
"Gue mengambil semua, lo nya aja yang gak bisa jaga, makanya punya body tu kayak gue, percuma saja wajah cantik tapi bodynya kayak gitu" ucap July
"Apa lo bilang?, lo itu yang harusnya gak usah ganjen jadi cewek, mentang-mentang pindahan!" ucap Desi
Terjadilah adu mulut antara Desi dan July. Sementara itu Rangga sedang mengeluarkan ayahnya dari ruangan yang mengurungnya. Setelah Rangga keluar ruangan, Rangga melihat Desi sedang memegang piring dan adu mulut dengan July. Kesempatan ini pun tidak di sia-siakan Rangga untuk kabur. Rangga pun lalu lari keluar ruangan bersama ayahnya. Namun karena merasa Desi sudah banyak membantunya, Rangga pun kembali ke ruangan dan memegang kedua tangan Desi.
"Des, ayo kita kabur dari sini!" ucap Rangga
"Lo saja yang kabur, gue masih ada urusan sama dia!" ucap Desi
"Gak perlu lagi, lagipula aku cuma menginginkan ayahku kembali" ucap Rangga
__ADS_1
"Piring ini gimana?" tanya Desi
"Berikan saja kepadanya" ucap Rangga
Piring penyembuh itu pun di berikan kepada July, Desi dan Rangga pun kabur dari ruangan itu. Desi, Rangga dan Ayah Angkat Rangga pun mencoba menuju ke lift keluar dari perusahaan July. Ketika sudah mendekati lift, entah kenapa banyak sekali yang mengejar. Sepertinya July sudah tau bahwa Piring yang di berikan adalah palsu. Mereka bertiga pun mencoba lari sekencang-kencangnya untuk sampai ke lift. Namun tiba-tiba Desi terjatuh, Rangga yang melihat Desi terjatuh di belakangnya, mencoba kembali untuk membantu Desi.
"Lo kenapa kembali lagi kesini?, mereka sudah mulai mendekat kesini sebaiknya lo langsung saja ke lift" ucap Desi
Rangga pun menggendong Desi seperti tuan putri menuju ke lift, setelah sampai dekat lift, Rangga melihat ayahnya yang sedang menahan pintu lift agar tidak tertutup. Rangga pun teriak "Ayah cepat lepaskan pintunya!".
Ayah Rangga pun menuruti kemauan Rangga, jadi ayahnya menutup pintunya. Setelah itu Rangga pun melempar Desi sekuatnya dan berhasil masuk ke dalam lift namun Rangga yang tidak berhasil. Ayah angkat Rangga pun kaget dan melihat Rangga melambaikan dari balik pintu lift yang transparan.
__ADS_1
Ayah Rangga pun mencoba membuka pintu lift kembali namun di tahan oleh Desi karena yang mengejar sudah mendekati Rangga. Desi pun bilang "Ini semua ide Rangga, dia hanya berniat menyelamatkan ayahnya walau harus mengorbankan dirinya" ucap Desi
"Kenapa dia tidak bilang dari awal ketika membebaskanku di ruangan itu, dia hanya menangis dan mengatakan baik-baik saja kepadaku?" ucap Ayah Angkat Rangga
"Karena dia tidak mau, ayahnya mengkhawatirkan keadaannya, dan dia menyuruhku menemui Randy jika rencananya tidak berhasil" ucap Desi
"Tapi gimana kalau Randy, tidak bisa membebaskan Rangga?" tanya Ayah Angkat Rangga kepada Desi
"Aku sangat yakin Randy bisa melakukannya" ucap Desi
Setelah itu mereka berdua pun keluar dari lift, lalu menelpon Randy dan menyuruh Randy untuk menjemputnya. Randy sedikit merasa ragu namun ketika mendengar suara Ayah Angkat Rangga, Randy mulai percaya dan akan menjemput mereka berdua. Desi dan Ayahnya pun pergi dari gedung rahasia itu dan mencoba menjauh sambil bersembunyi. Desi dan Ayah angkat Rangga pun menunggu Randy menjemputnya. Setelah 1 jam menunggu, akhirnya Randy pun datang, masuklah Desi dan Ayah Angkat Rangga ke dalam mobil Randy.
__ADS_1
Bersambung