Lahirnya Sang Dewa Kematian Hitam(Remake)

Lahirnya Sang Dewa Kematian Hitam(Remake)
Ch. 14


__ADS_3

Tidak seperti anak panah pada umumnya yang biasa memiliki mata yang tajam yang terbuat dari besi atau pun batu.


Mata anak panah Xi bukanlah itu. Melainkan sebuah botol kaca dengan yang berukuran dua jari, yang didalamnya terdapat sebuah carian berwarna ungu.


Xi menarik tali busurnya, dan mulai membidik sasarannya.


Sasarannya saat ini bukanlah Demon Snake yang memimpin monster-monster itu. Melainkan, monster-monster yang ada di bawah pimpinan Demon Snake.


Xi menyadari jika dia bertarung dibawah sana saat ini. Jelas itu akan merugikan dirinya. Tidak hanya dia membuang-buang tenaga untuk menghabiskan kerumunan monster itu, tetapi juga sama halnya meremehkan kemampuan Demon Snake yang sudah dia ketahui saat ini kepribadian Demon Snake tidaklah seperti monster-monster pada umumnya.


Itu akan menjadi tindakan terbodoh yang pernah dia lakukan jika dia melakukan itu. Tidak hanya kalah dalam jumlah, tetapi juga kalah dalam segi kekuatan.


Setidaknya, jika kau tidak dapat mengalahkan musuh dengan kekuatanmu. Gunakanlah otakmu untuk berfikir bagaimana cara yang paling efektif untuk mengalahkan mereka tanpa membahayakan dirimu sendiri.


Seperti yang Xi lakukan saat ini. Dirinya sadar jika dia tidak bisa menang, sehingga membuatnya harus memikirkan sebuah rencana yang dapat memperbesar peluang kemenangan nya.


"Mari mulai." Matanya merahnya menyala terang bagaikan binatang buas yang kelaparan. Sorot tajamnya tertuju ke arah monster-monster itu.


Selain memperkuat dan memperluas jangkauan penglihatan nya dengan buff sihir [Vision] Xi juga meningkatkan akurasi tembakan panahnya dengan buff sihir [Peningkatan Akurasi]


Menarik nafasnya dalam-dalam, setelah sepenuhnya yakin dia mulai mengembuskannya kembali. Bersamaan pegangan di lepasnya, dan anak panah melesat dengan kecepatan tinggi.


"Sekarang! PUSH!!"


Anak panah yang di tembakkan nya melaju dengan cepat di antara pepohonan. Keberadaannya tersamarkan oleh dedaunan pohon yang rindang.


Saat itu tiba mengenai satu monster. Botol kacanya pecah dan meledakkan gas ungu.


Mereka kebingungan. 'Kabut ungu apa ini?' armoanya cukup harum bagaikan parfum. Tidak ada yang terjadi ketika mereka menghirup gas tersebut.


Sempat berhenti sesaat karena kabut ungu itu. Mereka mulai berjalan lagi mencari mangsa yang di sebutkan. Tetapi-


"NYEEEK!!!"


"KRAAAKXX!!"


Baru beberapa langkah mereka menggerakkan kakinya. Terjadi sesuatu yang aneh pada tubuh mereka.


Kaki mereka gemetaran, terlihat seperti sudah tidak sanggup lagi menopang tubuh untuk berdiri. Hingga akhirnya satu per satu monster-monster itu jatuh ke tanah dan tidak sadarkan diri.


Dari mulut, keluar busa menjijikan berwarna ungu. Nampak itu adalah efek dari kabut tersebut yang berupa racun.


Racun ini sangat mematikan. Selain menyerang otot-otot saraf tubuh, racun ini juga menyerang otak dan paru-paru. Penyebarannya tergolong lambat, tetapi akan berubah menjadi cepat ketika anggota tubuh di gerakan. Dan racun tersebut akan memicu, menonaktifkan saraf pusat yang menopang kehidupan seperti jantung, paru-paru, dan otak.


Melihat itu, Demon Snake sangat kebingungan. "Sebenarnya apa yang terjadi pada mereka?" Itu yang ada di dalam kepalanya. Dia hanya menekuk bingung.


Banyak bawahannya telah jatuh dan kehilangan nyawa. Tetapi, kenapa itu tidak berpengaruh kepada dirinya padahal dia juga menghirup gas beracun tersebut? Hal tersebut dapat terjadi karena Demon Snake memiliki kekebalan terhadap racun yang lemah.


Goblin, Laron, Rayap, dan jenis monster lainnya yang saat ini mengikuti Demon Snake adalah monster berlevel rendah. Rata-rata level mereka hanyalah level 1-5 dan yang tertinggi level 8-10.


