Kita Kembar

Kita Kembar
Kemauan Desi


__ADS_3

"Kenapa lo gak beritahu media waktu itu?" tanya Randy


"Media tidak mungkin percaya dengan omongan anak kecil, semua kejadian itu hanya di anggap kecelakaan biasa, padahal orang tuamu yang salah Randy" ucap Desi


"Kenapa bisa salah, bukannya kedua mobil saling bertabrakan?" tanya Randy


"Bukan Randy, Ayah lo senggol mobil ayah gue dari samping, ketika dia mau melewati kami, tiba-tiba ada mobil dari arah depan mobil ayahmu, dia menyenggol kami sampai kami terjatuh ke hutan dan membuat mobil kami terbalik" ucap Desi menjelaskan


"Kalau mobil terbalik, bukannya masih bisa selamat?" tanya Randy


"Itu menurut logika, tapi kalau mobilnya terbakar, kami gak bisa apa-apa lagi" ucap Desi


"Maafkan ayah gue, tolong lepaskan kami berdua, gue dan istriku gak ada hubungannya dengan semua ini kan?" ucap Randy


"Sayangnya kalian gak bisa aku lepaskan, aku akan beri persyaratan kepada kalian!" ucap Desi


"Aku akan berikan apapun, tapi tolong lepaskan istri gue" ucap Randy lalu Ayu pun di bawa lalu di letakkan oleh Desi ke tempat lain


Setelah selesai di letakkan ke tempat lain, Desi pun mengajukan syaratnya. "Gue setuju akan melepaskan jika lo mau menuruti apa mau gue, syarat pertama sudah gue jelasin di awal, lo serahkan piring dan juga Rangga" ucap Desi


"Syarat kedua?" tanya Randy


"Syarat kedua cukup mudah, paksa Rangga menikah dengan gue" ucap Desi


"Lo gila, mana mungkin dia mau nikah sama lo!!!" ucap Randy marah


"Gue tau, tapi jika lo yang menyuruhnya pasti dia mau kan?" ucap Desi


"Ok, syarat ketiga apa?" tanya Randy

__ADS_1


"Buat bisnis ayah lo bangkrut" ucap Desi


"Kenapa harus membuatnya bangkrut?, dia kan sudah memberi lo uang ganti rugi juga, kenapa lo masih dendam?" ucap Randy marah


"Gue dendam karena uang yang di beri ke gue itu tidak cukup untuk hidup gue, lo paham gak?" ucap Desi sambil marah


"Tapi kan dia udah bantuin lo" ucap Randy


"Gak, dia hanya mementingkan uangnya saja daripada keluarga gue yang di bunuhnya, jadi milih yang mana?" ucap Desi


"Gue akan menyerahkan piring dan Rangga" ucap Randy


"Pilihan yang bagus, kenapa lo tega ngorbanin saudara kembar lo?" ucap Desi


"Gue muak jadi yang kedua, soalnya Ayu suka pertama kali sama Rangga bukan sama gue" ucap Randy


"Baiklah kalau gitu, gue akan ceritakan disini rencana gue" ucap Desi


"Tapi bisa gak lo lepasin dulu ikatan di kursi ini" pinta Randy


"Ok gak masalah, gue akan suruh anak buah gue ngelepasinnya" ucap Desi


Anak buah Desi pun melepaskan ikatannya, aku pun jadi bisa leluasa meregangkan tanganku, soalnya pegel banget pas di ikat. Setelah itu aku pun mendengarkan rencana Desi.


"Begini rencananya, lo akan pura-pura meminjam piring yang di simpan di rumah Rangga, terus ajak dia jalan menuju ke hotel ini, lalu bius dia dan biarkan kami masuk


untuk mengambil piring sama Rangga mengerti?" ucap Desi menjelaskan


rencananya

__ADS_1


"Ok gue paham, berarti gue besoknya mesti pulang dulu dari Bali menuju Jakarta" ucap Randy


"Pastinya, dan juga sorry tadi gue bohong akan melepaskan Ayu" ucap Desi


Randy pun mencoba memukul namun di halangi anak buah Desi, "Penipu, katanya lo janji melepaskan dia?" ucap Randy


"Kalau gue gak nahan Ayu, lo bakal mengkhianati gue, gue tau sifat lo Randy" ucap Desi memperingatkan


"Brengsek lo Desi" ucap Randy marah


"Terserah lo mau bilang apa ke gue, yang gue mau piring sama Rangga" ucap Desi


"Piring itu mau lo apakan sebenarnya?" tanya Randy


"Gue mau menghidupkan nyawa orang tua gue" ucap Desi


"Itu gak mungkin bisa Desi, Piring itu hanya penyembuh saja" ucap Randy


"Kata siapa itu hanya penyembuh saja?" ucap Desi


"Maksud lo Desi?" tanya Randy kebingungan


"Piring itu sebenarnya untuk menyerap energi kehidupan" ucap Desi


"Darimana lo bisa tau, lo kan gak pernah lihat atau menyentuhnya?" ucap Randy


"Gue tau dari temen lo si meong, apa lo lupa, lo kan pernah minta bantuan sama dia?" ucap Desi


"Lo apakan lagi si meong?" tanya Randy kesal

__ADS_1


"Tenang saja gue gak membunuhnya, gue cuma merayunya saja, itu gak penting lagi, yang paling penting rencana ini gak boleh gagal, ngerti!!!" ucap Desi sambil menatap mata Randy


Bersambung


__ADS_2