
Setelah keluar dari bangunan, Ayah angkat Rangga pun menemui kepala polisi yang bertugas untuk menangkap komplotan July. Setelah bertemu kepala polisinya, ayah angkat Rangga pun memeluknya dan mengucapkan terima kasih karena telah datang untuk menyelamatkan putranya. Setelah selesai, ayah angkat Rangga pun pergi menemui Rangga, Randy, Ayu, Ayah kandung Randy dan Rangga.
Setelah itu dari arah belakang mereka seperti ada suara tembakan yang mengarah ke Rangga, semua orang pun terkejut dan menoleh ke arah suara itu berasal. Lalu ayah angkat Rangga dengan cepat menghalangi tembakan yang di arahkan ke Rangga. Peluru itu pun menyasar ke dada ayah angkat Rangga lalu membuatnya terjatuh ke tanah dan itu membuat semua orang kaget lalu pergi menghampiri ayah angkat Rangga.
Setelah itu polisi pun kemudian bergegas mencari asal suara tembakan itu. Sementara itu, ayah angkat Rangga di coba baringkan ke kaki Rangga. Ayah kandung Randy dan Rangga pun menelpon ambulan untuk segera ke lokasi untuk menyelamatkan ayah angkat Rangga. Randy pun mencoba menekan luka agar tidak mengalir deras namun usahanya sia-sia karena lukanya sulit untuk di tutup. Setelah itu Rangga mendapatkan ide untuk menggunakan piring dari masa depan itu untuk menyembuhkan.
Setelah Rangga mengeluarkan piring, tangan Rangga pun di tahan oleh ayah angkatnya. Rangga pun bingung lalu bertanya kepada ayah angkatnya, "Ayah kenapa menahanku untuk menggunakan piring ini, ini untuk kesembuhanmu!".
"Itu tidak bisa di gunakan lagi nak...uhuk..." ucap Ayah angkat Rangga.
__ADS_1
"Kenapa?, bukanya ini tak terbatas?" tanya Rangga.
"Itu hanya bisa di gunakan 3 kali..uhuk..." jawab ayah angkat Rangga.
"Tidak mungkin, aku tidak percaya" ucap Rangga lalu setelah itu Rangga pun mencoba menggunakan namun tiba-tiba piring itu hancur berkeping-keping tak tersisa.
"Ini kenapa bisa hancur ayah, aku sudah benar menggunakannya", ucap Rangga.
"Tapi kenapa aku bisa menggunakan untuk ayahku sekali lagi?" tanya Rangga.
__ADS_1
"Itu hanya tenaga cadangan dari piringnya dan tenaga cadangan itu telah habis di gunakan...uhuk..." ucap ayah angkat Rangga lalu mengeluarkan darah dari mulutnya.
"Sepertinya ini sudah saatnya aku pergi, Rangga aku mau...uhuk...berpesan kepadamu...uhuk...aku mau kamu kembali ke ayah kandungmu...uhuk...dia masih menyayangimu seperti aku menyayangimu..." ucap ayah angkat Rangga.
Seketika setelah itu, mata ayah angkat Rangga pun terpejam, tubuhnya mulai berat, kulitnya mulai pucat. Rangga dan Ayu pun menangis karena mereka tidak bisa melihat senyum ayahnya lagi. Randy dan Ayah kandungnya juga ikut menangis karena berkat dia, semua orang bisa selamat.
Setelah itu tiba-tiba muncul cahaya biru di sekeliling ayah angkat Rangga. Cahaya itu mengambil satu per satu bagian tubuh ayah angkat Rangga. Semua yang berada di situ kebingungan melihat kejadian itu. Lalu munculah teman Randy yaitu si Meong dari belakang lalu menjelaskan teori waktu.
"Ayah angkat Rangga itu bukan berasal dari masa ini jadi dia akan menghilang dan akan berada di penjara waktu. Semua kenangan itu akan di lupakan dan di anggap tidak pernah ada. Dia juga tidak akan pernah di lahirnya kembali di dunia" ucap si Meong.
__ADS_1
Tak berapa lama setelah ayah angkat Rangga menghilang, semua kenangan tentangnya pun menghilang lalu semua orang tiba-tiba bingung tentang kenapa mereka menangis dan siapa yang mereka tangisi.
Bersambung