
Sesampainya di kos Randy pun menghubungi Ayu. 'Tut...tut...tut...'
Setelah lama menunggu, telpon pun di angkat sama Ayu. "Halo Ayu" sapa Randy
"Halo juga, ini siapa ya?" tanya Ayu
"Ini Randy, kembaran Rangga" balas Randy
"Oh, Randy toh, lo dapat nomor ini dari Rangga ya?" ucap Ayu menebak
"Kok tau Ayu bisa tau?" tanya Randy keheranan
"Karena lo telah menderingkan hatiku...hahaha..." ucap Ayu sambil tertawa lucu
"Pandai lo ngegombal ya" ucap Randy
"Habisnya gue bosen, gue selalu di gombalin sama cowok, sekali-kali gue ngegombal juga" ucap Ayu
"Ayu, besok lo sibuk gak?" tanya Randy
"Gak sibuk, jadwal kuliah pun tidak ada, memangnya kenapa Randy?" tanya Ayu
"Gue mau ngajak lo jalan ke taman?" tanya Randy
"Taman yang baru yang di dekat sungai?" tanya Ayu
"Iya, lo mau kan gue ajak jalan?" tanya Randy
"Mau banget soalnya gue belum sempat pergi ke sana juga, besok lo mau jemput pakai apa?" tanya Ayu
"Pakai mobil, gue akan mengambilnya dari rumah gue" ucap Randy
"Lo orang kaya ya Randy?" tanya Ayu
"Ayah gue yang kaya, kalo gue gak merasa kaya" balas Randy
"Kenapa Randy, lo ada masalah sama ayah lo?" tanya Ayu penasaran
"Gak ada, cuma dia gak pernah peduli sama gue ketika di rumah" ucap Randy
"Kenapa bisa begitu?" tanya Ayu kembali
"Mereka hanya mementingkan pekerjaannya di bandingkan anaknya sendiri" ucap Randy
"Ya udah lo sabar saja, gak ada orang di dunia ini yang gak sayang sama anaknya, mungkin suatu saat dia akan menyayangimu" ucap Ayu
"Gimana kabar lo ayu?" tanya Randy
"Gue baik saja kok, kalau Randy gimana?" balas Ayu
"Gue baik juga, udah dulu ya nelponnya, sudah larut malam" ucap Randy
"Iya, selamat malam Randy" ucap Ayu
"Selamat malam juga Ayu" ucap Randy sambil mematikan telponnya
Keesokkan harinya, Randy pergi dulu ke rumahnya untuk meminjam mobil. Karena mau Randy gunakan untuk menjemput Ayu ke rumahnya.
"Assalamualaikum Mbok!" teriak Randy di depan pagar rumahnya
"Assalamualaikum Mbok, ini Randy pulang tolong bukain pagarnya" ucap Randy sekali lagi karena mbok belum keluar dan membuka pagar
Tak berapa lama, si Mbok pun muncul dan membuka pagar rumah Randy. "Maaf tuan, saya tadi lagi bersih-bersih, makanya telat" ucap Mbok
"Iya gak apa-apa Mbok, Ayah dengan Ibu ada di rumah?" tanya Randy
"Gak ada tuan, mereka sudah berangkat kerja" ucap Mbok
"Oh, jadi aku kesini mau memakai mobil, nanti mbok langsung bilang ke Ayah ya!" ucap Randy
"Saya takut tuan, kenapa gak tuan sendiri yang bilang?" ucap Mbok yang sedikit takut
"Aku kan lagi bertengkar dengan ayah, aku juga malas ketemu sama ayah, jadi nanti mbok bilang saja seperti yang aku bilang tadi" ucap Randy
__ADS_1
"Baik tuan, tuan gak mau singgah dulu ke rumah?" tanya Mbok
"Gak usah repot segala, aku kesini cuma mau mengambil mobil" ucap Randy
"Baik tuan" ucap Mbok
Randy pun berjalan menuju ke garasi mobil, "Dan juga Pak Sandy masih bekerja jadi tukang kebun kita mbok?" tanya Randy
Randy pun membuka pintu garasi dan masuk ke dalam mobil, "Masih tuan, bilang juga sama dia, makasih untuk kalian berdua yang sudah merawatku sewaktu aku masih kecil" ucap Mbok
Mbok pun memberikan kunci mobilnya, "Makasih tuan atas pujiannya, dan tuan hati-hati di jalan" ucap Mbok
Randy pun mengambil kuncinya, "Makasih mbok" ucap Randy
Randy pun mengambil mobil yang ada di garasinya. Dan langsung pergi dari rumahnya menuju ke rumah Ayu.
Randy pun pergi dari rumahnya menuju ke rumah Ayu menggunakan mobil yang di
pinjam dari rumahnya.
