
Permainan pertama kami mainkan dengan sangat seru.
Kelompok kami keluar jadi pemenang.
"Wah ternyata kita bisa memenangkan permainan , apa kita dapat hadiah ya, tanya Karin".
Kami hanya tertawa mendengar perkataan Karin, kamu ya maunya hadiah langsung.
Iya dong Karin gitu loh.
Oke adik-adik permainan pertama sudah kita lakukan, untuk kelompok yang juara akan mendapatkan hadiah, tapi hadiahnya masih di rahasiakan ya.
Kan apa kubilang, kita pasti dapat hadiah nanti.
Perwakilan dari kelompok yang menang silahkan maju satu orang untuk mengambil hadiahnya 'ucap kak Kevin'.
Kalian maju saja Bella ujar ku kepada mereka.
Apa? tidak Anto kamu yang seharusnya maju.
Iya benar kalo bukan kamu tadi yang cepat lari kelompok kita nga akan menang jawab Bella.
Tapi nanti....
Udah nga ada kata tapi-tapi, ayo sekarang maju ke depan ucap Jimmy yang memotong pembicaraan ku.
Akhirnya aku maju ke depan dan tiba-tiba bunyi suara teriakan para siswa perempuan yang terdengar.
''Wahhhh kamu ganteng kali''.
''Nama kamu siapa''
''Boleh minta nomor teleponnya''
''Apakah kamu mau jadi ayah dari anak-anak kita nanti di masa depan''
__ADS_1
Kira-kira seperti itulah suara teriakan mereka.
Aku pun menerima hadiah untuk kelompok kami. Dan kakak kelasku yang ternyata memberikan hadiah itu adalah kak Astrid, dia membisikkan sesuatu di telinga ku ''Nanti temui kakak di Sekretariat OSIS ya''.
Aku yang nga merasa ada sesuatu hanya bisa
mengangguk.
Setelah itu aku turun dan menuju teman-teman kelompok ku.
Ini teman-teman hadiahnya.
Wah nga sabar buat buka hadiahnya kata Jimmy.
Oke adik-adik untuk permainan pertama sudah selesai, sekarang kalian bisa bebas mau kemana, mau jalan ke kelas,ke kantin, atau nga lirik-lirik kakak kelas juga bisa kok kata kak Kevin.
Teman-teman ke kantin yuk, lapar nihh ucap Karin sambil memegang perutnya.
Iya iya yuk teman-teman sekalian kita buka hadiahnya lanjut Bella.
Lah kenapa nga bisa Anto?
Itu itu karena....
''Itu karena dia sudah aku ajak duluan ke ruangan Osis'' ucap Kak Astrid memotong pembicaraan ku.
Ohh ya udah kak kita duluan ya Anto, nanti kalo udah siap kita ketemu di kelas saja.
Iya Bella.
Akhirnya kami pun berpisah.
Ayo kita lewat dari sini.
'Iya kak jawabku'.
__ADS_1
Akhirnya kami pun tiba di ruangan OSIS.
Ngomong-ngomong nama kamu siapa? ''tanya kak Astrid''.
Namaku Antonius Raply Situmorang kak.
wahh nama yang bagus, aku panggil kamu apa?
Panggil Anto saja kak.
Nga usah gugup Anto, aku itu bukan pemakan manusia, aku itu sama kayak kamu makan nasi.
Baik kak jawab ku.
Nah kan, mulai sekarang jangan panggil kakak, panggil Astrid saja.
Tap.....(ucapan ku Langsung di potong oleh kak Astrid).
Nga ada tapi-tapian,dan nga ada penolakan.
Tapi kak nga sopan kalo cuma manggil Astrid,
apa kata orang nanti.
Ya gpp, ini kan cuma urusan kita biarin aja mereka komplain,orang bukan mereka yang mengatur kita.
Baiklah kak, eh maksudnya Astrid ucapku gugup karena salah lagi.
Nah, gitu dong tapi jangan terlalu kaku ya.
Iya Astrid.
Kamu punya saudara nga tanya Astrid kepadaku.
Nga ada Ast, dia udah nga ada lagi jawabku mulai sedih karena harus mengingat adik ku lagi.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...