
Mendengar hal itu membuat Rangga dan Randy kaget karena tidak mungkin manusia bisa muncul secara tiba-tiba. Keduanya pun berpikir dan bertanya-tanya di dalam hatinya, siapakah sebenarnya ayah angkat Rangga. Namun ketika sedang berpikir, July pun memotong pembicaraan dan meminta Rangga menyerahkan piring itu.
"Lo mau piring itu, ini gue ada bawa", ucap Rangga lalu mengeluarkan piring namun July tidak percaya karena terakhir kali Rangga berbohong kepadanya.
July pun meminta Randy untuk mengecek keaslian piringnya, Randy pun mendekati Rangga dan memeriksa piring yang di bawanya. Setelah dekat, Randy pun mengambilnya lalu bilang, "Ini palsu, karena gue juga bawa piringnya", ucap Randy lalu mengeluarkan dari dalam bajunya.
Mendengar hal itu July mulai bingung karena piringnya terlihat sama dan tidak ada perbedaan. July yang mulai kesal pun meminta keduanya untuk mencoba kemampuannya namun Rangga dan Randy menolak karena nyawa mereka tinggal setengah jadi tidak bisa di coba-coba. July pun memutuskan untuk pengawalnya yang mengambil lalu mencoba untuk menggunakan piringnya. Pengawal July pun mendekat dan ingin mengambil piring yang di pegang keduanya.
Setelah di ambil pengawal July, pengawal itu pun mendekat ke July lalu tiba-tiba July menembak tangan ayah kandung Randy dan Rangga yang membuat ayahnya menjerit kesakitan. Randy dan Rangga pun reflek ingin ke depan namun senjata langsung di todongkan kembali arah ke Randy. Kedua pengawal pun di suruh untuk mencoba piringnya, piring pun di arahkan ke ayah kandung Randy dan sambil mengucapkan menteranya.
__ADS_1
Ternyata piring satunya tidak berhasil, jadi pengawal satunya mencoba kembali dan keluarlah cahaya biru di dekat ayah kandung Randy yang terluka. Cahaya itu pun langsung menutup luka dari ayahnya. Semua orang yang berada di aula pun merasa kaget melihat kecanggihan piringnya. Setelah itu July pun mengambil piring yang di bawa pengawalnya. Sedangkan Randy marah dengan Rangga karena dia ternyata selama ini yang membawa piring ajaibnya. Rangga pun meminta maaf kepada Randy karena sudah membawa benda yang harusnya di jaga malah di serahkan begitu saja.
Namun Randy tidak mempermasalahkannya, malah Randy bersyukur berkat piring itu ayahnya menjadi terselamatkan. Setelah itu Randy pun bertepuk tangan lalu mau bilang sesuatu namun dari kejauhan terdengar suara langkah kaki yang mau masuk ke aula dan bilang, "Selamat, kalian telah menemukan teknologiku" ucap orang yang baru saja masuk.
Setelah masuk ternyata itu adalah ayah angkat Rangga, "Ayah, kenapa kamu ada disini?" tanya Rangga.
"Darimana ayah tau, kan disini tidak ada kamera maupun CCTV?" tanya Rangga.
"Aku tau dari masa depan, aku sudah tau kejadian ini pasti terjadi" ucap ayah angkat Rangga sambil berjalan mendekati Rangga dan juga Randy.
__ADS_1
"Maksudnya kami berdua tidak mengerti?" tanya Randy.
"Maksudnya, aku bukan berasal dari sini, aku berasal dari waktu yang berbeda dengan kalian" ucap ayah angkat Rangga menjelaskan.
"Tunggu dulu, itu tidak mungkin terjadi, kalo kamu dari masa depan kenapa kami tidak melihat mesin waktu?" tanya Randy.
"Yang kalian peganglah mesin waktunya, namun itu tidak bisa di gunakan lagi dan hanya bisa di gunakan untuk menyembuhkan" ucap ayah angkat Randy.
Bersambung
__ADS_1