KISAH ELENA (Si Gadis Mafia )

KISAH ELENA (Si Gadis Mafia )
Rencana Yang Gagal.


__ADS_3

Pagi hari saat Elena dan Lucas bersiap akan pergi jalan-jalan. Sebelum mereka berangkat Lucas menyarankan untuk sarapan di luar saja, jadi Elena hanya perlu bersiap saja.


"El, nanti kita sekalian makan di luar saja ya, kasihan Bibi Mei harus memasak tapi kita tidak di rumah."ucap Lucas.


"Baiklah terserah Kak Lucas saja."jawab Elena.


"Cepat pergilah bersiap-siap, aku akan menunggumu di bawah."ucap Lucas.


"Iya-iya aku akan segera bersiap, jadi harus di tunggu ya."ucap Elena.


Lucas hanya tersenyum melihat sikap Elena. Ternyata Elena masih sangat suka jika di ajak berjalan-jalan.


Saat Lucas sedang menunggu Elena, ia sibuk memainkan ponselnya agar tidak jenuh.


Tiba-tiba Bibi Mei membawa seorang wanita masuk ke dalam rumah Lucas.


"Maaf tuan Luc, ada seorang Nona yang mencari anda."ucap Bibi Mei.


"Nona! siapa Bi?"tanya Lucas penasaran.


Saat Bibi Mei akan memberi tahu Lucas siapa tamu yang datang. Tiba-tiba Zoya menyapa Lucas dari belakang Bibi Mei.


"Hai Luc, aku datang berkunjung."ucap Zoya.


"Ke,kenapa Zoya bisa datang ke rumah! bisa gawat kalau Elena tau siapa Zoya sebenarnya."batin Lucas dalam hati.


Lucas amat sangat terkejut karena Zoya bisa tau Alamat rumah pribadi miliknya, yang sekarang di tempati nya dengan Elena.


"Apa kamu keberatan jika aku datang berkunjung?"tanya Zoya.


"Ti,tidak aku hanya terkejut kamu bisa tau Alamat rumah aku."jawab Lucas.


Lucas dan Zoya pun berbincang dengan sangat nyaman, hingga Lucas melupakan janjinya dengan Elena.



"Jika mengingat waktu kita berada di New York, aku sungguh tidak menyangka bahwa kita dulu menjadi segila itu."ucap Lucas yang sedang mengingat kebersamaanya dengan Zoya.



"Walau pun kita menjadi segila itu, tapi aku menikmati kebersamaan kita Luc."ucap Zoya.


"Itu masa lalu Zoy, sekarang semuanya sudah berubah."ucap Lucas.


"Iya, aku mengerti.Tapi maukah kamu pergi ke suatu tempat dengan ku."ucap Zoya.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian Elena sudah selesai bersiap, kini Elena ke luar untuk menghampiri Lucas yang sedang menunggunya.


"Kak Lukas, aku sudah selesai bersiap, ayo kita berangkat."ajak Elena.


Namun betapa terkejutnya Elena yang sedang melihat Zoya memengang tangan Lucas dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.



Seketika tatapan Elena pun berubah menjadi terlihat sedikit kecewa.


"Dia siapa Luc?"tanya Zoya berbohong.


"Dia,dia...."ucap Lucas yang belum selesai.


Saat Lucas masih bingung mau menjelaskan seperti apa keadaannya. Tiba-tiba Zoya memperkenalkan diri sendiri kepada Elena.


"Hai aku Zoya,apakah boleh tau nama kamu siapa?"ucap Zoya.


"Aku Elena."jawab Elena singkat.


Elena berniat untuk bertanya kepada Lucas, tapi dengan sangat cepat Zoya kembali bertanya kepada Lucas, apakah ia mau menemani Zoya pergi.


"Bagaimana Luc, kita jadi pergi kan!"ucap Zoya kepada Lucas dengan bersikap manja.


"Aku tau kamu istrinya Lucas,tapi wanita yang di cintai Lucas adalah aku,jadi kamu harus sadar diri."batin Zoya dalam hati.


Elena lebih kecewa karena Lucas tidak bisa memutuskan untuk memilih pergi dengannya.


"Kak Lucas pergilah dengan dia, janji kita hari ini kita batalkan saja, lagi pula aku juga ada urusan dengan Kak Hendri."ucap Elena sambil berlalu pergi.


