Kita Berbeda Tetapi Kita Satu

Kita Berbeda Tetapi Kita Satu
Bab 35 Tergila-gila


__ADS_3

Setelah Antonius dan Kevin keluar dari supermarket. Mereka langsung bergegas masuk kedalam mobil.


"Kenapa kalian lama sekali belinya?" tanya Astrid.


"Yah, yang namanya cowok, kalau udah belanja yang kayak gini pastinya lama. Tadi Antonius nya yang lama. Jalan kesana-kemari," sahut Kevin.


"Iyaa. Jadi apa aja yang kalian beli?" tanya Astrid.


"Nihh, banyak makanan di sini!" seru Antonius sambil mengangkat kantongan plastik yang berisi banyak makanan ringan.


"Banyak banget kalian belinya. Itu habis nggak nanti?" tanya Astrid yang terkejut kala melihat banyak makanan.


"Habislah! nanti aku yang makan semuanya. Bang Kevin sama Astrid beli sendiri nanti," sahut Antonius sambil membuka salah satu makanan di kantongan nya.


"Apa! enak banget kamu. Masa iya cuma kamu yang makan, kami nya enggak. Nggak-nggak bisa," protes Astrid.


"Blee, bang Kevin belinya cuma sama aku" sahut Antonius nggak mau kalah dan bahkan menjulurkan lidahnya.


"Sudah-sudah. Antonius cuma bercanda kok Ast. Lagian mana mungkin bisa habisnya segini banyak," ucap Kevin yang melerai Antonius dan juga Astrid.


"Bukan masalah habisnya Vin. Tapi itu banyak banget makanannya. Uang kamu jadi berkurang nanti," sahut Astrid.

__ADS_1


"Udah nggak apa-apa kok. Kan Kevin udah janji kalau mentraktir kalian hari ini. Astrid nggak usah pikir jauh-jauh. Lagipula mana mungkin langsung habis semua uangku," seru kevin sambil melirik Astrid ke arah belakang dan tersenyum.


"Ya udah Vin. Terserah kamu aja," sahut Astrid.


"Astrid mau!" seru Antonius sambil menyodorkan keripik ke arah mulut Astrid.


"Aa...aaa," ucap Antonius sambil menunggu Astrid membuka mulutnya.


Astrid pun menerima makanan yang di berikan Antonius. Dan Kevin malah ikut-ikutan.


"Bang Kevin juga mau dek, masa cuma Astrid yang di kasih," seru Kevin.


"Iya bang. Nih," ucap Antonius sambil menyodorkan keripik juga kepada Kevin.


Sesampainya di rumah Kevin. Rupanya orangtuanya sudah menyiapkan banyak makanan dan sudah menunggu mereka.


"Akhirnya kalian sampai juga. Tante sama om udah nunggu dari tadi," seru mamanya Kevin.


"Iya Tante. Tadi jalanan lumayan macet. Jadinya agak lama!" sahut Astrid.


"Iya nak Astrid. Yok mari kita makan dulu. Habis itu bebas mau ngapain aja," ucap Tante Mala sambil mengajak mereka semua makan.

__ADS_1


Setelah selesai makan. Mereka berbincang-bincang di meja makan. "Jadi nak Antonius masih kelas 10 ya. Padahal tinggi banget, udah hampir setinggi Kevin" seru Tante Mala.


"Iya Tante, aku masih kelas 10. Soal tinggi badan aku, ini berasal dari ayah karena ayah itu tinggi Tan" sahut Antonius.


"Iya nak".


"Kalau gitu bagaimana kita nonton filmnya di kamar Kevin ya ma, yuk Ast, Antonius juga ikut!" sambil berjalan ke kamar Kevin di lantai dua.


Di dalam kamar


"Wih kamar kamu rapi juga ya Vin, pantesan aja di sekolah rapi banget sampai banyak cewek-cewek yang tergila-gila sama kamu" seru Astrid.


"Iya Ast. Tapi aku nggak tergoda sama mereka kok. Karena aku udah punya cewek yang paling aku cintai" sahut Kevin sambil tersenyum melihat Astrid.


"Ehem, bang Kevin Antonius keluar dulu ya. Ada yang nelpon ini," ucap Antonius sambil menunjukkan handphonenya.


"Iya dek. Tapi nanti langsung masuk kesini lagi. Di samping kamar bang Kevin di sebelah kanan, ada tempat duduk. Jadi bisa sambil melihat pemandangan malam hari," seru Kevin.


"Iya bang. Aku keluar dulu ya," sahut Antonius sambil keluar dan menutup pintu kamar.


Dan ternyata yang menelepon Antonius adalah....

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Author: Jangan lupa tersenyum dan bahagia.


__ADS_2