KISAH ELENA (Si Gadis Mafia )

KISAH ELENA (Si Gadis Mafia )
Terpuruk.


__ADS_3

Selama satu bulan hilangnya Yustaf ,Elena selalu bertahan. Dua bulan hilangnya Yustaf, Elena mencoba tegar. Pada akhirnya selama tiga bulan hilangnya Yustaf, Elena lebih sering keluar masuk Rumah Sakit.


Terlihat dari luar selama satu dan dua bulan kehilangan keluarga satu-satunya bagi Elena, ia tampak tegar dan bertahan. Namun dalam diri Elena sudah hancur dan terpuruk.


Pada bulan ketiga hilangnya Yustaf, Elena sering keluar masuk rumah sakit karena depresi dan tertekan. Elena juga manusia biasa jadi tidak heran ia mengalami itu semua.


Lucas sebagai suami menjalankan perannya dengan sangat baik, ia selalu ada untuk menemani Elena, bahkan Lucas sendiri yang merawat Elena ketika Elena masuk rumah sakit.


Dirumah sakit tempat Elena dirawat.


"El! kenapa kamu menjadi seperti ini? dulu kamu wanita yang penuh semangat dan ceria." ucap Lucas disamping tempat tidur Elena.


"Luc! kamu harus kuat dan selalu menemani Elena. Disaat seperti ini dia butuh dukungan dari orang terdekatnya, mengingat Hendri tidak berada di Prancis." ucap Dokter Mario.


Lucas menatap sendu Elena yang sedang terbaring lemah diranjang rumah sakit. Bahkan Lucas tidak menghiraukan panggilan telfon Zoya yang berpura-pura sakit.



"Bagaimana aku bisa bertahan El! jika kamu terus seperti ini. Aku merasa hancur melihatmu yang terluka dan rapuh." gumam Lucas sambil menggenggam tangan Elena.


"Leo! apa kamu sudah menemukan keberadaan tuan Yustaf?" tanya Lucas kepada Leo salah satu tangan kanannya.


"Maaf tuan Luc! keberadaan beliau belum diketahui." jawab Leo.


"Baik! teruskan pencarian sampai mendapatkah hasil." perintah Lucas.


Leo pun mengangguk dan meninggalkan ruangan tempat Elena dirawat.


Tak berapa lama kemudian Elena pun siuman. Lucas yang melihat Elena membuka mata merasa lebih tenang.


"El, kamu sudah sadar?" tanya Lucas.


"Maaf! aku merepotkan Kak Lucas lagi." ucap Elena.


"Apa yang kamu katakan! kamu tidak pernah merepotkanku, aku cuma merasa khawatir jika kamu terbaring sakit seperti ini." ucap Lucas.


"Maaf!" ucap Elena sedih.


"Jangan memintaa maaf dan cepatlah sembuh!" ucap Lucas.


Beberapa hari kemudian Elena sudah pulang dari rumah sakit, Lucas selalu berada disamping Elena untuk menemaninya.


Ketika tiba didepan rumah Lucas, Elena dan Lucas dikagetkan dengan sesok yang berdiri didepan rumah tempat tinggal mereka.


Lucas pun turun dan menghampiri wanita tersebut. Karena penasaran Elena pun juga ikut turun dari mobil.


"Zoya! kamu disini, kenapa tidak masuk?" tanya Lucas.

__ADS_1


"Luc, aku...!" Zoya berniat memeluk Lucas, namun ia melihat Elena berjalan mendekati Lucas, Zoya pun mengurungkan niatnya.


"Siapa Kak?" tanya Elena kepada Lucas.


"El! kenapa kamu juga turun dari mobil? apa kamu lupa bahwa kamu baru sembuh." kata Lucas tanpa henti.


Lucas pun memapah Elena agar Elena kuat berjalan masuk kedalam.


"Zoy, jika ada yang penting masuklah dulu, aku akan mengantar Elena terlebih dulu masuk kedalam." ucap Lucas yang berjalan meninggalkan Zoya.


"Sial! wanita itu sudah merebut perhatian Lucas dariku, aku tidak akan tinggal diam." batin Zoya kesal.


Zoya pun menjadi kesal dan pergi meninggalkan rumah Lucas, sesaat setelah itu ia menemui seseorang dengan sedikit mencurigakan.


"Aku ingin kamu menghancurkan dia, sehancur mungkin!" perintah Zoya kepada orang tersebut.


"Tidak masalah! tapi kamu harus mengikuti permainan yang telah aku siapkan." ucap orang tersebut.


