
Setelah kami panjang lebar membicarakan masalah fenomena itu, akhirnya kami mencapai kata sepakat untuk mencari petunjuk mengenai Rangga yang pada saat itu di temukan seorang diri ke dalam hutan.
KamiĀ sepakat untuk pergi pada esok hari karena kami berdua tidak ada jadwal perkuliahan, jadi kami besok bisa lebih lama mencari petunjuk mengenai kekuatan yang membuat kami bisa merasakan sakit satu sama lain.
Tidak terasa sudah mendekati jadwal mata kuliah yang kedua, kami pun kembali ke kelas lagi karena dosennya akan masuk ke kelas untuk memulai pembelajaran. Kami pun buru-buru agar tidak di keluarkan dari kelas jika kami terlambat.
Setelah kami berlari sekencang-kencangnya, akhirnya kami pun sampai dikelas dengan nafas ngos-ngosan, kami pun masuk dan duduk didalam kelas. Setelah beberapa menit dosen pun datang ke kelas kami . Dan memulai pembelajarannya di dalam kelas kami.
Setelah selesai pembelajaran, kami berdua pun pulang ke kos masing-masing.
*****
Setelah Rangga sampai ke kos, Rangga pun terpikir ingin mencoba menelpon
karena takut nomornya gak aktif, soalnya waktu di kampus Rangga gak bisa
mencobanya karena takut telat masuk ke kelas. Rangga pun menelpon Randy.
'Tut...tut...tut...'
Telpon pun angkat, "Iya, halo dengan Randy disini" ucap Randy dengan nada bicara agak ngantuk
"Halo Randy, ini Rangga, gue cuma mencoba untuk menelpon lo" ucap Rangga
"Oh, gue kira ada hal penting yang mau lo bicarakan" ucap Randy
"Gak ada kok" jawab Rangga
"Lo besok jangan lupa, kita akan ke hutan mencari petunjuk" ucap Randy mengingatkan
"Iya, gue ingat, tenang saja ingatan gue masih tajem" ucap Rangga dengan sombongnya
"Kita berangkat agak pagi soalnya kalau siang takut kesorean, di hutan bahaya kalau malam-malam" ucap Randy
"Iya, gue tau, tenang saja gak usah khawatir gue udah sering kesana, udah dulu ya, gue ngantuk" ucap Rangga
"Iya, tidur aja lo" ucap Randy
"Sorry, ganggu lo pas lagi mau tidur" ucap Rangga
"Iya, gak apa-apa, sudah biasa" ucap Randy
Rangga pun langsung mematikan telponnya.
__ADS_1
Randy pun mulai berkemas dan mencari barang yang di perlukan untuk ke pergi
hutan. Setelah mengemas barang Randy pun jadi kecapekan kemudian Randy pun
baring ke tempat tidur sambil menatap langit-langit. Setelah lama memandang
langit-langit Randy pun tidak sengaja tertidur karena kecapekan.
"Woam...ngantuknya" ucap Randy ketika bangun dari tidur nya.
Hari ini merupakan hari untuk pergi ke hutan, Randy dan Rangga ingin pergi
ke hutan untuk mencari kebenaran tentang keanehan yang mereka alami. Mereka
bisa merasakan satu sama lain walaupun dari jarak yang sangat jauh sekali.
Mungkin hutan ini bisa menjelaskan tentang apa yang terjadi.
Randy pun mulai mandi, lalu berkemas untuk berangkat ke hutan. Lalu Randy
pun mengirim SMS ke Rangga dan menyuruhnya untuk menunggu di depan kampus saja dan gak jadi ke depan stasiun kereta api.
Randy pun mengetik sms, "Rangga lo dimana?" tanya Randy
"Iya gue lagi mau otw ni, lo tunggu aja disitu" balas Randy
Randy pun mulai keluar kos dan menuju ke kampusnya. Setelah sampai ke
kampus, Randy dari jauh sudah melihat Rangga menunggu aku di depan kampus.
Randy mendatangi Rangga, "Hei Rangga"
"Hei, ayo lah kita pergi, jangan nunda-nunda lagi" ucap Rangga dengan nada cemas
Randy pun melihat motor Rangga dan bilang, "Lo kesini membawa motor, kenapa gak mobil?" tanya Randy sambil nunjuk Rangga
"Iya lah, kan gak mungkin mau pergi ke hutan pakai mobil, jalannya kan sempit" jawab Rangga
"Iya, gue tau" ucap Randy jengkel
"Ok, gue bonceng lo" ucap Rangga
"Assiap!!!" ucap Randy dengan nada youtuber
__ADS_1
"Gue ketok juga kepala lo ini!!" ucap Rangga kesal
"Ampun!!!" teriak Randy sambil melindungi kepalanya
"Ayo naik buruan ke motor" ucap Rangga
"Iyalah, helm buat gue mana?" tanya Randy
Rangga pun memberikan helmnya, "Ini helmnya" ucap Rangga
"Kok pink warnanya?" tanya Randy
"Karena ini punya kakak gue yang cewek" jawab Rangga
"Emangnya lo punya kakak?" tanya Randy kembali
"Punyalah, namanya Ayu Lestari" jawab Rangga
"Apakah orangnya secantik namanya?" tanya Randy penasaran
"Iyalah, cuman dia agak pemalu makanya jarang keluar kalau ada tamu" jawab Rangga
"Pantes gue gak ketemu pas ke rumah lo" ucap Randy
"Kapan lo ke rumah gue?" tanya Rangga
"Lusa kemarin" jawab Randy
"Oh, waktu aku kabur dari rumah" ucap Rangga
"Lo kenapa kabur?" tanya Rangga keheranan
"Ada masalah dengan ayah" jawab Rangga
"Oh, lo gak rindu sama dia?" tanya Randy
"Rindu, tapi gue takut untuk kembali, ya udah kita berangkat aja nanti kemalaman" jawab Rangga
"Ok Rangga" sambil naik di atas motor
Berangkatlah mereka berdua menuju hutan dengan menggunakan motor Rangga.
bersambung
__ADS_1