Kita Kembar

Kita Kembar
Ending


__ADS_3

Dua tahun sudah berlalu semenjak kejadian penangkapan July dan komplotannya dalam kasus perusahaan ilegal. Randy saat ini berbahagia karena di karuniai seorang anak laki-laki bernama Rahmat. Rahmat akan jadi penerus Randy dalam memimpin perusahaan. Rangga saat ini juga telah bekerja di kantor ayahnya pasca menjadi sarjana. Dan saat ini adalah hari berbahagia Rangga, karena Rangga mau menikah dan menjalin rumah tangga.


"Rangga!!!, cepetan!!!, nanti kita terlambat di pernikahanmu!!!", ucap Randy meneriaki Rangga yang masih berada di dalam rumah.


"Iya, sabar, aku mau merapihkan bajuku dulu!!!" ,ucap Rangga.


Setelah selesai merapihkan baju dan rambutnya, Rangga pun keluar dari rumah lalu berangkat menggunakan mobil bersama rombongan keluarga yang akan mengikuti dari belakang. Tak berapa lama, mereka pun sampai ke gedung pernikahan yang sudah di sewa.


Setelah mendekati gedung, Rangga pun di arak oleh para rombongan keluar sampai masuk ke dalam gedung. Setelah masuk, terlihat penghulu sudah menunggu kedatangan rombongan keluarga. Rangga berjalan ke depan lalu duduk di depan. Semua barang hantaran pun di letakkan di tengah. Setelah semua hadir, acara pun di mulai dengan acara pembuka lalu setelah itu acara ijab kabul pun di mulai.


Pengantin wanita pun di suruh masuk dan bersebelahan mendampingi pengantin pria. Setelah itu Rangga pun mengucapkan sumpah ijab kabul, "Saya terima nikahnya, Rahayu binti sulaiman dengan mas kawin seperangkat alat sholat di bayar tunai".

__ADS_1


"Gimana semuanya sah?", ucap penghulu.


Semua orang yang berada di ruangan itu pun bilang sah, lalu semua orang pun bersyukur karena Rangga sudah resmi menikah dengan Rahayu yaitu mantan pacar pertama sewaktu SMA. Setelah ijab kabul, acara pun di tutup dan di lanjutkan ke resepsi pernikahan.


Setelah itu Randy pun menemui Rangga dan mengucapkan, "Selamat Rangga atas penikahannya, malam pertama gimana nih nanti...haha".


"Ya, pasti capeklah Randy, lo tu ya mesum banget otaknya!", ucap Rangga.


"Sayang banget, lo nggak sama Desi, kasian dia lo tinggalin", ucap Randy.


Setelah itu acara resepsi pun di mulai, para tamu pun berdatangan ke pernikahan. Rangga dan istrinya pun duduk di atas pelaminan. Rangga pun menyalami satu persatu tamu yang datang namun ada 1 tamu undangan yang aneh. Dia sangat tua renta dan Rangga sepertinya tidak mengenal wajah orang tua itu. Setelah itu, orang tua tadi pun maju ke pelaminan dan berniat mau bersalaman ke Rangga. Orang tua itu pun naik ke pelaminan lalu bersalaman kepada keluarga Rangga lalu ketika sampai di depan Rangga, entah kenapa, orang tua pun malah berbisik kepada Rangga dan bilang, "20 tahun sudah aku lewati, akhirnya aku bisa melihat anakku menikah!, selamat ya!", ucap orang tua ini.

__ADS_1


"Terima kasih", ucap Rangga yang masih belum ingat sama orang tua ini.


Orang tua itu pun selesai bersalaman lalu turun ke bawah sambil meneteskan air mata. Melihat hal itu membuat Rangga tidak bisa tinggal diam, Rangga pun mengejar orang tua itu dan menanyakan siapa dirinya.


Setelah berhasil memegang bahunya, Rangga pun bertanya, "Siapa kamu sebenarnya?", tanya Rangga.


"Bukan siapa-siapa, aku hanya orang tua yang lewat", ucap orang tua itu.


"Tapi sepertinya kamu mengenalku, siapa kamu sebenarnya?", tanya Rangga.


"Maaf, ini hanya kujungan, aku tidak bisa lama", ucap orang tua itu sambil melepaskan genggaman tangan Rangga.

__ADS_1


Setelah itu Rangga pun kembali ke pelaminan dan menyambut para tamu undangan sampai acara selesai.


Tamat


__ADS_2