Selain mereka monster level rendah, monster-monster itu juga tidak memiliki ketahanan terhadap racun. Meski racun yang Xi gunakan tergolong lemah, tetapi masih sangat efektif untuk melumpuhkan atau bahkan mematikan mereka.


Sejatinya, Demon Snake tidak memiliki ketahanan racun. Tetapi, pemimpin mereka yang telah bermutasi telah memberikan buff yang baik untuk mereka. Yaitu ketahanan racun tingkat rendah. Sehingga, racun yang Xi gunakan menjadi tidak berefek.


Dua tembakkan anak panah lagi.


Itu mendarat tepat di tengah kerumunan. Seperti sebelumnya, dalam waktu singkat sesaat botolnya pecah, racunnya menyebarkan ke sekitar dalam bentuk gas.


Membuat monster-monster yang tidak mendapatkan dukungan dari pemimpin Demon Snake banyak yang mati.


Notifikasi mengalahkan monster banyak didapatkan. Tetapi, itu tidak membuat Xi terganggu sama sekali, bahkan ketika dirinya naik level sekalipun.

__ADS_1


Secara umum, Orang-orang akan senang ketika mengetahui dirinya berhasil naik level. Dikarenakan, meningkatkan level itu sulit. Tetapi, tidak untuk Xi, dia menganggap itu hal yang biasa. Mungkin memang harus di perhatiankan, tetapi dalam situasi nya saat ini itu tidaklah penting.


Xi lebih memilih untuk fokus pada tujuan nya saat ini, ketimbang mengurangi kewaspadaan nya karena hal sepele. Itu dapat membahayakannya, Xi tidak mau itu.


'Sudah banyak dari mereka yang tumbang, tetapi tidak satupun Demon Snake yang jatuh... Sesuai yang aku pikirkan, mereka memiliki ketahanan racun-' Melihat lebih jelih, dan lebih teliti lagi. Xi menyadari sesuatu. 'TUNGGU! Kenapa hanya empat Demon Snake disana? Kemana yang satunya pergi?!!'


Xi sungguh di buat terkejut.


Memerhatikan sekitarnya lebih teliti lagi, tetapi dia tidak menemukan Demon Snake yang menghilang itu.


Tampa Xi sadari, Demon Snake yang telah menghilang dari kawanannya itu sekarang berada di belakang dirinya-


"Celaka!"


BANG! Demon Snake menyerang dan mencoba untuk menggigit Xi dengan taringnya yang besar dan panjang bagaikan pisau.


Spontan Xi langsung menghindar ketika dirinya merasa ada hawa dingin yang berbahaya di belakangnya. Hawa dingin itu telah menusuk punggungnya, sehingga dia sadar bahaya yang ada di belakangnya dapat mengancam nyawanya.


Disaat menghindar, Xi melihat Demon Snake tersebut menghantam batang pohon dan terlihat sedikit tersangkut.


Tidak mau melewatkan kesempatan emas tersebut. Xi kembali menembakkan panahnya, dan kali ini dia arahkan kepada Demon Snake tersebut. Tentu saja, anak panahnya kali ini berbeda, mata panahnya terbuat dari batu merah yang terdapat sebuah simbol aneh di atasnya.


Tiga anak panah dia tembakkan dan langsung mengenai Demon Snake tersebut.


BANG! BANG! BANG!


Itu adalah panah api yang dapat menimbulkan sebuah ledakan. Meski tidak besar, tetapi masih cukup kuat untuk menghancurkan batu.


Di saat serangannya berhasil mengenai Demon Snake tersebut, Xi sedikit bergumam dengan ekspresi wajah yang tampak tidak percaya.


'Aku tidak mengira kalau dia akan ada di belakangku dan langsung menyerang tanpa peringatan. Kalau saja aku tidak menyadarinya, aku akan berakhir di mulutnya sekarang.'


Namun, Xi masih tidak dapat menahan ekspresi keterkejutannya, akan Demon Snake tersebut.


'Aku tidak berharap dia sepintar ini. Sepertinya dia menyelinap pergi dari kawanannya saat Gas Beracun menutupi pandangan. Sangat pintar, tetapi bagaimana bisa dia menemukan ku yang padahal, aku sudah bersembunyi dengan cukup baik?'


Xi keheranan. Sebelum memulai serangan pertamanya, Xi telah memastikan ke adaan sekitarnya, dan dia yakin tidak ada monster lain di kecuali dirinya saat ini.


Dia tidak menduga Demon Snake yang satu ini dapat menemukan tempat persembunyiannya dengan sangat cepat. Xi beranggapan, Demon Snake yang satu ini jauh dari kata normal. Atau, semua Demon Snake ini memanglah tidak Normal.


