
"Rangga, kok lo bisa kesini?" tanya Randy.
"Gue meloloskan diri gue ruangan July", ucap Rangga
"Bagaimana caranya, kan ruangan itu terkunci kata Desi?" tanya Randy.
"Gue keluar dengan kuncinya dong, gue diam-diam ngambil dari July sewaktu gue mau nyelamatin ayah gue" ucap Rangga.
"Jadi lo sebenarnya sengaja di tahan agar bisa menyusup disini, terus lo nyuruh kita masuk buat apa?" tanya Randy.
"Itu buat mengalihkan perhatian July dari gue yang mau masuk ke ruangan ini" ucap Rangga.
__ADS_1
"Tapi kenapa lo, menyuruh Ayah kandung kita untuk mengalihkan perhatian?" tanya Randy.
"Kalo gue minta ke elo, yang ada bakalan ketahuan rencana gue, kan muka kita mirip" jawab Rangga.
Setelah itu Randy dan Rangga memutuskan untuk menyerahkan flash disk ini ke Si Meong agar bisa menyebarkan ke media tentang kebusukan perusahaan milik July. Setelah itu Randy dan Rangga pun keluar dari ruangan itu namun tiba-tiba terdengar bunyi alarm beserta pengumuman tentang Rangga yang kabur. Mendengar hal ini Rangga dan Randy pun mulai panik karena takut ayah kandung mereka kenapa-napa. Randy pun menyuruh Rangga untuk membawa flash disk itu keluar sedangkan Randy akan masuk untuk menyelamatkan ayah kandungnya.
Randy dan Rangga pun pergi ke arah berlainan, Setelah berpencar Randy pun pergi secara diam-diam agar tidak ada yang curiga. Randy mulai mengecek setiap ruangan namun entah kenapa tidak menemukan keberadaan ayahnya. Randy pun mulai mengecek ke aula perusahaan milik July. Randy pun mengintip dari balik pintu aula dan Randy melihat ayahnya yang di todongkan senjata tepat kepalanya. July pun teriak di aula itu," Rangga cepat keluar kalau tidak ayah kandung lo akan mati", ucap July.
Randy pun masuk secara diam-diam dari pintu aula dan mencoba untuk bernegosiasi. Suara pintu pun terdengar membuat July teriak, "Siapa disana!!!?" tanya July lalu mengarahkan pistol ke arah pintu yang Randy masuki.
"Kenapa gue mesti lepasin?" tanya July sambil menodong ke arah ayah kandung Rangga dan Randy.
__ADS_1
"Karena dia orang yang berharga bagi kita berdua karena dia yang membuat gue bisa berada di bumi ini" ucap Rangga.
Mendengar hal itu Randy pun keluar dari persembunyiannya dan bilang kepada Rangga, "Lo memang keras kepala ya, gue nyuruh kabur lo malah kesini nyelamatin ayah yang membuang lo!"
"Maaf, gue menyelamatkannya bukan hanya karena dia ayah gue, tapi gue berhutang budi kepada ayah karena dia yang memberi uang waktu ayah angkat gue kesulitan keuangan" ucap Rangga.
"Dia memberi uang?, dia sudah berbohong Rangga, dia membuang lo lalu dia menyembunyikan lo, padahal dia tau selama ini tentang dimana keberadaan lo!" ucap Randy yang masih membenci ayah kandungnya sendiri.
"Randy!, Rangga!, berhenti bertengkar ayah memang salah dan ayah minta maaf kepada Randy karena selama ini berbohong dan menyembunyikan fakta, alasan ayah berbohong seperti itu agar kamu tidak kesakitan karena kamu mengalami amnesia setelah kecelakaan" ucap ayah kandung Randy dan Rangga.
"Tidak mungkin, aku masih ingat kejadian itu, aku saat itu terjatuh ke jurang karena kecelakaan lalu ada alien yang menyelamatkan Rangga", ucap Randy.
__ADS_1
"Bukan Randy, yang kamu lihat itu adalah ayah angkat Rangga, ayah tidak tau dia datang darimana, namun dia tiba-tiba mengeluarkan piring itu dan mengarahkan ke Rangga lalu membawanya pergi dari situ", ucap ayah kandung Randy dan Rangga.
Bersambung