"Janji dengan Hendri,ini hari libur jadi pasti bukan soal pekerjaan kan! jadi janji seperti apa yang kamu punya dengan Hendri?"ucap Lucas sambil menarik tangan Elena saat Elena hendak pergi.


Elena terkejut dengan sikap Lucas,namun Zoya tak kalah terkejut melihat sikap Lucas yang terlihat cemburu saat Elena berniat menemui Hendri padahal di samping Lucas masih ada Zoya wanita yang pernah menempati hati Lucas.


"Aku tidak menyangka Lucas punya sisi seperti ini, dulu saat pacaran denganku, aku bebas bertemu teman lelaki mana pun, tapi sikapnya dengan perempuan ini berbeda."batin Zoya sedikit kesal.


"Bukankah Kak Lucas juga akan pergi dan kebetulan Kak Hendri juga ada urusan denganku, jadi apa masalahnya?"ucap Elena sedikit bingung dengan sikap Lucas.


"Aku hanya bertanya janji apa yang kamu miliki dengan Hendri di hari libur seperti ini,yang pasti bukan pekerjaankan!"ucap Lucas terlihat kesal.


"Itu urusan pribadi,apakah aku harus menceritakan kepada Kak Lucas juga?"ucap Elena.


Zoya semakin terlihat kesal karena Lucas masih tetap memegang tangan Elena,seolah-olah Lucas tidak rela jika Elena pergi.


"Luc! biarkan saja dia pergi,lagi pula dia bilang sedang ada urusan kan,lagi pula kita juga akan pergi."ucap Zoya yang sedang merangkul lengan Lucas.

__ADS_1


Elena tersenyum getir melihat sikap Zoya yang terlihat sangat akrab dengan Lucas.


"Benar kata dia, Kak Lucas juga akan pergi denganya ,jadi biarkan aku juga pergi."ucap Elena yang melepas genggaman tangan Lucas.


"Tapi El....!"ucap Lucas yang belum selesai,sedangkan Elena sudah berlalu pergi.


"El, aku merasa kesal saat kamu menemui Hendri,karena aku tau Hendri punya perasaan khusus kepadamu."batin Lucas yang kecewa melihat Elena pergi.


Saat di depan rumah Elena pun menelfon Hendri.


"Hai Kak ini Elena,apakan Kakak sibuk?"tanya Elena di balik sambungan telfon.


"Tumben El? ada angin apa kamu menanyakan aku sibuk atau tidak."jawab Hendri di sertai godaan.


"Iih, Kak Hendri ini, ya sudah kalau begitu aku tidak jadi menemui Kak Hendri."ucap Elena kesal.


"Baiklah, maaf-maaf, Kak Hendri jemput kamu sekarang ya."ucap Hendri sambil menutup sambungan telfonnya.


Di sisi lain Zoya merasa itu adalah kesempatan baginya untuk mendekati Lucas.


"Jadi bisakah kita pergi sekarang Luc?"tanya Zoya.


"Baiklah mari kita pergi."jawab Lucas yang terlihat murung.


Tidak lama kemudian Hendri sudah datang menjemput Elena, di saat Elena akan naik ke mobil Hendri, Lucas melihat Elena dari depan pintu rumahnya.


Elena tampak tersenyum bahagia saat bersama Hendri, namun itu membuat hati Lucas semakin kesal dan Kecewa.


"El,apakah kamu sebahagia itu pergi dengan Hendri?"batin Lucas saat melihat Elena.


"Luc, sebelum kita pergi kamu mau kan menemaniku untuk chek up dulu."ucap Zoya yang sedang bermanja di lengan Lucas.


"Baikla."jawab Lukas singkat.


Zoya merasa senang karena Lucas mau menemaninya, namun ia juga merasa sedikit khawatir karena melihat sikap Lucas yang mulai berubah.


Zoya khawatir jika Lucas sudah mulai menyukai Elena maka Zoya akan menjadi susah untuk mendapatkan cinta Lucas kembali.


.


.


.


Mohon like dan coment ya tman,vote,rate dan favoritkan juga

__ADS_1


Jangan sungkan-sungkan memberi kritik dan saran,Terimakasih.


__ADS_2