"Iya, aku mengerti! asalkan kamu bisa membereskannya." ucap Zoya.


Mereka berdua terlihat sepakat satu sama lain, dan Zoya pun kembali kerumahnya.


...****...


Disisi lain dirumah Lucas.


"Aku tidak mau makan Kak! aku mau langsung istirahat saja, bolehkan?" ucap Elena.


"Tapi...! baiklah kamu istirahat saja dulu." ucap Lucas sambil berlalu keluar dari kamar Elena.


"Maaf El! aku tidak bisa memberitahumu, karena aku sudah berjanji." batin Lucas.


Flasbeck On.


Beberapa hari yang lalu Lucas ternyata bertemu dengan tuan Yustaf.


Tepat disaat ia membelikan Elena kue coklat.


"Maaf! apakah saya terlambat?" tanya Lucas.


"Oh! tidak Nak, aku juga baru sampai. Maaf karena kakek meminta bertemu denganmu secara diam-diam." ucap Yustaf.


"Anda tidak perlu seperti itu, kita adakah keluarga. Benarkan!" ucap Lucas.


"Sebenarnya. Ada yang mau kakek sampaikan kepadamu! kakek minta tolong jaga Elena, apapun yang terjadi tetaplah berada disisinya." ucap Yustaf.


"Ada apa kek? kenapa anda berkata seperti itu." tanya Lucas.

__ADS_1


"Sepertinya situasi sekarang ini sudah menjadi semakin rumit dan parah. Walaupun Elena sedikit manja dan keras kepala tapi sebenarnya dia adalah gadis yang baik." ujar Yustaf.


Lucas hanya menatap kakek Elena dengan bingung. ia tidak mengerti jika ucapan tuan Yustaf penuh dengan makna.


Flasbeck Off.


Malam hari dirumah Lucas, ia merasa khawatir karena Elena belum juga keluar dari dalam kamarnya.


Sedangkan didalam kamar Elena terus saja menangis mengingat bahwa keluarga Yustaf telah hancur, dan kehilangan orang-orang yang disayanginya.



"Kenapa semua menjadi seperti ini Ma? Elena kehilangan orang-orang yang Elena sayangi, Papa,Mama dan bahkan Elena tidak tau keberadaan kakek sampai sekarang.Elena harus bagaimana Ma?" gumam Elena disela tangisannya.


"Apa lebih baik Elena menyusul Papa dan Mama saja?" ucap Elena sambil memegang sebilah pisau.


Pada saat Elena berniat untuk mengakhiri hidupnya, tepat saat itu juga Lucas masuk kekamar Elena dengan paksa, karena Lucas tau tidak hanya satu atau dua kali Elena melakukan itu dan karena itu juga Elena menjadi lebih sering keluar masuk Rumah Sakit.


"Elena hentikan!" teriak Lucas sambil membuang pisau ditangan Elena.


"Apa kamu sudah gila? kenapa kamu selalu berniat mengakhiri hidupmu. Apa kamu lupa kalau hidup kamu itu berharga?" cerca Lucas.


Elena yang mendengar perkataan Lucas menjadi semakin sedih dan menangis terisak. Elena berpikir hidupnya sudah tidak berharga lagi karena orang-orang yang penting baginya sudah pergi meninggalkan dirinya sendirian.


"El, sadarlah! jangan seperti ini, jika kamu terus seperti ini apakah orang tuamu dan juga kakek Yustaf akan merasa senang?" ucap Lucas.


Elena hanya menggeleng kepala sebagai jawaban tidak disela-sela tangisnya.


"Maka dari itu, kembalilah menjadi Elena yang kuat, agar kita bisa membalas perbuatan orang-orang yang sudah menghancurkan keluarga Yustaf. Apa kamu mengerti?" ucap Lucas.



"Terimakasih Kak! karena Kak Lucas selalu ada untuk Elena." ucap Elena lirih.


"Aku akan selalu ada untukmu El!" ucap Lucas.


Lucas pun memeluk tubuh ramping Elena guna menenangkan hatinya, dan Elena pun pada akhirnya dan untuk pertama kalinya ia membalas pelukan dari Lucas.


Kini Elena mulai sadar jika dirinya selalu terpuruk maka ia tidak akan bisa membalas dendam pada orang yang telah menghancurkan keluarga Yustaf dan juga kelompok King Knight.


.


.


.


Tolong tinggalkan jejak like,coment,vote,rate dan favoritkan juga ya

__ADS_1


Terimakasih😊😊


__ADS_2