Lahirnya Sang Dewa Kematian Hitam(Remake)

Lahirnya Sang Dewa Kematian Hitam(Remake)
Ch. 31


__ADS_3

[MIND'S EYE] adalah sebuah skill dengan kelangkaan “Langkah/Rare”. Skill ini memiliki kemampuan untuk melihat papan status milik orang lain yang tidak dia kenal maupun yang di kenalnya.


Skill ini tidak memerlukan izin dari seseorang. Kau hanya perlu mengaktifkannya, dan kau akan dapat melihat papan status milik orang lainnya, dan mencuri semua informasi tentang level, job, dan skill yang mereka miliki. Tidak ada yang dapat kau sembunyikan dari skill ini, semuanya akan terungkap olehnya meski kau bersusah payah menyembunyikannya.


Papan Status adalah sebuah informasi yang dimiliki oleh setiap orang yang ada di dunia ini. Dan papan status tersebut hanya dapat di lihat oleh diri mereka sendiri, dan orang lain bahkan jika itu berhubungan darah secara langsung tidak akan dapat melihatnya.


Kecuali pemilik dari papan status tersebut yang mengizinkannya, dan menunjukkan papan statusnya sendiri. Yang pasti, papan status hanya dapat di lihat oleh diri sendiri.


Namun, [MIND'S EYE] adalah masalah besar untuk mereka. Itu benar-benar sangat merugikan jika di gunakan dengan cara yang salah. Jika seseorang ingin mencari keuntungan dengan menggunakan


[MIND'S EYE], maka ia hanya perlu menjual data pribadi milik orang lain yang telah dia salin. Itu pasti akan sangat menguntungkan, dan menghasilkan banyak uang.


Untuk menangkal skill [MIND'S EYE] atau meminimalisir informasi yang bocor karena skill [MIND'S EYE] seseorang.


Seseorang harus memiliki level yang lebih tinggi setidaknya sepuluh level lebih tinggi dari pemilik skill [MIND'S EYE]. Selain level, Stat Intelligence juga dapat mempengaruhi skill [MIND'S EYE]. Semakin tinggi Stat Intelligence seseorang, akan semakin sedikit informasi yang bisa didapatkan. Stat Intelligence yang tinggi berfungsi untuk menyembunyikan skill-skill yang dimiliki oleh seseorang dari pemilik skill [MIND'S EYE].


Selain kedua itu. Ada juga sebuah skill yang dapat membuat Skill [MIND'S EYE] tidak berguna. Skill tersebut bernama [Mental Barrier], skill yang dapat memperkuat mental seseorang. Dan dapat melindungi papan status dengan aman. Tetapi, skill ini sangat jarang, hanya petualang kelas atas saja yang biasa memilikinya, dan bagian sulitnya karena kelangkaan skill yang tidak mudah untuk di dapatkan begitu saja. Selain dapat melindungi papan status dengan aman [Mental Barrier] juga memberikan resistensi serangan sihir, ilusi, dan psikologis.


Item juga salah satu pilihan terbaik. Tetapi, jelas item tersebut sangat langkah. Salah satu jenis item terbaik itu adalah Ring Petata adalah contoh yang baik.


Airis mengerti kenapa tuannya tidak ingin mengungkapkan itu. Jika orang lain mengetahui bahwa tuannya memiliki skill [MIND'S EYE] yang dapat melihat papan status orang lain, informasinya pasti akan cepat tersebar, dan itu akan menimbulkan masalah untuk tuannya. Karena saat itu tersebar, mungkin yang akan dia hadapi bukan lagi petualang biasa, melainkan keluarga bangsawan, ataupun nama-nama besar lainnya.


Xi duduk di kursi yang ada di sebelahnya. Sambil mengeluarkan sebuah batu yang di dapatkannya dari rumah lelang mawar hitam dia letakkan di atas meja.


Mina dan Airis mendekat untuk melihatnya dengan lebih jelas. Namun, mau di lihat dari sisi manapun, itu jelas terlihat hanya batu biasa dan tidak ada istimewanya sama sekali.


Xi tersenyum dan membuat Mina, Airis bingung.


‘Apa yang membuatnya sampai tersenyum seperti itu?’


Tentu Gumaman mereka tidak ada jawabannya. Tidak mungkin tiba-tiba langit bergetar dan memberikan mereka jawaban akan hal tersebut. Bahkan, mungkin saja langit tidak mengetahuinya.


‘Firasat ku benar... Ada sebuah kehidupan didalamnya. Namun sayangnya, dia tertidur didalam karena kurangnya asupan Mana yang dibutuhkan.’


Xi menatap Mina. Ia mengingat kalau Mina sebelumnya pernah mengatakan ingin seorang teman yang dapat menemaninya di penginapan ini. Supaya ia tidak kesepian lagi ketika di tinggal sendiri.


