
Rencana Randy pun telah di mulai, Randy menyuruh Si meong untuk mengirim drone menuju ke Perusahaan July. Randy mau melihat secara keseluruhan bangunannya. Drone pun di terbangkan dari posisi Randy menuju ke perusahaan. Terlihat perusahaan itu lumayan besar jika di lihat dari atas, Randy pun mencoba menurunkan dronenya ke arah kiri bangunan untuk melihat apakah ada pintu lain yang bisa di masuki, ternyata tidak ada hanya dinding saja. Randy pun beralih ke sebelah kanan lalu mencari lagi pintu namun hasilnya nihil tetap saja dinding yang terlihat.
Terakhir Randy mencoba ke arah belakang, Randy pun melihat ada ventilasi udara, sepertinya hanya itu saja cara untuk masuknya, setelah itu Randy pun menerbangkan dronenya kembali padanya. Setelah itu Randy menyiapkan alat yang akan di bawanya masuk ke dalam untuk menyusup. Setelah selesai Randy pun menghela nafas lalu berpamitan dengan istrinya.
Randy pergi ke perusahaan itu dengan mengendap-ngendap melalui ke belakang bangunannya. Setelah berhasil mencapainya, Randy pun mencoba membongkar pintunya. Setelah berhasil, Randy pun masuk lalu merangkak ke dalam ruang ventilasi udara. Setelah lama merangkak, Randy melihat di depannya ada kipas yang memutar. Randy pun membongkar kipas itu menggunakan obeng yang di bawanya. Setelah itu Randy melanjutkan merangkak menuju ke pintu keluar ventitasi udara tersebut.
__ADS_1
Setelah sampai di tujuan, Randy pun mengintip terlebih dahulu apakah ada orang yang lewat walaupun satu orang. Setelah lama menunggu, Randy melihat ada satu orang yang mau lewat, Randy pun bersiap-siap untuk keluar dan menyergapnya diam-diam. Setelah orang itu mendekati ventilasi, Randy pun keluar secara perlahan lalu dari belakang Randy memukul orang tersebut sampai pingsan. Randy pun menahan tubuh orang tersebut agar tidak terjatuh lalu meletakkan orang tersebut di pintu yang berada di dekat situ.
Randy pun melucuti baju orang tersebut dan menggantinya dengan baju yang dia pakai, setelah selesai Randy pun keluar dari ruangan itu lalu pergi dengan entengnya masuk ke dalam ruang penelitian. Setelah masuk, Randy pun mencari sesuatu yang bisa membuat perusahaan ini di tangkap sama pihak kepolisian. Setelah mencari, tiba-tiba ada July yang masuk ke dalam ruang penelitian dan melihat Randy yang sedang membuka file-file perusahaannya.
"Kamu sedang apa?" tanya July.
__ADS_1
"Oh, baiklah tapi jangan lama-lama karena aku mau memakainya komputer itu juga, kalo gitu aku balik dulu, aku cuma mau ambil berkas ini", ucap July sambil memperlihatkan berkasnya.
Setelah itu July pun keluar ruangan lalu Randy pun melanjutkan mencari berkasnya. Setelah lama mencari, akhirnya bisa menemukan data yang bisa menyudutkan July. Randy pun menyalin data itu di flashdisk yang di bawanya. Pemindahan pun berjalan agak lama ternyata data yang tersimpan lumayan besar lalu tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang mendekat, Randy pun mulai panik. Randy pun selalu menoleh kebelakangnya sambil memperhatikan file pemindahannya. Suara langkah pun semakin mendekat, Randy pun semakin panik ingin segera mencabut flashdisknya.
Saat ini tersisa sepuluh persen lagi akan selesai di pindahkan namun suara langkah kaki pun semakin mendekati pintu. Setelah selesai Randy langsung mencabut flashdisknya dan reflek melihat ke arah pintu untuk melihat siapa yang masuk ke dalam. Ternyata orang yang masuk ke dalam ruangan itu adalah Rangga.
__ADS_1
Bersambung