Kita Kembar

Kita Kembar
Pulang Ke Rumah


__ADS_3

Setelah selesai memberikan kesaksian dari kantor polisi. Randy dan Ayu pun pulang ke rumah karena mau beristirahat. Tubuh Randy juga capek dan sakit ketika melawan anak buah Desi. Sedangkan Rangga kembali ke rumahnya untuk menemani Ayah angkat Rangga. Randy dan Ayu pun pulang mengantar Rangga terlebih dahulu dengan menggunakan mobil Randy. Saat berada di dalam mobil, Randy pun bertanya kepada Rangga.


"Rangga, apakah lo ingat tentang kejadian sebelum kita kecelakaan?" tanya Randy


"Gak, gue gak sadarkan diri dan ayah gak pernah cerita soal kejadian itu" ucap Rangga


"Karena ayah langsung membawa lo lari jauh-jauh dari tempat itu Rangga" celetuk Ayu


"Tapi Kenapa bisa dia langsung lari sayang dan gak menolong keluarga gue sama keluarga Desi?" tanya Randy


"Waktu itu mobilnya memunculkan asap dari kap mobilnya dan ayah takut mobil itu akan meledak begitu juga warga yang ada disitu, jadi ayah menyelamatkan Rangga terlebih dahulu" ucap Ayu

__ADS_1


"Terus kenapa hanya Rangga?, bukannya gue juga dekat situ juga jatuhnya?" ucap Randy


"Kamu sudah di selamatkan sama warga sayang termasuk semuanya namun keluarga Desi itu terjebak ke dalam mobil yang mau terbakar dan warga gak sempat menyelamatkannya" ucap Ayu


Setelah mendengar penjelasan Ayu, Randy pun sudah merasa lega hatinya. Randy berjanji akan semakin bersyukur karena telah di selamatkan. Namun ada kejanggalan yang membuat Randy bingung, kenapa Rangga tidak di berikan kembali ke ayah.


"Ayu jika ayahmu sudah tau dia punya orang tua?, kenapa tidak mengembalikannya?" tanya Randy


"Karena Rangga sudah tidak bernyawa waktu itu dan warga di sekitar situ pun sudah melihatnya" jawab Ayu


"Bukankah dengan begini sudah terbukti bahwa piring itu untuk menghidupkan orang yang mau mati" ucap Ayu

__ADS_1


Dari situ Randy pun mulai terbuka pemikirannya, karena jika seperti itu berarti kemampuan piring ini sebenarnya untuk menghidupkan bukan menyembuhkan karena ketika kami menggunakannya itu saat keadaan sekarat atau saat baru saja meninggal. Kemudian Randy berfikir apakah ini bisa di gunakan untuk orang yang telah lama meninggal, karena ini belum di buktikan secara ilmiah.


Setelah beberapa lama berkendara sampailah Rangga ke rumahnya, kemudian Rangga pun turun dari mobil. Setelah itu Randy dan Ayu melanjutkan perjalanan menuju ke rumahnya. Selama dalam perjalanan, Randy dan Ayu hanya terdiam saja dan tidak membicarakan apa-apa. Setelah sampai di depan rumah, Randy dan Ayu diam sejenak lalu berciuman terlebih dahulu kemudian mereka pun keluar dari mobil.


Setelah keluar dari mobil, Randy dan Ayu pun masuk ke dalam rumah sambil gendengan tangannya. Setelah masuk ke dalam, ternyata rumah Ayu dan Randy begitu berantakan seperti di rampok. Randy pun berlari ke kamarnya dan mengecek ke dalam lemari. Ketika Randy mengecek, ternyata barangnya ada yang hilang. Kemudian Ayu datang juga ke dalam kamar dan melihatnya. Ayu pun mendekat menuju ke Randy yang terlihat murung.


"Randy ada apa kenapa kamu murung?, apakah ada yang hilang?" tanya Ayu


"Ada sayang, yang hilang itu catatan harianku" ucap Randy


"Bukannya itu tidak masalah Randy, kan gak ada apa-apanya di dalam" ucap Ayu

__ADS_1


"Di dalam catatanku itu sangat penting karena ada data tentang kemampuanku dan Rangga" ucap Randy


Bersambung


__ADS_2