“Mina, bukankah kau sebelumnya mengatakan ingin seorang teman?” Xi bertanya untuk lebih jelasnya.


“?” Mina bingung dengan apa yang Xi tanyakan. Namun, segerah dia mengingat saat itu. “Iya, aku ingat itu. Memangnya ada apa?”


“Dan sekarang sepertinya kau akan mendapatkannya walau itu bukan manusia.”


“Ha?” Mina semakin bingung dengan apa yang Xi jelaskan.


Xi mendekatkan batu tersebut dan meminta Mina untuk melakukan sesuatu. “Teteskan darahmu di atas batu ini.”


“Ha? Memangnya apa yang akan kau lakukan dengan itu?” Ragu. Itu semakin aneh dan semakin tidak jelas.

__ADS_1


“Tetaskan saja, dan kau akan mengetahuinya segerah.” Xi menyakinkan Mina.


Masih ragu-ragu. Melihat Xi yang terlihat serius, Mina memutuskan untuk percaya kepada Xi. Selama ini, Xi tidak pernah melakukan sesuatu yang salah, kali ini dia meminta itu, itu pasti untuk kebaikannya.


“Baiklah...” Mina menyayat ujung jari telunjuknya dengan sebuah pisau. Dan membiarkan darahnya menetes di atas batu tersebut.


Tidak ada yang terjadi bahkan setelah Mina meneteskan darahnya di atas batu tersebut. Mina menatap Xi dengan bingung.


Xi mengeluarkan sesuatu dari belik bajunya. Itu adalah sebuah Core Monster tingkat menengah. Core Monster yang dia dapatkan dari mengalahkan Elder Demon Snake di hutan Asgar.


Core milik Elder Demon Snake mengandung banyak sekali Mana didalamnya. Dan itu sangat cocok untuk situasi ini saat ini. Mengingat kehidupan didalam batu tersebut membutuhkan jumlah Mana yang cukup untuk menetas.


“Sebenarnya batu ini adalah sebuah telur dari suatu Monster. Penampilannya menjadi seperti ini karena lumut yang menutupinya mengeras hingga terlihat seperti batu. Yang aslinya ini adalah sebuah telur Monster.”


“APA?!! TELUR MONSTER?!!” Mina dan Airis berteriak dengan penuh keterkejutan serempak.


“Shhhh! Kecilkan suara kalian. Atau akan ada orang lain yang akan mendengarnya...” Xi meminta mereka untuk memelankan suara. Situasi ini sangat berbahaya jika ada orang lain yang iri mendengarnya. Itu bisa dapat menyebabkan sebuah pertarungan dan perebutan yang merepotkan. Xi sangat kesal karena kecerobohan mereka.


“Ma-maafkan kami...” Berbisik dan menyesal.


Menghelakan nafas. “Haaa, sudahlah. Lupakan saja. Sekarang biarkan aku fokus untuk menetaskannya.”


Mina dan Airis mengangguk. Mereka akan diam dan hanya menonton. Jika mereka bersuara, atau melakukan gerakan yang tidak perlu, itu mungkin dapat menganggu konsentrasi Xi. Ini adalah saat-saat yang kritis.


Xi mulai menggerakkan Mana dari core Monster dan mulai menyalurkannya kedalam telur monster tersebut.


‘Karena spesiesnya sama-sama ular, jadi mana dari Core Elder Demon Snake adalah mana yang paling cocok untuk membantu penetasannya.’


Monster itu begitu beruntung dapat bertemu dengan Xi yang segerah menyadarinya. Jika tidak, dalam beberapa hari kedepan telur ini akan mati karena kehabisan Mana yang menopang kehidupan di dalamnya. Jika mana yang ada di dalam telur ini habis, maka monster yang terbungkus didalamnya akan mati karena kurangnya asupan mana yang dia Terima.


Mana adalah gizi yang paling di butuhkan oleh para monster untuk menghasilkan keturunan, atau menetaskan telurnya.


Tanpa mana, akan sangat sulit untuk menghasilkan keturunan.


Mana yang tersimpan didalam core monster terserap habis. Dan core tersebut menghilang menjadi butiran debu.


Sesaat setelah core itu menghilang, telur mengalami juncangan dan asal dari sumber kekuatan itu berasal dari dalam.


Permukaan cangkang telur milai retak, dan lumut yang mengeras itu segerah luntur.


Mina dan Airis sangat bersemangat.


“Ayo teman kecil, kau pasti bisa!”


“Berjuanglah lebih keras lagi. Sedikit lagi kau akan berhasil.”