Sebagai Apex predator yang menduduki posisi puncak di Hutan Asgar. Demon Snake telah sangat baik memahami, dan mengenali lingkungan sekitarnya. Atau lebih tepatnya, mereka, Demon Snake telah mengenal dengan baik wilayah mereka.


Sehingga, itu memudahkan mereka untuk bersembunyi, bergerak secara diam-diam tampa diketahui, dan dapat melacak dan menemukan lokasi seseorang yang sedang bersembunyi. Dengan pendeteksi sensor panas mereka yang tajam dan jangkauan nya sangat luas.


Yang perlu di catat adalah, tidak semua Demon Snake memiliki kemampuan mendeteksi sumber panas dengan jangkauan yang luas. Hanya segelintir dari mereka yang dapat melakukannya. Seperti Demon Snake yang menciduk Xi saat ini, dia memiliki kemampuan tersebut. Dan memiliki potensi yang besar, yang dapat membuatnya menjadi raja para monster dimasa depan.


Akan tetapi, apakah Xi akan membiarkan hal tersebut terjadi?


Tentu saja tidak, Xi sudah menyadari betapa berbahaya Demon Snake yang satu ini. Jika itu di biarkan terus berkembang, maka yang satu ini akan menjadi monster dengan level bencana yang tinggi.


[Nama Monster: Demon Snake] Ras Monster: Demon Snake. Level Ancaman: Menengah. Level : 20. Memiliki Potensi untuk menjadi lebih kuat lagi.


Asap ledakan menutupi pandangan. Ketika berhembus kencang, dan menghilangkan asap yang menutupi Demon Snake. Xi dapat melihat lebih jelas lagi, dan saat ini dia terkejut.


'Bahkan setelah terkena tiga ledakan itu... Dia masih tidak terluka? Seberapa keras kulitnya?'


Xi menarik tali busurnya lagi, dan bersiap untuk menyerang Demon Snake. Dengan jaraknya saat ini, Xi yakin Demon Snake tersebut tidak dapat menjangkaunya.


Xi masih menggunakan anak panah yang sama, yaitu anak panah peledak. Alasan Xi bisa mendapatkan anak panah peledak itu, karena Xi membelinya ketika masih di dalam kota. Tepatnya, sebelum dia mengambil Quest.


Meski sudah mengetahui bahwa ledakan kecil tersebut tidak dapat melukai Demon Snake. Xi tetap saja mencobanya. Alasannya, karena. Xi ingin mengetahui seberapa banyak Demon Snake dapat menahan ledakan dari anak panahnya.

__ADS_1


'Mari lihat seberapa banyak kau dapat menahan ledakan!' anak panah kembali Xi tembakkan. Satu tepat mengenai tubuh Demon Snake sekali lagi.


Sesuai dengan yang di harapkan dari Demon Snake sebagai Apex predator di hutan Asgar. Dia memiliki pertahanan yang kuat, bahkan dengan empat tembakan itu masih tidak membuat pertahanan nya pecah.


Kembali menembakkan anak panahnya lagi, dan kali ini dia melepaskan dua tembakkan sekaligus. Demon Snake tidak dapat menghindar sepenuhnya, karena areanya saat ini terlalu sempit untuk tubuhnya yang besar.


KRAK! Suara retakan.


Ular itu tampak menggeliat kesakitan. Jatuh ke tanah dengan sangat keras dari ketinggian.


"Sudah tidak ada harapan lagi untukmu hidup!" Lagi dan lagi Xi menembakkan anak panahnya, kali ini bukan panah peledak, melainkan panah biasa. Dan itu di arahkan langsung ke arah Demon Snake yang terjatuh, dua anak panah menembus mata kanannya dan itu masuk sangat dalam. Dan anak panah lainnya menancap di bagian tubuh yang terluka.


Dalam serangan itu, Xi menempatkan racun di mata anak panahnya. Racun yang cukup kuat yang dia beli dari seorang pedagang.


Meski Demon Snake memiliki kekebalan terhadap racun, tetapi itu akan menurun ketika dirinya terluka. Dan Xi memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sangat baik.


Dan lagi, racun yang Xi gunakan bukanlah Racun biasa. Tetapi, Racun monster berbisa yang dapat membunuh monster dengan pertahanan kuat dalam sekejap. "Racun Ular Ungu Bermata Tiga" Merupakan salah satu racun mematikan yang bahkan setetes dari racunnya dapat membunuh seekor gajah dalam hitungan detik.


