
Setelah aku tukeran nomor kontak dengan bapaknya Rangga, aku pun langsung pulang dari kampung itu dan meminta diantar kembali sama warga yang sebelumnya mengantarku ke rumah Bapak Rangga, Setelah dianterin sampai ke depan kampung, aku pun berjalan kaki menuju ke kampus, karena jaraknya tidak terlalu jauh dari kampusku
Setelah sampai di kampus, aku merasa akan mencari Rangga besok saja, soalnya aku takut kesorean pulang ke kos. Aku pun berangkat dari kampus menuju stasiun kereta, ketika aku sampai di stasiun kereta api, aku pun membeli tiket dan langsung menuju kereta. Ketika aku mau masuk kereta api, aku melihat Rangga melintas keluar dari kereta api menuju stasiun kereta api.
Ketika aku mau mengejarnya keluar, tiba-tiba pintu kereta api pun langsung tertutup.
Aku mencoba teriak. "Rangga....!!!" sambil mencoba untuk mendekati pintu kereta namun semua sia-sia
Aku pun sempat melihat bahwa dia menoleh sedikit ketika aku memanggilnya namun dia tidak tau aku sedang berada dimana. Mungkin baginya aku hanya angin lalu.
Mungkin esok hari, aku akan mencari dia dan menemukannya. Dia hidupnya lebih berat dari hidupku, aku ingin membahagiakan kembaranku bagaimanapun caranya, besok aku harus bertemu dengan dia. Aku ingin sekalian ingin mencari kebenarannya bersama dia.
__ADS_1
Setelah sampai distasiun kereta api, aku akan singgah ke toko yang dekat dengan kosku untuk beli indomie karena di kos lagi gak ada stok makanan.
Setelah aku membeli indomie, aku langsung pulang menuju kosku. Setelah sampai dikos, aku membuka pintu dan menghidupkan lampu, lalu aku memasak indomie yang telah aku beli dari toko tadi.
Setelah selesai masak, aku pun makan sambil nonton youtube. Setelah selesai makan, aku baring sebentar ditempat tidur sambil memikirkan cara untuk bertemu dengan Rangga, setelah itu aku langsung tertidur.
Besoknya aku mau berangkat ke kampus, tapi kali ini aku akan berangkat agak pagi supaya bisa bertemu dengan dia.
Walaupun aku mendengar musik, aku juga sambil melihat di sekelilingku, apakah kembaranku akan naik kereta yang ini lagi.
Setelah kereta api akan sampai di stasiun selanjutnya, aku belum menemukan Rangga. Aku pun memutuskan untuk mencari dia di kampus saja, siapa tau dia makan disana lagi. Lalu setelah aku keluar dari kereta api, aku pun bergegas menuju ke kampus.
__ADS_1
Setelah sampai dikampus, aku mencoba untuk mencarinya dikantin, aku pun berlari ke kantin terlebih dahulu, namun sayangnya dia tetap gak ada disitu.
Aku agak sedikit frustrasi, padahal aku berharap bisa bertemu kembaranku yang telah lama terpisah. Setelah dari kantin aku pun menuju kelas dengan perasaan kecewa karena tidak bisa menemukannya.
Aku pun duduk dibangku kelas, dan tiba-tiba masuk dosenku dengan membawa mahasiswa baru yang sudah mendaftar sebelumnya. Dia sudah mendaftar namun baru masuk hari ini. Aku berharap sih cewek jadi biar bisa deketin dia.
Setelah dosen menyuruh mahasiswa itu masuk ke kelas. Aku pun melihat dia didepan dan aku pun langsung berdiri dan bilang.
"Rangga!!!" teriak Randy
Satu kelas pun langsung bingung dan heran karena wajah kami sama. Yang membedakan hanya dari pakaian saja, dia pakai jaket sedangkan aku pakai kemeja.
__ADS_1
Bersambung