HP Randy pun tiba-tiba berbunyi lalu Randy pun mengangkat telponnya. "Halo Randy" sapa Rangga di telpon
"Oh, Rangga, ada perlu apa nelpon gue?" ucap Randy
"Lo lagi dimana ini?" tanya Rangga
"Gue lagi mau ke rumah lo" ucap Randy
"Kenapa lo mau ke rumah gue?" tanya Rangga penasaran
"Gue mau ngajak Ayu jalan-jalan" balas Randy
"Lo mau jalan kemana?" tanya Rangga
"Ke taman yang baru di buka" balas Randy
"Gue boleh ikut gak?" tanya Rangga
"Iya, gue ngerti, kalian hati-hati saja nanti" ucap Rangga
"Tenang Rangga, gue akan menjaganya" ucap Randy
Rangga pun mematikan telponnya. Tak lama kemudian, Randy pun sampai di rumah Ayu.
"Assalamualaikum" ucap Randy sambil mengetok pintu rumah Ayu
Pintu pun di buka sama Pak Ridho. "Wa'alaikumsalam, cari siapa ya nak Randy?" tanya Pak Ridho
"Ayu ada di rumah pak?" tanya Randy
"Ada, dia sudah dandan dari tadi, silahkan masuk dulu" ucap Pak Ridho mempersilakan
"Gak usah repot pak, kami sebentar saja" ucap Randy menolak
Tak berapa lama, Ayu pun langsung keluar dari kamar dan langsung menuju ke depan rumahnya. "Sudah lama nunggunya?" tanya Ayu
"Gak kok, baru aja nyampe" ucap Randy sambil melihat Ayu dari bawah sampai ke atas
"Gimana penampilan gue?" tanya Ayu
"Lo cantik seperti bidadari" puji Randy
"Yang jatuh dari surga" di sahut Ayu
"Bukan, jatuh dari hatiku...haha... " jawab Randy
"Lo bisa aja, ya udah kita cepat berangkat" ucap Ayu
"Oh, iya gue hampir lupa, karena kecantikan lo, gue sampai melupakan segalanya" ucap Randy menggombal
"Hmm, lanjut nanti saja gombalnya, Ayah...!!!Ayu pergi dulu ya?" ucap Ayu
"Iya yu hati-hati dijalan" balas Pak Ridho
__ADS_1
"Iya yah, kami akan hati-hati di jalan" ucap Ayu
"Nak Randy juga hati-hati ya" ucap Pak Ridho
"Iya Pak Ridho" ucap Randy
Randy dan Ayu pun masuk ke dalam mobil lalu berangkat dari rumah Ayu dan menuju ke taman baru.
"Ini mobil punya lo Randy?" tanya Ayu
"Iya, gue ngambilnya ke rumah tadi" balas Randy
"Kok lo mau ngajak jalan orang miskin seperti gue?" tanya Ayu
keheranan
"Mungkin karena cinta" jawab Randy bercanda
"Hem, gombal lo ya?" tanya Ayu
"Kalau gue serius gimana?" balas Randy
"Ya gak apa-apa" ucap Ayu sambil memandang ke arah lain
Setelah lama mengobrol akhirnya Ayu dan Randy sampai di taman baru. Randy pun memarkirkan mobilnya di dekat taman. Lalu mereka keluar dari mobil dan berjalan menuju ke taman baru.
"Wah cantik nya taman ini Randy" ucap Ayu sambil tertawa melihat tamannya
"Iya, tapi lebih cantikkan lo" balas Randy
"Lo bisa aja Randy, gimana kalau kita duduk disitu?" ucap Ayu sambil nunjuk kursi di taman itu
"Iya boleh kita duduk saja, capek juga kalau harus berdiri" balas Randy
Kami berdua pun duduk di bangku taman, "Randy kita foto berdua yuk?" tanya Ayu.
"Boleh, tapi pakai hp siapa?" tanya Randy
"Hp lo saja Randy" ucap Ayu
Randy pun mengambil hp dari kocek celananya, "Ok, ini hp gue" ucap Randy sambil memberikan ke Ayu
Ayu pun mulai mengarahkan kamera, "Ok, lo senyum ya, 1..2..3...cekrek" ucap Ayu sambil senyum
"Gimana hasilnya?" ucap Randy sambil melihat hasilnya di hp
"Bagus kok, nih coba lo lihat" ucap Ayu sambil memperlihatkan hasil fotonya
"Lo pandai juga ya mengambil gambar" puji Randy
"Iyalah cewek kan suka memang suka foto-foto makanya bagus...haha" ucap Ayu yang wajahnya memerah karena di puji sambil tertawa sedikit
"Ayu, gue mau ngomong sesuatu sama lo?" tanya Randy
"Ngomongin apa Randy?" balas Ayu
"Sebenarnya gue tu ci..." ucap Randy yang tiba-tiba terdiam karena merasakan
sakit di sekujur tubuhnya.
"Randy lo kenapa diem aja?" tanya Ayu yang merasa aneh dengan Randy
"Gue juga gak tau, tiba-tiba tubuh gue merasakan sakit" ucap Randy
"Gimana kalau kita ke dokter takutnya lo kenapa-napa?" ucap Ayu khawatir
Randy pun teringat bahwa dia bisa merasakan, "Sepertinya bukan gue yang harus di bawa ke dokter tapi adik lo yu" ucap Randy
"Kenapa dia yang di bawa ke dokter?" tanya Ayu kebingungan
"Maaf gue gak bisa beritahu lo sekarang, tapi saat ini adik lo sedang dalam bahaya" ucap Randy
Bersambung
__ADS_1