
Setelah selesai menjelaskan, semua polisi pun masuk ke dalam aula dan menodongkan senjata ke arah mereka. July dan pengawalnya pun mengangkat tangan mereka dan setelah itu mereka langsung di amankan oleh petugas polisi yang menyergap. Setelah ayah angkat Rangga pun mendekat ke arahnya sambil memeluknya dan berkata, "Syukurlah paman sudah selamat" ucap ayah angkat Rangga.
Rangga yang mendengar merasa heran dan masih kebingungan dengan cerita dari ayah angkatnya sebelumnya, dengan reflek Rangga pun mendorong ayahnya.
"Nak kenapa kamu mendorongku?" tanya Ayah angkat Rangga
"Karena Rangga masih belum mempercayai ayah, ayah ini sebenarnya siapa, kenapa bisa mengenal ayah kandungku?" tanya Rangga
"Kan sudah ayah bilang, ayah datang dari masa depan namun datang di waktu yang salah", ucap ayah angkat Rangga.
"Itukan hanya ada di dunia fiksi, bukan dunia nyata seperti ini!!!" ucap Rangga yang masih menolak untuk mempercayai perkataan ayah angkatnya.
"Tapi ini kenyataannya, buktinya sudah kamu pegang kan, piring itu adalah buktinya, sini ayah pinjam dulu untuk memperlihatkan bukti berita dari masa depan" ucap ayah angkatnya sambil meminta piringnya.
__ADS_1
Rangga pun menyerahkan piringnya kepada ayah angkatnya. Setelah itu ayah angkatnya, menekan tombol yang berada tersembunyi di dalam piring lalu dari dalam piring itu keluar layar hologram berwarna dan menampilkan berita seorang ilmuan penemu mesin waktu.
"Ini siapa yah?" tanya Rangga
"Ini adalah Randy, dia berhasil menemukan mesin waktu di umur 70 tahun" ucap ayah angkat Rangga
"Ini gue, kok gak ada miripnya?" ucap Randy sambil memegang kedua pipinya.
"Maksud kedatangan saya kesini karena berita yang ada di bawah berita ini, di situ ada alasan kenapa mesin waktu itu di ciptakan" ucap ayah angkat Randy.
Rangga dan Randy pun membaca ke berita di bawahnya, disitu tertulis bahwa alasan Randy menciptakan mesin waktu agar bisa menyelamatkan Rangga yang tertembak sewaktu menyelamatkan ayah kandung yang terjebak di aula perusahaan milik July. Mendengar hal ini membuat Rangga meneteskan air mata karena Randy begitu peduli terhadapnya sampai mau menciptakan mesin waktu untuk menyelamatkannya.
"Jadi kamu ini anakku?" tanya Randy.
__ADS_1
"Iya, ayah, maafkan aku sudah mencuri penelitianmu dan menggantikanmu untuk pergi ke masa lalu" ucap ayah angkat Rangga yang merupakan anaknya dari masa depan.
"Nak kamu gak salah, ayah bangga dengan kamu karena sudah menyelamatkan pamanmu" ucap Randy.
"Terima kasih ayah" ucap ayah angkat Rangga lalu mendekati Rangga yang sedang menangis lalu mengusap kepala Rangga
Ayah angkat Rangga pun berkata kepada Rangga, "Paman, jangan bersedih lagi dan maaf selama ini berbohong kepada paman karena kalau aku memberitahu saat paman saat masih kecil, mungkin paman tidak akan mempercayainya" ucap ayah angkat Rangga
Rangga pun mengusap air matanya lalu membalas perkataan ayah angkatnya yang merupakan keponakannya, " Terima kasih sudah menjagaku, aku janji akan menjaga diriku" ucap Rangga lalu memeluk keponakannya tersebut.
Setelah berpelukkan, ayah angkat Rangga pun menutup berita dari piringnya lalu mereka pun bersama-sama keluar dari bangunan perusahaan July. Setelah keluar, terlihat banyak sekali mobil polisi yang mengepung perusahaan July. Terlihat semua pasukan polisi yang sedang menangkap semua komplotan perusahaan ilegal dari luar negara indonesia milik July.
Bersambung
__ADS_1