh...ucap pria itu kemudian mereka pun pergi meninggalkan tempat itu.
ya ... kita semua juga pulang ucap hana dan yang lainnya kemudian semua orang yang disana pun pulang hanya meninggalkan Cintya sendiri karena dia bekerja di sana.
Dara pun masuk ke apartemen nya dan langsung masuk ke kamar sean dia menatap anak itu dan duduk ditepi ranjang kemudian berkata dia telah kembali sean seseorang yang selalu kamu nantikan dan juga kamu rindukan.
kemudian dara pun berbaring di samping anaknya untuk tidur.
Sementara Devan pulang dan langsung masuk ke kamar nya dia mengambil kotak obat kemudian mengobati luka di bibirnya.
sungguh ucap selamat datang yang mengesankan dara namun dia mengigat kejadian saat dara menyentuh bibir nya dia pun tersenyum lalu bertanya apa aku menyukainya ,
Gila dekat dengannya selalu membuat jantungku seperti roller coaster.
bahkan tak bisa dibohongi aku merindukan nya
walaupun kita sering bertengkar bahkan dia terlalu sering membuat mukaku bengkak namun entah kenapa aku senang menerimanya juga itu sungguh menghibur hati ku saat dia sedang marah terlihat lucu dan menggemaskan .
__ADS_1
Dara Aida Kusuma Dewi kamu membuat Roby penasaran padamu namun aku harus bisa menjauhkan nya dari mu entah dengan cara apa aku bisa melakukan nya ucap Devan sambil berbaring di ranjangnya .
kemudian dia pun mencoba untuk menutup matanya entah mengapa hatinya terus merasakan kegelisahan hingga dia sulit tertidur .