KISAH ELENA (Si Gadis Mafia )

KISAH ELENA (Si Gadis Mafia )
Anda Salah Orang.


__ADS_3

Ketika Irene dan lima anak buah Elena datang, mereka terkejut karena Elena mengalahkan lebih dari sepuluh orang seorang diri.


"Apakah nona Elena mengalahkan mereka sendirian?" bisik salah satu anak buah Elena.


"Tentu saja seorang diri! dasar bod*h,memang ada orang lain lagi disini?" bisik teman lainya.


"Maafkan kami karena kami terlambat nona! apakah nona Elena baik-baik saja?" ucap Irene.


"Tidak apa-apa, lagi pula aku baik-baik saja kan!" kata Elena.


"Kalian cepat bawa dan introgasi mereka!" perintah Irene.


"Ah! tunggu, jika mereka tidak mau mengaku juga,kalian boleh memotong setiap bagian tubuhnya dan memberikannya kepada anjing-anjing lapar!" ucap Elena dengan sangat menakutkan.


Tentu apa yang di ucapkan Elena itu hanya sekedar omong kosong untuk menakuti para tersangka. Irene yang mendengar perkataan Elena hanya bisa menahan tawa.


Pasalnya Elena tidak sekejam rumor yang beredar didunia mafia. Rumor yang tersebar sebagai bentuk perlindungan yang didukung dengan kekejaman dari Irene semata.


"Hahaha! Aku tidak menyangka kamu bisa berkata sekejam itu?" ucap Irene.


"Diamlah! hentikan tawamu itu, aku seperti itu hanya agar mereka takut dan bicara jujur saja." ucap Elena.


"Baiklah-baiklah maaf! aku akan berhenti tertawa sekarang." ucap Irene.


"Apakah Aera sudah menyiapkan semua yang kita butuhkan?" tanya Elena.


"Ya! semua sudah siap kita hanya perlu berjalan maju!" jawab Irene.


"Baiklah, mari kita pulang dan istirahat." ajak Elena.


Elena dan Irene pun pulan ke rumah yang sudah disiapkan oleh Aera, saat tiba di rumah Elena pun terkejut dengan sambut yang di buat Aera untuknya.


"Astaga Ra! kamu yang siapi ini semua?" tanya Elena.


"Iya! dibantu Irene juga! mana Lucifer?" tanya Aera.


"Oh! dia masih di New Zeland sama Ken dan Madona!" jawab Elena sedikit murung.


"Kenapa?" tanya Aera.


"Aku belum bisa mengajaknya ke sini, kamu juga tau kan disini belum aman untuk Lucifer!" jawab Elena.


"Iya, aku tau!" ucap Aera.


Mereka pun berbincang dan menyusun rencana bersama, untuk mencari keberadaan Hendri dan mencari tau kenapa semua aset Yustaf dibawah kendali Yunus.

__ADS_1


...****...


Pagi hari berikutnya, Elena dan Irene sudah bersiap pergi ke kantor yang diwariskan Marisha untuk Elena, yang sebelumnya dipegang Aera kini sudah dialihkan kepada Elena kembali.


Setibanya dikantor Aera yang sebelumnya menjabat wakil Ceo kini mengadakan rapat guna mengumumkan Ceo utama di perusahaan tersebut.


"Kita akan mulai rapat hari ini. Dan sebelum itu saya akan memperkenalkan Ceo utama yang menjadi pertanyaan kalian selama ini!" ucap Aera.


Tentu saja Ceo utama sebeuah perusahaan selama bertahun-tahun tidak pernah menampakan diri, hanya wakil Ceo yang selama ini memimpin perusahaan sendiri pantas jika para karyawan sering mempertanyakan Ceo utama perusahaan Elian's Company.


Elena pun masuk ke ruang rapat dan di ikuti Irene di belangangnya. Semua mata tertuju ke aras suara langkah kaki, dan betapa terkejutnya para karyawan melihat sosok Elena yang begitu cantik bagai bidadari.



"Wah! Apakah itu Ceo utama kita? wanita secantik itu!" bisik salah satu karyawan.


"Benar, karena secantik itu jadi dia tidak pernah menampakkan diri!" balas karyawan tersebut.


"Halo! salam kenal semuanya nama saya adalah Elsha Relampago, ke depanya mohon bantuan kalian semua untuk semakin memajukan perusahaan Elian's Company." ucap Elena.


Karena tidak mau identitasnya ketahuan jadi ia memakai nama belakang Ken.Semua karyawan saling berbisik karena tidak percaya kalau Ceo utama mereka seorang wanita yg sangat cantik, namun juga terlihat dingin.


Setelah rapat selesai Elena pun langsung kembali ke ruanganya bersama Irene dan Aera. Disisi lain Lucas mendapat kabar kalau Perusahaan yang dipegang Aera ternyata sekarang berada dibawah kendali Ceo utama.



"Iya, Luc, apakah aku pernah berbohong kepadamu?" tanya Leo balik.


"Kalau begitu kamu cepat atur agar kita bisa segera bertemu Ceo perusahaan Elian's Company." perintah Lucas.


