
Setelah cukup istirahat. Akhirnya mereka memutuskan untuk mengantar Antonius pulang. Namun di balik rencana mereka yang mau mengantar Antonius, ada sesuatu yang sudah mereka persiapkan.
"Ya udah sekarang kita antar Antonius pulang ya. Udah jam 5 sore ini" ucap mama Indah membuka suara.
Iya ma, kita akan antar Antonius sekarang.
Yuk siap-siap. Antonius cepat ambil tas nya. Jangan sampai ada yang ketinggalan. Tapi kalau ketinggalan juga tidak apa-apa kok biar nanti papa bisa antar ke rumah sahut papa membalas perkataan mama sambil bercanda.
"Hahaha papa bisa aja. Kalau memang papa mau ketemu sama Antonius kan bisa tiap hari" jawab Antonius.
Iya iya. Yuk kita berangkat sekarang ajak mama Indah.
"Tunggu ma. Antonius belum ngambil tas di kamar Astrid. Bentar ya" ucap Antonius sambil berlari kecil ke kamar Astrid.
Setelah selesai mengambil tas nya. Mereka akhirnya berangkat ke rumah Antonius.
"Mau kemana nih pak?
Kok rame-rame. Mau jalan-jalan lagi ya?" tanya supir pribadi papa Yanto.
Bukan pak. Ini kita mau nganter Antonius pulang ke rumah. Udah sore ini. Oh iya pak saya sendiri saja yang nganterin Antonius ya. Sekalian ini mau silaturahmi. Bapak istirahat dulu. Besok baru kita kerja lagi jawab papa Yanto.
"Ya udah deh pak. Kalau bapak memang mau nyetir sendiri. Tapi kalau ada apa-apa nanti langsung di telpon ya pak"
__ADS_1
Iya pak. Kalau gitu kami berangkat ya pak.
"Hati-hati pak"
Setelah setengah perjalanan ke rumah Antonius. Papa Yanto berhenti di depan counter ponsel yang cukup besar.
"Pa kok berhenti di sini. Rumah Antonius masih kesana" ucap Antonius.
Iya papa tau kok. Papa mau ambil sesuatu dulu.
Yuk ma kita masuk.
Astrid sama Antonius jangan kemana-mana dulu di sini saja ya. Papa sama Mama nga lama kok.
Setelah itu, papa Yanto dan juga mama Indah keluar dari mobil dan langsung masuk ke dalam counter ponsel tadi.
"Ast, papa sama mama mau ganti ponsel lagi ya. Atau nga kamu ya yang ganti ponsel?" tanya Antonius kepada Astrid.
Nga tau. Tapi kayaknya iya deh. Ponsel papa kata nya udah mulai lelet jawab Astrid yang berbohong.
Di dalam counter ponsel.
"Jadi gimana pa. Kita beli yang mana untuk Antonius. Harus yang bagus ya pa. Yang kayak punya Astrid itu" ucap mama Indah kepada suaminya.
__ADS_1
Iya ma. Kita beli yang bagus kok. Tapi mama udah pesan gitar itu kan?
Iya pa, mama udah pesan gitar yang baru.
Besok kayaknya udah sampai.
Semoga Antonius suka ya pa ucap mama Indah yang di jawab dengan anggukan kepala.
"Permisi. Ini saya mau beli ponsel baru"
Setelah cukup lama memilih ponsel. Akhirnya papa Yanto memilih ponsel yang sama persis seperti punya Astrid. Dan segera membayar ponsel itu.
Di dalam mobil.
"Kok mama sama papa belum keluar juga ya. Ini udah hampir setengah jam loh Ast"
Iya ya. Tapi kayaknya papa sama mama bentar lagi keluar kok itu. Kita tunggu saja ya jawab Astrid kepada Antonius.
"Nah, itu papa sama mama udah keluar" tunjuk Astrid.
Wahh, mama sama papa lama ya. Maafin kami. Ini salahnya mama. Milihnya lama banget. Kalian nga marah kan?
"Nga kok ma, kita berdua nga marah"
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...