Kita Kembar

Kita Kembar
Bangun Tidur


__ADS_3

Keesokan harinya, Randy terbangun dari tempat tidurnya dan melihat istrinya yang tidur di arah kanannya. Randy pun mencoba menggerakkan tangan kirinya untuk mengusap pipi istrinya Ayu namun entah kenapa tangan Randy tidak bisa di gerakkan seperti ada sesuatu yang menimpanya. Randy pun melihat ke arah kirinya, ternyata ada Desi yang tidur di atas tangannya. Randy pun mencoba untuk tenang karena kalau ribut pasti istrinya bakalan terbangun dan memarahinya.


Randy pun mencoba perlahan menarik tangannya, namun tiba-tiba Desi malah memegang tangan Randy dan membuat tangannya jadi semakin sulit untuk di tarik. Jantung Randy mulai deg-degkan karena takut ketahuan istrinya apalagi istrinya juga sedang berada di sampingnya. Randy pun mencoba kembali melepaskan genggaman tangan Desi dengan membuka jarinya satu per satu lalu menarik tangannya. Setelah berhasil menarik tangannya, Randy pun menghadap ke arah istrinya dan mau mencoba mengusap pipinya.


Lalu tiba-tiba dari belakang, Desi malah memeluk tubuh Randy dan membuat situasi semakin gawat. Randy pun semakin deg-degkan sampai dia berkeringat karena saking takutnya di marah oleh Ayu. Randy yang mulai panik mencoba menghirup udara lalu menghembuskan nafasnya agar lebih tenang. Randy pun kembali melepaskan pelukan Desi dengan perlahan-lahan. Akhirnya tangan Desi yang memeluk Randy pun bisa terlepas lalu Randy pun melihat ke arah belakang untuk memastikan tangan Desi ke arah lain.


Setelah memastikan dan ternyata tangan Desi tidak ke arahnya, Randy pun kembali mencoba untuk mengusap pipi istrinya. Namun tiba-tiba ada yang menepuk pundak Randy dan itu pun membuat Randy reflek menoleh ke belakang.


'Brak,' Pukulan pun tak terhindarkan mengarah ke muka Randy. Randy yang kesal pun spontan teriak,"Desi...!!!".


Mendengar teriakan itu membuat Desi terbangun sambil mengusap matanya dan bilang, "Ada apa sih pagi-pagi teriak nama gue?" tanya Desi.


"Lihat nih, lo mukul wajah gue," ucap Randy sambil menunjuk ke wajahnya yang merah.

__ADS_1


"Maaf, aku biasanya mengiggau kalau tidur," ucap Desi


"Iya, tapi gak sampai mukul juga dong," ucap Randy yang tidak sadar bahwa istrinya juga terbangun dan sedang menatapnya dari belakang


Mata Desi pun melotot ke arah belakang Randy, namun Randy tetap tidak sadar lalu Desi pun menunjuk menggunakan bibirnya. Namun Randy malah bilang, "Bibir lo kenapa begitu, minta di cium?" tanya Randy


"Bukan, itu di belakang lo," ucap Desi.


"Di belakang?, lo mau mengalihkan pembicaraan kan, trik jadul masih aja di pake," ucap Randy


"Sakit ya, gimana kalau di ginikan lagi," ucap Ayu.


"Aduh...!!!, sayang itu malah tambah sakit, maafkan aku sayang, lagipula ini bukan salahku, Desi itu mengingau lalu dia gak sengaja tidur disini, " ucap Randy

__ADS_1


"Baiklah kalau kejadian itu aku masih maafkan, gimana dengan yang tadi saat kamu bilang minta di cium?," tanya Ayu


"Itu kan bercanda sayang lagipula tadi aku sudah di peluk" ucap Randy lalu menutup mulutnya karena keceplosan


"Tuh kan, kamu udah macem-macem pas dia lagi tidur," ucap Ayu.


"Yang memeluk aku tu dia bukan aku sayang, maafin aku ya?" ucap Randy


Ayu pun mencoba tenang lalu mencoba membuat kesepakatan, "Baiklah, sebagai gantinya jatah gajimu untuk aku semua, gimana setuju?" tanya Ayu


"Tapi aku mau makan gimana?" tanya Randy


"Nanti aku masakkan dari rumah, deal?" tanya Ayu kembali

__ADS_1


"Baiklah," ucap Randy


Bersambung


__ADS_2