
Di Bandara Paris Charles de Gaulle.
Terlihat Zoya sedang memeluk seseorang,ia begitu bahagia setelah sekian lama akhirnya kembali lagi ke Prancis.
" Akhirnya kita bertemu, setelah sekian lama " ucap Zoya.
" Iya akhirnya kamu kembali "
" Apakah kamu merindukan ku Kak " ucap Zoya.
" Bagaimana aku tidak merindukan mu, kamu adalah adik ku satu-satunya " ucap Nico.
Ternyata orang yang di sapa Zoya adalah Nico yang menjemputnya di Bandara, Zoya menghubungi Nico sebelum ia berangkat ke Prancis.
Zoya pun banyak bercerita tentang dirinya selama tinggal di New York, mulai dari Study nya, tempat tinggal nya bahkan lelaki yang ia sukai sampai sekarang.
Flashback On.
" Gi, tolong beri tahu aku yang sesungguhnya, sebenarnya Lucas kenapa tiba-tiba memutuskan kembali ke Prancis " tanya Zoya.
" Zoy, aku benar-benar tidak bisa mengatakan nya tolong mengerti " ucap Gino.
"Baik , jika kamu tidak mau mengatakan nya, maka jangan berharap kamu bisa melihatku hidup-hidup " ucap Zoya mengancam.
" Zoy, apa kamu sudah gila, jangan berbuat yang aneh-aneh " ucap Gino.
" Maka dari itu tolong beri tahu aku kebenaran nya tentang Lucas " ucap Zoya yang menangis terisak di depan Gino.
" Huuf, baiklah aku akan memberitahu mu untuk yang terakhir kalinya, tapi jangan berbuat yang tidak-tidak " ucap Gino.
Zoya hanya mengangguk tanda mengerti.
" Sebenarnya Lucas di minta papa dan mama nya untuk menjadi COE di perusahaan yang di dirikan oleh mendiang kakek Lucas, yaitu tuan Abellard, karena beliau sudah meninggal jadi harapan satu-satunya adalah Lucas " ucap Gino menjelas kan.
" Jadi sebenarnya Lucas adalah cucu satu-satunya dari tuan Abellard, salah satu pengusaha ternama di Prancis " ucap Zoya memastikan.
" Iya ,itu benar " ucap Gino.
Flasback Off.
Zoya baru mengetahui kebenaran tentang Lucas yang adalan cucu satu-satunya pengusaha ternama di Prancis, selama dua tahun berpacaran Zoya mau pun Lucas tidak pernah membahas soal keluarga masing-masing.
Dalam fikiran Zoya ia merasa menyesal karena sudah menolak Lucas, walau pun menjadi terkenal adalah impian nya, namun menjadi nyonya muda keluarga Abellard adalah pilihan yang terbaik bagi hidup nya.
Di rumah pribadi milik Lucas.
Waktu Elena dan Lucas makan malam bersama, terlihat Lucas sedang melamun.
__ADS_1
"Apakah ada masalah " tanya Elena.
"Kak Luc, Luc, Lucas " teriak Elena yang akhirnya menyadarkan Lucas.
" Heem, ya, tadi kamu bilang apa, maaf aku tidak mendengarkanmu " jawab Lucas.
"Aku bertanya apakah sedang ada masalah " tanya Elena kembali.
"Oh, hanya masalah kecil saja, sekarang sudah di tangani oleh Gino " ucap Lucas.
" Syukurlah jika tidak ada masalah serius, aku perhatikan dari tadi kamu melamun " ucap Elena tanpa sadar.
" Jadi kamu sudah mulai suka memperhatikan ku ya " goda Lucas.
" Bu, bukan seperti itu, maksud aku, kamu yang biasanya selalu bertanya tiba-tiba menjadi diam itu kan aneh " ucap Elena mengelak.
" Huh, bilang saja kamu mulai menyukai ku " ucap Lucas.
"Diam, aku sudah kenyang jadi aku ke atas dulu " ucap Elena yang sedikit kesal.
" Aku senang jika kamu berubah menjadi gadis yang lembut dan suka mengekor di belakang ku, seperti dulu " gumam Lucas.
Di dalam kamar milik Elena, ia tiba-tiba mendapat panggilan dari Sean.
"Tidak biasanya Sean, menghubungi ku terlebih dulu " gumam Elena.
" Non, Nona Elena tolong, rumah White Angel di serang, saya tidak bisa menahan orang sebanyak ini " ucap Sean yang terdengan kesakitan.
