Kita Berbeda Tetapi Kita Satu

Kita Berbeda Tetapi Kita Satu
Bab 39 Kalau Sama Aku Gimana?


__ADS_3

"Kamu kenapa tiba-tiba pergi?"


"Kenapa ninggalin aku di saat aku udah nyaman dan yakin kalau kamu adalah orangnya?"


"Tiba-tiba pergi menghilang dan buat jatuh lagi."'


"Aku salah apa ke kamu? kenapa kamu Setega itu sama aku?"


Antonius bermimpi akan masa lalunya. Di saat dia benar-benar membutuhkan perhatian. Dan di saat itu pula Sarah meninggalkan nya. "Ini mimpi apaan sih. Kok jadi nginget Sarah terus. Aihh bisa-bisa nggak bisa tidur ini" ucap Antonius berbicara sendiri di dalam kamarnya. Dia mencari handphone nya dan membuka beberapa pesan.


Bang Kevin


"Besok kita latihan bola basket ya. Pulang sekolah kita latihan. Nanti pagi Abang jemput, harus sudah rapi. Abang juga besok jemput Astrid"


Antonius


"Iya bang"


Antonius membalas pesan-pesan yang disampaikan kepada nya. Ada juga dari nomor-nomor baru dan masih banyak lagi. Tiba-tiba ada sebuah pesan masuk dari nomor baru.


+62 7533-6271-.....


"Haiii"


Antonius


"Siapa?"


+62 7533-6271-.....


"Namaku Frederika. Salam kenal ya!"


Antonius


"Ohh, iya"


Antonius langsung menyimpan nomor baru tadi.


Frederika


"Kamu udah punya pacar apa belum?"


Antonius


"Nggak ada niat"

__ADS_1


Frederika


"Serius masa belum punya. Kamu itu ganteng loh. Bahkan di sekolah kita kamu itu salah satu cowok terpopuler. Masa iya belum punya pacar!"


Antonius


"Iya aku belum punya. Banyak sih yang cantik tapi belum ada yang pas buat di jadiin pacar"


Frederika


"Hahaha, kamu bisa aja. Kalau sama aku gimana?"


Antonius


"Maaf nggak bisa. Kita temenan saja"


Frederika


"Serius kita cuma teman?"


Antonius


"Iya"


Frederika


Antonius


"Enggak"


Frederika


"Makasih udah baik sama ku. Berarti mulai sekarang kita temen ya?"


Antonius


"Iya"


Frederika


"Kalau begitu selamat malam Antonius. Mimpi yang indah 🌚"


Antonius tidak membalas pesan Frederika lagi. Dia langsung meletakkan handphonenya. "Waktunya tidur. Besok harus bangun pagi-pagi. Eh tapi tunggu dulu deh." Antonius kembali mengambil handphonenya dan mulai mengetik pesan.


Antonius

__ADS_1


"Cie yang besok di jemput bang Kevin. Semoga besok nggak gerogi ya Ast. Biar makin dekat lagi sama bang Kevin."


"Wkwkwk, selamat tidur"


Antonius mengirim pesan kepada Astrid, dan ternyata dia online.


Astrid


"Apaan sih. Iya besok di jemput Kevin lagi. Bisa lagi dong berduaan gitu sama calon suami. Hahaha" balas Astrid.


Antonius


"Yee ngarep bener. Ntar tiba-tiba nggak di jemput malah nangis"


Astrid


"Nggaklah, mana mungkin nangis depan calon suami 😝" sambil mengirimkan stiker.


Antonius


"Ya udahlah. Yang penting besok harus sekolah. Kayaknya besok harus pulang sore lagi. Mau latihan bola basket sama bang Kevin dan juga anak-anak basket yang lain"


Astrid


"Iyaa, semangat ya. Harus bisa juara. Sekarang tidur dulu. Selamat malam Antonius"


Antonius tidak membalas pesan Astrid lagi. Dia berpikir sebuah rencana.


"Buat status dulu lah. Belum bernah update" ucap Antonius sambil mengetik di handphonenya.


"Lagi kesepian, ya?"


"Gapapa,"


"Aku juga sama kok,"


"Setidaknya kita sendirian bareng-bareng,"


Antonius membuat status sambil meng-upload foto dirinya sedang tengkurap.


Antonius tersenyum melihat statusnya. "Wahh bisa berabe nih besok di sekolah. Tapi nggak apa-apa lah. Sesekali."


Antonius langsung mematikan handphonenya dan mulai menjemput mimpinya. Dia tidak tau kalau karena statusnya banyak orang yang langsung terkejut dan langsung membalas status nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Author: Jangan lupa tersenyum dan bahagia


__ADS_2