Ku Kejar Kau Cuek, Kau Kejar... AKU ???

Ku Kejar Kau Cuek, Kau Kejar... AKU ???
Mari Berdamai.


__ADS_3

Nabila dan Agnia akhirnya menceritakan tentang perbuatan mereka yang berbuat jahat pada Rosa. Awalnya Reyhan ingin marah karena tak rela istrinya harus melakukan tindakan itu pada wanita busuk seperti Rosa. Tapi ia juga mengerti, wanita seperti Rosa akan terus berbuat nekat.


"Mas akan bicara dengan Rosa dan memecatnya dari Perusahaan. Mas juga akan menjelaskan masalahnya pada Mama dan Papa agar mereka mengerti jika Mas harus menjauhi anak sahabat Mama. Apalagi mereka pasti akan bahagia mengetahui mereka akan mempunyai seorang cucu, jadi kamu jangan merasa bersalah lagi."


"T-tapi aku benar - benar merasa bersalah sama Rosa sekarang, Mas. Tadinya aku ingin mengancamnya dengan mengirimnya video itu tapi aku mengurungkannya dan belum mengirimnya." Nabila menggigit bibirnya.


"Siapa laki - laki yang meniduri Rosa?" tanya Reyhan berpaling pada Agnia.


"Dia kenalan gue, mau diapain?" tanya Agnia balik.


"Bagaimanapun, lelaki itu harus bertanggung jawab. Aku akan bicara baik - baik dengan Rosa, kalau masalah ini sampai merembet dan tidak bisa selesai secara baik - baik, aku akan mencari solusi lain."


Dimas hanya terdiam mendengarkan obrolan mereka bertiga, tapi tatapannya terus tertuju pada Agnia.


***


Wanita yang sedang mereka bicarakan sedang berteriak - teriak dan menghancurkan barang - barang di Apartemennya. Ia tersadar sudah tidur dengan lelaki yang tidak di kenalnya, mengingat kejadian aneh kemarin akan kedatangan tiba - tiba Nabila dan temannya ia menebak semuanya adalah perbuatan mereka.

__ADS_1


"Sial an kau, Nabila!"


Ting.... Tong...


Rosa menatap barang - barang yang berserakan tapi akhirnya ia berjalan membuka pintu Apartemennya.


Saat membuka pintu matanya menyipit melihat Reyhan ada disana dengan Agnia dan Nabila.


"Kita bicara di dalam, biarkan kami masuk!" ucap Reyhan.


Dengan terpaksa Rosa membuka pintu, ketiga orang diluar segera masuk.


Nabila mengedarkan tatapannya pada seisi Apartemen yang berantakan, lalu ia menatap wajah Rosa dengan tajam. "Aku sudah tau semuanya tentang kamu dan Mas Reyhan."


Rosa hanya diam, ia menatap Reyhan, "Kau memberitahunya, Rey!"


"Jangan membentakku, Nabila sudah tau sejak awal tentang kejadian di hotel itu." Reyhan menatap tajam Rosa dengan marah.

__ADS_1


"Itu semua ulahku, aku saat itu menyusul Reyhan ke Kalimantan dan melihatmu masuk ke dalam kamar hotelnya. Karena mengenal baik sifat gatalmu, aku tau kau akan berbuat tidak baik pada Reyhan. Jadi sebelum kau melakukannya, aku lebih dulu bertindak dengan memasukan obat tidur ke dalam minuman jus yang kau minum. Lalu kejadian selanjutnya seperti yang kau alami, aku lah yang menelanjangimu, Nona Rosa," cengir Agnia.


"Kau!" teriaknya seraya berdiri, "Apa semalam juga adalah perbuatan kalian?!"


"Ya."


"Aku akan memenjarakan kalian, lihat saja aku tak akan mengampuni kalian semua!" jerit Rosa marah.


"Aku sudah berbicara dengan lelaki yang sudah menidurimu semalam. Dia siap bertanggung jawab dan bersedia menikahimu. Cobalah berubah, Rosa! Ini semua juga karena ulahmu sendiri!" Reyhan ikut berdiri.


"Hahaha... kalian sudah gila! Aku Rosa harus menikah dengan lelaki tidak jelas, bahkan aku tidak mengenal lelaki itu. Gila! Tidak akan!"


"Aku kesini meminta kita berdamai, Rosa. Kalau kamu masih tidak ingin berdamai, aku akan memberikan videomu semalam pada orang tuamu. Atau mau aku sebar di internet?" ancam Nabila


"Apa?! Kalian benar - benar gila! Baik, sebarkan saja! Kalian akan aku laporkan!" teriaknya.


Nabila membuka ponselnya, ia menekan play video yang di dalamnya berisi saat Rosa di atas ranjang dengan Demon semalam. Bahkan suara - suara Rosa yang terus meminta lelaki itu memuaskannnya membuat tubuh Rosa seketika lemas tak berdaya.

__ADS_1


Sejak video itu diputar Reyhan memalingkan tatapannya, saat melihat tubuh Rosa roboh lunglai ke lantai ia hanya menghela nafasnya.


__ADS_2