Kita Kembar

Kita Kembar
Menjebak Rangga


__ADS_3

Setelah mendengar rencana dari Desi, aku pun besoknya langsung pulang ke Jakarta lagi. Aku pulang tanpa membawa Ayu karena masih di tahan sama Desi. Jujur rencana


ini berat aku lakukan lantaran Rangga adalah saudara kembarku. Aku melakukan ini karena terpaksa, aku gak bisa berbuat banyak.


Setelah sampai di bandara, aku langsung kembali ke rumahku dulu untuk mengambil mobil. Sesampainya di rumahku, aku langsung buru-buru mengambil mobil lalu


pergi ke rumah Rangga. Sesampainya di rumah Rangga, aku pun berdiri di depan pintu rumahnya lalu mengetok pintu rumahnya, dia pun keluar dari rumah. Setelah aku mengobrol sebentar sama dia, aku pun menyuruh dia membawa piring untuk di bawa.


Setelah dia mengambil piring yang ada dalam rumahnya, aku pun menyuruh Rangga untuk masuk ke dalam mobil seperti rencananya Desi. Setelah Rangga masuk mobil lalu aku


pergi meninggalkan rumahnya dan pergi menuju hotel yang di bilang sama Desi. Walaupun agak jauh jarak dari rumah Rangga menuju hotel itu. Setelah lama dalam perjalanan, akhirnya sampai juga di hotel yang menjadi tempat pertemuan. Kami pun masuk ke dalam hotel lalu meminta nomor kamarnya, lalu pergi menuju kamar yang di tuju.


Setelah sampai di kamar itu, aku menyuruh Rangga untuk masuk terlebih dahulu. Setelah Rangga masuk, aku pun membius Rangga yang membuat Rangga tertidur di kamar


hotel itu. Lalu aku menelpon Desi untuk datang ke kamar itu.


"Halo Desi" ucap Randy


"Iya Randy" ucap Desi


"Desi, Rangga sudah tertidur, lo sudah bisa kesini dan bawa Istri gue Ayu!" ucap Randy marah

__ADS_1


"Baiklah, gue akan ke sana" ucap Desi


Desi pun sedang dalam perjalanan kesini dengan membawa Ayu, Aku pun menunggu di kamar itu lumayan lama dan membosankan. Tak berapa lama ada yang mengetok pintu,


ketika aku lihat ternyata itu Desi, dia sudah datang dengan 2 orang anak buahnya. Aku pun membukakan dia pintu.


"Mana Rangga?" tanya Desi


"Dia sudah gue tidurkan, dia ada di sofa" ucap Randy


Desi pun melihat di sofa dan dia melihat Rangga tertidur.


"Jadi dimana istri gue?" tanya Randy


"Ini gak seperti dalam kesepakatan kita" ucap Randy


"Gue lakuin ini supaya lo gak langsung ngejar gue" ucap Desi


"Curang lo Desi!" ucap Randy kesal


"Lo masih aja percaya gue Randy" ucap Desi

__ADS_1


Setelah itu Rangga pun dibawa sama Desi dan 2 anak buahnya keluar dari hotel itu. Aku di suruh menunggu di kamar hotel sampai mereka beneran pergi. Tak berapa lama, aku mendapatkan telpon dari Desi.


Randy pun mengangkat telpon Desi, "Halo Desi" ucap Desi


"Halo Randy, gue akan beritahu lo lokasi Ayu" ucap Desi


"Dimana Ayu cepat beritahu gue?" tanya Randy


"Ayu ada di sebelah kamar lo, kalau gitu gue tutup telponnya" ucap Desi


Aku pun langsung pergi ke kamar sebelah hotel, kebetulan di depan kamar hotel itu ada kuncinya, aku pun langsung membukanya. Setelah terbuka aku pun mencari Ayu di


dalam kamar hotel itu. Aku pun menemukan Ayu di ikat di atas kasur hotel itu, lalu aku pun membuka tali ikatannya. Setelah terlepas, aku pun mencoba menyadarkan Ayu yang nampaknya tidak sadarkan diri akibat efek obat bius.


"Ayu bangun yu" ucap Randy sambil menggoyangkan tubuh Ayu


"Ayu bangun....." ucap Randy


"Ayu bangun yu, please bangun..." ucap Randy


Tak berapa lama, Ayu pun bangun dari tidurnya, dia membuka matanya perlahan-lahan, dia mulai melihat aku.

__ADS_1


"Lo bukan Randy kan? tanya Ayu


Bersambung


__ADS_2