[Anda telah mengalahkan Demon Snake mendapatkan 5000 exp dan 1200 Gold]


[Anda Naik Level]


[ Nama: Xi Arcadia, lvl. 16 ] Ras : Black Dragon-Young MP : 10.900 Job : Prince of Darkness ------ : Prince of the Death Inventory>>>[•••] Shop>>>[Buka] Gold : 2370 -------------------------------------------------------------------------------- Statistik. Strength : 42 Vitality : 42 Sense : 42 Intelegent : 42 Agility : 42 Mana : 42 Poin Stat : 16 -------------------------------------------------------------------------------- Skill : Summon Army of Darkness, Claw of Darkness, Dragon Claw, Death Touch, Seducing Death. --------------------------------------------------------------------------------Gelar : (Membasmi Serangga), (Monster Hunter)


"Sangat bagus, sepertinya sekarang adalah waktu yang tepat untuk menggunakan beberapa poin ku ini."


Sebelum menggunakan, tentu Xi akan memikirkannya terlebih dahulu. Dan sebelum itu, dia mencari tempat yang aman untuk melakukannya.


Menghampiri salah satu pasukannya, dia mendapatkan sebuah tempat yang cocok untuk bersembunyi sebentar. Yaitu, di sebuah bebatuan besar yang ada di pedalaman hutan.


Xi duduk di atas baru tersebut, sambil menyikangkan kakinya. Dia berpikir, Stat mana yang harus dia tingkatkan terlebih dahulu.


"Misi kali ini adalah mengalahkan lima Demon Snake, dan aku telah berhasil menumbangkan satu. Kalau di pikir-pikir lagi, meningkatkan kekuatan juga penting dalam hal ini, aku bisa saja berhadapan dengan Demon Snake satu lawan satu dengan mudah, tetapi..."


"Demon Snake bukanlah monster yang akan bertarung dengan sportif. Meski awalnya satu lawan satu, ujung-ujungnya dia juga akan bawa kawan. Sementara itu, kedua Job yang aku miliki lebih berfokus pada kekuatan, kecepatan, dan sihir. Aku tidak bisa sembarang meningkatkannya, Poin ini sangat penting!"


Xi memejamkan matanya, dia benar-benar larut dalam kebingungan. Tiga Poin di atas adalah stat yang paling penting untuk situasi saat ini.


Sebenarnya, Jobnya sebagai Prince of Darkness lebih mengutamakan kemampuan dalam pertarungan jarak detak, dan sihir kegelapan serta berbagai macam jenis sihir lainnya.


Sebagai Prince of Darkness yang bangga akan kekuatan, petarung adu kekuatan sangatlah di untungkan. Selain memiliki kekuatan serangan yang luar biasa kuat, Prince of Darkness juga memiliki ketahanan, daya tahan tubuh, dan pertahanan yang kuat.


Mempu menahan berbagai serangan, khususnya pukulan, serangan kasar, serangan sihir, dan yang terburuk dapat meminimalisir kerusakan yang di Terima akibat ledakan.


Sementara itu, sebagai Prince of Death. Xi mampu mengendalikan kematian di tangannya. Kau bisa mencabut sebuah kehidupan selayaknya memetik sebuah helai bunga.


Tidak seperti Prince of Darkness yang cocok dalam pertarungan jangka panjang. Prince of Death lebih mengungguli dalam kemampuan pertarungan cepat, karena fokus kemampuannya adalah kecepatan, serangan tajam, jumlah mana yang banyak, indera yang tajam, dan kecepatan dalam peng castingan sihir. (Tidak perlu merapalkan mantra sihir lagi)


Prince of Death sangat unggul dalam mengendalikan sihir kematian, dan salah satunya adalah sihir tipe Death yang dapat memberikan kematian instan kepada lawannya. Selain itu, kemampuannya dalam menggunakan sihir negatif juga sangat luar biasa. Sihir negatif yang di gunakan, dapat meningkatkan efeknya secara drastis.


Jika Xi memiliki suatu Resistens, maka efeknya akan bertambah berkali kali lipat juga. Bisa aku katakan, Job ini adalah yang paling menyebalkan dan sangat buruk. Tidak ada efek samping yang buruk yang akan di dapatnya, meski kau telah melampaui batas dari yang seharusnya dapat kau gunakan.


Kedua Job ini sangat luar biasa, memiliki ke unggulannya masing-masing. Dan karena kedua Job ini, Xi mendapatkan sebuah kemampuan yang sangat unik yaitu Darkness Army.


Setelah berpikir panjang, Xi mulai memutuskan untuk memilih stat mana yang harus dia tingkatkan terlebih dahulu.


"Baiklah, aku akan meningkat Intelegent dan Strength dulu. Dan selanjutnya, aku akan meningkat Angility dan Sense."


Xi memberikan 6 Poin Stat di Stat Strength, dan sekarang Stat Strength nya telah meningkat menjadi 48.


Dan 10 Poin sisanya Xi gunakan di stat Intelegent. Sekarang Stat Intelegent nya adalah 52.

__ADS_1


__ADS_2