Kita Kembar

Kita Kembar
Sadar


__ADS_3

Seminggu kemudian Randy pun tersadar. Saat ini Ayu sedang memegang tangannya. Ayu pun memanggil Dokter ketika tau bahwa Randy sudah siuman.


"Gimana dok keadaannya?" tanya Ayu


"Alhamdulillah sudah baik" ucap Dokter


"Saya akan menelpon pak Rudi untuk memberitahu Randy sudah siuman" ucap Dokter


Ayu pun menelpon pak Rudy, ketika mendengar itu Pak Rudy dan istri pun buru-buru pergi ke rumah sakit untuk menemui Randy.


"Saya tinggal dulu ya, kamu sudah bisa ngobrol sama dia" ucap Dokter lalu pergi dari ruangan itu


"Makasih dok" ucap Ayu


"Ayu..." ucap Randy pelan


"Iya Randy" ucap Ayu


"Sudah berapa lama gue tidak sadar?" tanya Randy


"Sudah seminggu lo tidak sadarkan diri Randy" jawab Ayu


"Jadi selama seminggu lo nungguin gue disini?" tanya Randy


"Gak cuma gue, kadang gue gantian sama Rangga dan orang tua lo" jawab Ayu


"Ayah dengan ibu ada menjenguk gue?" tanya Randy


"Iya Randy mereka menjenguk lo" ucap Ayu


"Gue kira mereka tidak memperdulikanku" ucap Randy


"Mereka sangat peduli, semua biaya mereka yang bayar" ucap Ayu


"Rangga gimana kabarnya?" tanya Randy

__ADS_1


"Dia baik-baik saja, dia juga yang menolong lo, kalau dia gak ada mungkin lo sudah mati" ucap Randy


"Makasih ya sudah menjaga gue" ucap Randy


"Kan gue pacar lo, wajar dong gue jagain lo" ucap Ayu sambil tersenyum


"Oh, iya hampir lupa" ucap Randy


"Lo istirahat dulu, jangan banyak bergerak, lo harus cepat-cepat pulih biar kita bisa jalan bareng lagi" ucap Ayu


"Baiklah, lo jangan kemana-mana, temani gue ya?" ucap Randy


Ayu pun menemani Randy sampai kedua orang tua Randy datang. Tak lama kemudian orang tua Randy datang dan masuk ke ruangan Randy, "Gimana keadaan Randy yu?" tanya Pak Rudy


"Dia baik-baik saja, dia sudah bisa bercanda lagi tadi" ucap Ayu


"Syukurlah, alhamdulillah" ucap Pak Rudi


"Tadi dokter mau bicara sama Bapak, Ibu dan juga Randy" ucap Ayu


"Tolong kamu panggil dokternya, dan beritahu saya akan mendengarkan apa yang di katakan sama dokter" ucap Pak Rudi


Ayu pun memanggil dokter untuk ke ruang perawatan Randy, karena ini urusan keluarga Randy, Ayu pun menunggu keluar. Pak dokter pun masuk ke ruangan Randy.


"Pak dokter, mau bicara apa ke kami?" tanya Pak Rudy


"Pasca kami mengoperasi Randy, kami mendeteksi dia dan ternyata Randy mempunyai penyakit kanker di tubuhnya" ucap Dokter


"Kanker...!!!" ucap Pak Rudi terkejut mendengar kabar itu


"Kok bisa dok?" ucap Pak Rudi


"Bisa saja Pak, dan Randy juga harus secepatnya di operasi untuk mengangkat kanker dari tubuhnya, makanya kami meminta persetujuan bapak, ibu dan juga Randy" ucap Dokter


"Gimana Randy kamu setuju?" tanya Dokter

__ADS_1


"Saya gak masalah tapi jangan beritahu sama Ayu ya, saya takut dia khawatir" ucap Randy


"Baiklah kalau begitu, jadi besok kita akan mengoperasi kamu dan kamu tetap disini ya, kami akan menyiapkan berkasnya dulu" ucap Dokter


Setelah ini dokter pun keluar dari ruangan, "Ayah dan ibu, tolong panggilkan Ayu, saya mau bicara berdua sama dia" ucap Randy


"Baiklah, ayah dan ibu akan keluar dulu dan memanggil Ayu untuk kesini" ucap Pak Rudi


Keluarlah orang tua Randy dan menyuruh Ayu yang sedang berada di luar untuk masuk ke ruangan Randy. Ayu pun masuk ke ruang perawatan Randy.


"Randy, lo mau bicara apa sama gue?" tanya Ayu


"Gue besok mau jalan sama lo" ucap Randy mengajak


"Kita mau kemana?" tanya Ayu


"Ke pantai yang ada dekat sini" ajak Randy


"Tapi lo kan belum pulih" ucap Ayu yang khawatir


"Gue besok sudah di bolehin keluar sama dokter" ucap Randy berbohong


"Beneran, lo gak bohong kan sama gue?" ucap Ayu


"Gak mungkin, gue itu mau menghabiskan waktu sama lo" ucap Randy


"Jam berapa kita perginya?" tanya Ayu


"Pagi saja, dan juga jangan beritahu ayah sama ibu gue ya, kita diam-diam perginya" ucap Randy


"Kenapa gak boleh beritahu mereka?" tanya Ayu curiga


"Karena gue gak mau mereka mengganggu kita berdua" ucap Randy


"Tapi lo jangan paksain jalan ya nanti" ucap Ayu

__ADS_1


"Tenang saja, gue gak akan merepotin lo" ucap Randy


Bersambung


__ADS_2