"Sebelum kamu meminta itu, aku sudah sering meminta bertemu Ceo perusahaan itu namun selalu ditolak, dan terakhir kali aku mendapat alamat rumahnya dari junior di kampus ku dulu." ucap Leo.


"Baiklah,aku akan bertemu langsung dengan wanita itu!" ucap Lucas.


Saat selesai bekerja, Elena,Aera dan Irene berniat langsung menuju ketempat tinggal Elena karena mereka akan makan malam bersama.Beberapa lama kemudian mereka bertiga sampai dan langsung menyiapkan makan malam bertiga.


"Apa yang ingin kalian makan?" tanya Elena.


"Apa saja yang penting kamu yang masak!" ucap Aera.


"Dasar! baiklah apa pun yang aku masak harus kamu makan ya!" ucap Elena sambil tertawa.


"Aku akan membantu!" ucap Irene.


Mereka pun memasak dengan sangat gembira, Aera dan Irene pun senang bisa melihat Elena tertawa bebas walau hanya sejenak. Setelah mereka selesai memasak mereka pun membersihkan diri dari keringat sebelum makan malam.

__ADS_1


Elena dan Irene pun terlebih dulu selesai mandi karena mereka tidak seperti wanita pada umumnya yang mandinya lama, Elena dan Irene pun menunggu Aera yang belum selesai mandi.


Tiba-tiba bel pintu berbunyi, Elena dan Irene pun berpikir siapa yang bertamu malam-malam,padahal mereka tidak pikir tidak akan pernah ada tamu karena mereka termasuk asing di Prancis.


"Siapa ya, yang bertamu malam-malam begini?" tanya Elena.


"Ini, juga belum terlalu malam kan El! bisa saja orang perusahaan." jawab Irena sambil memainkan ponselnya.


"Benar juga sih! baru juga mau makan malam!" ucap Elena sambil bdrjalan kearah pintu.


Saat pintu di buka tiba-tiba tangan yang kekar dan tidak asing langsung memeluk erat tubuh Elena. Tentu saja itu membuat Elena sangat terkejut, namun Elena tetap bersikap seperti biasa.


"Akhirnya aku menemukanmu El!" ucap Lucas.


Elena masih terdiam dan berusaha lepas dari pelukan Lucas.


"Selami ini aku selalu mencarimu, tapi tidak ada hasil apa pun! aku sangat senang kamu baik-baik saja El!" ucap Lucas.


Samar-samar Irene yang mendengar suara Lucas langsung bangkit darj tempat duduknya dan menghampiri Elena.Lucas terus saja memeluk tubuh Elena dan terus berbicar tentang masa lalu mereka.Namun Elena masih tetap diam.


"Nona Elsha, apakah ada tamu?" tanya Irene berpura-pura.


Lucas pun kaget dan melepaskan pelukannya,dan Elena pun menyuruh Lucas untuk duduk dan berbicara.


"Maaf,El! aku pasti mengejutkanmu kan?" kata Lucas.


"Tuan, maaf sebelumnya apa kita saling mengenal?" tanya Elena berbohong.


"El, apa maksud kamu, ini aku Lucas suami kamu! apa kamu hilang ingatan?" tanya Lucas sedikit kecewa.


"Tuan Lucas, saya minta maaf tapi saya tidak mempunyai suami dan kita belum pernah bertemu sebelumnya!" ucap Elena dingin.



"Ap...apa maksud ucapan kamu El? aku suami kamu, Lucas Abellard dulu kamu sangat manja dan terkadang suka memakan makanan yang kamu tidak suka, apa kamu lupa sebelum kita berpisah kamu dulu sering memintaku membelikanmu makanan chocoberry? kamu ingat?" ucap Lucas panjang lebar.


"Tuan Lucas Abellard, maaf tapi anda salah orang! saya bukan istri anda dan kita belum pernah bertemu sebelumnya karena saya lahir dan tinggal di New Zeland dan perkenalkan nama saya Elsha Relampago." ucap Elena tegas.


"Ah! Dan satu lagi sebaiknya jika anda tidak mempunyai kepentingan soal bisnis dengan saya harap jangan menemui saya seperti ini karena ini sangat mengganggu bagi saya." tambah Elena.



"Aku mengerti! Maaf anda memang bukan istri saya, karena istri saya Elena tidak mugkin berkata kasar dan dingin seperti anda! maaf karena mengganggu waktu anda, saya permisi dulu!" ucap Lucas dengan wajah kecewa.


Lucas masih mencerna dan memikirkan keadaan yang ia alami saat ini, lagi pula ia juga belum melakukan penyelidikan kepada Elsha orang yang sangat mirip dengan istrinya.

__ADS_1


Elena pun langsung terduduk lemas karena ia tidak menyangka kalau Lucas akan langsung datang mencarinya tanpa pikir panjang terlebih dulu.Irene pun datang dan menenangkan Elena sedangkan Aera belum berani keluar karena takut Lucas akan kembali masuk kedalam rumah Elena.


__ADS_2