Kita Kembar

Kita Kembar
Nikah


__ADS_3

Randy dan Ayu pun menelpon mobil jenazah lalu pergi mengantar Rangga di


rumah duka. Randy dan Ayu sedang berada di dalam mobil jenazah.


"Randy apakah tidak ada cara untuk menyelamatkannya?" tanya Ayu yang merasa kehilangan


"Gue gak tau, mungkin kita bisa menggunakan piring itu lagi" sahut Randy


"Tapi gue takut nanti lo yang mati, gue gak mau kehilangan orang yang gue cintai" ucap Ayu


"Tapi gimana kalau kita berbagi nyawa?" ucap Randy


"Maksud lo Randy?" tanya Ayu kebingungan


"Maksud gue, gue mau berbagi setengah nyawa dengan Rangga?" ucap Randy


"Memangnya itu bisa dilakukan?" ucap Ayu


"Apa Ayu lupa?, Rangga kan pernah mati waktu kecelakaan di hutan, jadi dia di tolong sama alien menggunakan piring itu untuk menyelamatkan Rangga, jadi Rangga hanya memiliki setengah nyawa waktu itu, dan dia berikan kepada gue?" ucap Randy menjelaskan


"Tapi bukannya lo punya setengah nyawa juga Randy?" ucap Ayu


"Lo bener juga, tapi menurut gue cuma lo yang bisa yu" ucap Randy


"Gue, tapi gue gak tau cara mengaktifkannya?" ucap Ayu


"Percaya saja yu, itu cara yang di bilang sama Rangga sewaktu bicara sama gue" ucap Randy


"Baiklah akan gue coba" ucap Ayu


Ayu pun mencoba menggunakan piring itu dan mengaktifkannya.


Cahaya biru pun muncul mengelilingi Rangga. Lalu perlahan cahaya itu mulai redup dan menghilang. Setelah itu Rangga pun mulai membuka matanya dan perlahan bangun.


"Rangga lo masih hidup?" ucap Randy


"Iya gue masih hidup, kok bisa?" ucap Rangga keheranan


"Syukur lah Rangga lo hidup kembali gue gak tau lagi mau bilang apa" ucap Ayu


"Kok gue bisa hidup lagi, kalian menggunakan apa untuk menyelamatkan gue?" tanya Rangga terheran-heran


"Kami menggunakan piring itu lagi" ucap Randy


"Kalian akan mati jika menggunakannya!" ucap Rangga marah

__ADS_1


"Gak akan Rangga kalau punya nyawa penuh, Ayu yang menyelamatkan


lo" ucap Randy


"Makasih yu" ucap Rangga sambil memeluk Ayu


"Ngomong-ngomong kita dimana Randy?" ucap Rangga


"Di dalam mobil jenazah" ucap Randy


"Jadi gue sudah di bawa menggunakan mobil jenazah dan gue hidup kembali, bukannya petugas yang membawa gue akan terkejut melihat gue" ucap Rangga


"Pastinya sih Rangga, karena tadi sudah di cek di rumah sakit juga" ucap Randy


"Terus tujuan kita mau kemana?" tanya Rangga


"Ke rumah lo Rangga, gak apa-apalah kita numpang gratis dulu" jawab Randy


"Oh iya Rangga ada yang mau gue bicarakan?" tanya Randy


"Iya Randy mau bicara apa?" balas Rangga


Randy pun memegang tangan Ayu, "Kami berdua mau nikah mohon restunya?" ucap Randy


"Tenang saja kalian, gue restui kalian berdua nikah, dan nanti tinggal kalian bilang saja sama ayah saja ketika kita sampai di rumah" ucap Rangga


Selepas mereka sampai di rumah duka, petugas rumah sakit pun membuka pintu


belakangnya, lalu petugas yang mengantar itu melihat Rangga yang kembali hidup dan membuat dia pingsan tak sadarkan diri.


Pak Ridho pun akhirnya menangis bahagia karena anaknya masih hidup, lalu Randy dan Ayu meminta izin sama pak Ridho untuk menikah dan di izinkan sama pak Ridho.


Randy dan Ayu pun akan menikah bulan depan. Pak ridho pun gak kesepian lagi karena Rangga masih ada untuk menjaganya.


Hari pernikahan kami telah tiba, aku dan ayu akan melangsungkan pernikahan


di dekat kampung Ayu, aku sedang bersiap-siap di anterin menuju kediaman Ayu.


"Buruan cepat Randy, nanti kita telat loh, ini kan hari besar kamu" ucap Ibu Randy


"Iya Bu, Randy lagi rapihin baju nih" ucap Randy


Kami pun berangkat beserta rombongan menuju kediaman Ayu, Setelah beberapa


jam perjalanan akhirnya sampai juga di rumahnya. Setelah berjalan menuju tempat

__ADS_1


pelaminan, kami pun melangsungkan ijab kabul, aku pun mengucapkan ijab kabul


dan di lihat sama semua keluarga dari kedua belah pihak. Kami pun resmi menjadi suami isteri.


Setelah itu kami berdua pun duduk di atas pelaminan menjadi Raja dan Ratu sehari, alangkah senangnya diriku bisa menikahi wanita yang sangat aku cintai. Aku tidak akan melupakan momen terindah ini.


*****


Di malam itu Ayu dan Randy sedang baring di tempat tidur sambil bertatapan mata satu sama lain.


"Yu, malam ini kita mau ngapain habis nikah?" ucap Randy


"Gak tau juga, mending kita tidur aja deh" ucap Ayu yang kelelahan


"Gak mau olahraga dulu gitu yu" ucap Randy


"Gak lah aku lagi capek habis acara ini" ucap Ayu


"Kamu mau bulan madu gak yu?" ucap Randy


"Boleh juga sayang, kita mau kemana bulan madunya?" ucap Ayu


"Gimana kalau ke bali?" ucap Randy


"Boleh tuh, Ayu kan gak pernah ke sana?" ucap Ayu


"Beneran gak pernah pergi ke sana?" tanya Randy


"Beneran dong masa' aku bohong, aku mana ada uang mau ke sana"


ucap Ayu


"Baiklah kita minggu depan ke bali" ucap Randy


"Makasih ya Sayang, akhirnya aku bisa pergi ke bali" ucap Ayu senang


"Sama-sama, jadi malam ini bisa kan?" ucap Randy memohon


"Bisa sih tapi matikan lampu dulu" ucap Ayu


"Kenapa di matiin?" ucap Randy heran


"Nanti ada yang ngintip" ucap Ayu


"Oh iya, gue matiin dulu" ucap Randy

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2