
Seminggu kemudian.
"Hai, Ast, Antonius mana? Nggak bareng? biasanya Lo udah nganterin dia botol minumnya!" sapa Kevin.
"Hmm... Lo nyariin Antonius? Dia lagi main basket sama anak-anak sekelasnya. Katanya tadi dia minum nya di kantin sekolah saja, sekalian jajan," jawab Astrid yang sedang membaca buku.
"Tutup dulu tuh bukunya, masa iya babang Kevin datang, malah nga di liatin, hehehe...
Sebenarnya aku nyariin elo kok. Lo sama Antonius sukanya apa? misalnya makanan apa gitu?
"Wah, gue sama Antonius suka banget makan mie ayam, bakso yang deket gerbang sekolah. Biasanya kalau pulang sekolah kita sesekali kita beli itu. Rasanya enak banget lagi. Kita juga sesekali nonton film. Nontonnya di rumah Astrid. Kalau gue sukanya film yang drama gitu deh, Lo tau kan drama Korea, kalau Antonius sih suka bosen. Dia lebih suka nonton yang actionnya banyak banget, yang paling dia suka itu film horor. Tapi dia sering juga sih nonton kartun, apalagi kalau kartun Spongebob Squarepants. Memangnya kenapa Vin, Lo sampe tanya itu?
"Lo suka film drama? baguslah, gue pengen ngajak kalian nonton film di rumahku aja, soal makanan gampang, Ntar kita beli bareng-bareng. Tapi nanti Antonius mau nggak ya?"
"Kalau gue sih mau saja. Kalau Antonius nanti aku tanyakan mau apa nggak? tapi kek nya dia pasti mau deh. Mau nonton kapan?
"Sabtu ini gimana? sekalian malam mingguan kan! Lo ada acara?"
"Bisa aja sih Sabtu ini, ntar gue kasih tau Antonius deh," jawab Astrid sambil membuka handphonenya untuk mengirimkan pesan kepada Antonius.
"Ya udah, gue mau ke lapangan dulu nih, mau liat bagaimana perkembangan mainnya Antonius. Yuk Ast."
__ADS_1
Kevin meninggalkan Astrid sendirian. Setelah memastikan cowok itu tidak kembali lagi, Astrid lantas tersenyum-senyum.
"Asyik, gue mau jalan sama Kevin. Ya walaupun cuma di rumah tetap aja gue senang banget," gumamnya pelan.
"Cie cie cie, kayaknya bentar lagi ada yang mau jadian. Kalau udah jadian, jangan lupa kasih PJ," ucap Karin yang tiba-tiba muncul dari mana.
"Astagaa.... apaan sih Rin. Kamu jangan muncul tiba-tiba dong. Kamu mau aku jadi sakit jantung?" seru Astrid.
"Hehehe, iya maafin Karin,"sahut Karin tanpa dosa.
...****************...
Astrid memberitahu Antonius bahwa Kevin mengajak mereka Sabtu nanti ke rumahnya. Antonius tidak langsung mengiyakan ajakan Astrid, dia berpikir kalau dia ikut akan menggangu hubungan mereka nanti.
"Nggak ada yang mengganggu, Kevin kan udah janji sama kita. Lagi pula kenapa kamu berpikir seperti itu?" tanya Astrid seraya tersenyum melihat Antonius.
"Nggak ada apa-apa kok... cuma kan, biar kalian bisa lebih dekat lagi. Nanti aku malah ganggu lagi. Hari-hari Sabtu gini kan, belum tentu bang Kevin bisa ajak Astrid ," seru Antonius.
Astrid tertegun. "Ohh... kalau kamu berpikiran seperti itu, kita nggak usah pergi deh. Masa iya cuma Astrid doang yang pergi. Kamunya enggak"
"Ya udah deh Ast. Aku ngikut aja. Sia-sia dong aku ikut nonton tapi nga ikut makan. Hehehe,"
__ADS_1
"Iyaa. Jadi nanti kita berangkatnya di jemput trus di antar balik lagi sama Kevin".
Kalau gitu Astrid masuk kelas dulu ya ucap Astrid sambil berlalu pergi masuk ke kelasnya. Begitu juga dengan Antonius.
Astrid baru saja akan memasuki kelasnya ketika di lihatnya Kevin keluar dari dari XII IPS 1 sendirian. Seketika terpikir olehnya untuk memberitahukan kepada cowok itu kalau Antonius setuju ikut ke rumahnya.
"Kevin!"
Kevin berbalik dan tersenyum mengetahui Astrid yang memanggilnya.
"Kenapa, Ast?"
"Ini tadi aku udah kasih tau sama Antonius.
Katanya dia mau. Kalau bisa nanti jemput kami ya," seru Astrid.
"Iya Ast. Nanti aku jemput kamu dulu. Habis itu kita jemput Antonius," sahut Kevin.
"Sip, kabarin aku aja ya Vin. Aku masuk ke kelas dulu nih, kamu mau kemana?"
"Ini di panggil kepsek, katanya ada yang mau di bahas. Kalau gitu duluan ya Ast," ucap Kevin meninggalkan Astrid.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Author: Jangan lupa tersenyum dan bahagia.