" Ba, baiklah aku akan kesana sekang " ucap Elena sambil mematikan panggilan nya.
Sedangkan Lucas pun mendapat panggilan dari Zoya.
" Hai Luc, apa kabar" ucap Zoya dari balik telephon.
" Zo, Zoya ! " ucap Lucas dengan nada yang sangat terkejut.
"Iya Luc, ini aku, aku sangat merindukanmu, bisakah kita bertemu aku sekarang ada di Prancis, aku ada di Apartemen di jalan xx " ucap Zoya.
" Maaf Zoy tapi aku tidak bisa " ucap Lucas.
"Ahh, Luc tapi perutku terasa sakit, aku belum makan dan sepertinya penyakit lambung ku kambuh lagi " ucap Zoya berbohong.
" Itu menjadi kebiasaanmu, apa kamu lupa waktu makan lagi, baiklah tunggu sebentar aku akan ke sana " ucap Lucas khawatir.
Saat akan pergi Lucas dan Elena berpapasan di tangga, Lucas merasa tidak enak kepada Elena karena dia akan menemui mantan kekasihnya, sedangkan Elena merasa tidak enak juga kepada Lucas karena akan pergi menyelamatkan Sean berserta orang-orang yang ada di rumah White Angel.
"El, kamu mau pergi keluar " tanya Lucas sedikit canggung.
__ADS_1
"Emm, iya, apa Kak Lucas juga mau keluar " ucap Elena.
"I, iya, kalau begitu hati-hati dijalan ya " ucap Lucas.
" Iya, Kak Lucas juga hati-hati, sampai jumpa nanti malam " ucap Elena.
Lucas hanya mengangguk tanda mengerti, setelah ke canggungan yang mereka alami, mereka pun pergi dengan tergesa-gesa.
Dalam perjalanan yang terlintas di fikiran Elena hanya keselamatan orang-orang yang berada di rumah White Angel, ia tidak bisa membayangkan jika terjadi sesuatu dengan mereka.
Setelah tiba di depan pintu rumah White Angel Elena merasa sangat aneh karena di depan terlihat sepi, Elena pun memutuskan langsung masuk ke dalam rumah, betapa terkejutnya Elena melihat orang-orang yang ia sayangi di ikat oleh orang-orang tidak di kenal.
"Apa-apaan kalian semua, cepat lepaskan mereka " ucap Elena dengan berteriak.
Tiba-tiba ada seorang yang berkata kepada Elena, sambil menginjak punggung Sean di tengan-tengan orang banyak tersebut.
"Oh, jadi ini cucu dari Yustaf, pemimpin King Knight " ucap Hans pemimpin Black Devil.
"Sudah sangat lama aku menunggumu, ternyata kamu benar-benar gadis yang cantik " tambah Hans.
"Diamlah dan lepaskan mereka " ucap Elena.
" Tidak semudah itu sayang, pertama ada anak-anak yang kamu rampas dari ku, kedua kamu merebut penghianat ini juga, jadi jalan terbaiknya adalah kamu menikah denganku dan menjadi istri ke tiga ku bagaimana " ucap Hans di sertai tawa bahagia.
" Bermimpilah di neraka " ucap Elena.
Elena pun bertarung dengan sangat sengit, satu per satu anak buah Hans kalah di tangan Elena, Hans pun menjadi geram dan menyuruh anak buahnya menyerang bersama, namun masih tetap Elena yang menang.
Tanpa ada yang menyadari tangan Sean pun meraih ponsel dan menghubungi Hendri, saat Elena mulai kelelahan para anak buah Hans berhasil melukai Elena.
"Hey, hey, dasar bodoh jangan melukai wajahnya jika aku berhasil dia akan menjadi istri ke tiga ku " ucap Hans kepada anak buahnya.
Tidak lama kemudian bantuan dari Hendri pun datang, saat mereka berhasil membebaskan para anak didik Elena, anak buah Hans mencoba membawa Leona dan Lian namun Auntie Fanny menolong mereka tapi naas Auntie Fanny dan tiga anak didik Elena harus kehilangan nyawa mereka akibat di hantam benda tumpul oleh anak buah Hans lainya.
Elena yang melihat kejadian itu berniat mengejar Hans dan anak buah nya namun Hans sudah terlebih dulu pergi karena tidak mau Hendri melihat wajahnya dan mengetahui siapa dirinya yang sebenarnya.
.
.
.
.
Mohon like & coment ya 🙏🙏😊 jika berknan vote rate & favoritkan juga ya.
Janganpn sungknmemberi saran terimakasih & see you😉😉
__ADS_1