Kata-kata itu seolah menjadi semangat bagi makhluk yang ada didalam telur tersebut. Dan ia memberontak, menghancurkan cangkang telur yang telah lama mengurungnya didalam ruang gelap. Dia menghancurkannya dari dalam, dan membuat lubang besar pada bagian permukaan bagian atas telur tersebut.

__ADS_1


Dari lubang itu, seekor anak ular kecil sebesar dua jari tangan keluar dari sana. Sisik berwarna hijau mengkilap, dan itu jelas adalah kulit baru. Masih sangat bersih, mengkilap dan indah.


Mina, Airis, dan Xi turut senang akan kelahiran ular kecil tersebut kedunia ini.


“Bagus pria kecil, kau berhasil!” Mina dengan penuh semangat langsung meraihnya dan memeluknya di wajah dengan gembira.


Puas memeluk dan mengelus-elusnya. Mina kembali meletakkan anak ular tersebut di atas meja. Dan menanyakan kepada Xi monster jenis apa anak ular itu.


“Xi, apa kau tahu tentang monster ini?”


Dalam hal ini, pengetahuan Xi tentang dunia ini tidaklah banyak. Jelas dia tidak mengetahuinya. Namun, berkat adanya sistem yang selalu membantunya, Xi jadi sedikit mengetahui informasi tentang anak ular tersebut. Xi pun menjelaskan kepada Mina tentang anak ular itu sesuai yang dia ketahui dari sistem.


“Aku tidak tahu pasti, tapi aku rasa ular ini adalah Giant Snake Steel Fang. Seekor monster yang ketika dewasa bisa tumbuh hingga tiga puluh meter panjangnya. Dan juga monster yang predikatnya sama atau bahkan lebih tinggi dari Demon Snake yang ada di hutan.”


“Sehebat itukah?”


“hmmm~ aku tidak tahu pasti, karena ini adalah pertama kali aku melihatnya. Aku mengetahui itu hanya karena membaca saja. Tapi setidaknya, jika kau merawatnya dengan baik, ular ini akan berguna untukmu dimasa depan.”


Mina mengangguk. Setelah mencerna kata-kata Xi dengan benar, dia terkejut. “Ha? Aku?”


Xi dan Airis mengangguk.


Kemudian, Airis sedikit menjelaskan apa yang dia ketahui.


“Anak ular ini telah berkontrak denganmu, jadi kau harus merawatnya. Aku tahu kau sempat mengatakan bahwa dirimu bukan petualang, dan hanya seorang pemilik penginapan ini. Tetapi, kontrak darah yang telah kau jalin bersamanya tidak akan hilang meski kau menolaknya.”


“Ta-tapi... Kapan...”


“Tentu saja saat dirimu meneteskan darah di atasnya. Saat itu dengan memanfaatkan darahmu, tuanku mengaktifkan sihir kontraknya. Sehingga kontrak antara dirimu dan anak ular itu terjalin satu sama lain.”


“Ternyata kau peka juga ya? Ya, terserah lah. Itu bagus untukmu Mina.”


“Ha? Ta-tapi, bagaimana caraku menyembunyikannya nanti? Bukankah akan menjadi masalah jika orang lain... Dan dan lagi aku juga tidak pandai berkelahi.”


“Tenangkan dirimu Mina, dan coba lihat telapak tanganmu.”


Mendengar itu. Mina langsung melihat kedua telapak tangannya. Awalnya tidak ada yang aneh, dan terlihat biasa-biasa saja seperti biasanya. Tetapi, sesaat dia dapat menyadari adanya sesuatu seperti lingkaran sihir kecil di telapak tangan tangan kanannya.


“I ini...”


“itu adalah sihir kontrak. Dengan begitu, mau sebesar apapun ukuran ular ini nantinya, kau dapat menyimpannya didalam sana.”


Makhluk kontraktor kau dapat menyimpan mereka ke dalam [Room of Seal] dari kontrak yang telah kau jalani. Mau itu monster, atau pun spirit semuanya sama akan tersimpan kedalam tempat lain, yang bernama [Room of Seal]


Untuk menggunakan [Room of Seal] Xi mengajarkan bagaimana caranya kepada Mina agar dapat menggunakannya. Meski Mina bukan seorang petualang, dan levelnya sangat rendah, Mina masih memiliki mana meski itu sangat sedikit. Dengan jumlah mana yang Mina miliki, itu sudah cukup untuk mengaktifkan sihir [Room of Seal].


Setelah mendapat beberapa saran dari Xi, Mina mulai mencobanya. Dan itu berhasil. Mina dapat menyimpan Giant Snake Steel Fang kedalam ruang [Room of Seal] miliknya.

__ADS_1


Dengan begitu, Mina tidak perlu memikirkan lagi bagaimana cara untuk menyembunyikan Giant Snake Steel Fang agar tidak di ketahui oleh para petualang lain.


__ADS_2