
Saat mengetahui jika mereka semua berada di dalam wilayah kekuasaan Goblin. Semua orang terkejut karena mereka tanpa sadar, ketika mereka berjalan. Telah masuk ke sarang monster.
Tidak masalah jika Goblinnya itu sedikit. Namun, Xi telah memperkirakan jumlah Goblin yang ada di wilayah ini mungkin melebihi seratus ekor Goblin.
“Ha? Lebih dari seratus?” Teriak terkejut. Mana mungkin Tota tidak terkejut dengan pernyataan itu. Mungkin saja itu hanya sekedar tipuan atau hanya spekulasi. Tetapi, melihat ekspresi Xi yang datar, sulit untuk menebaknya apakah dia sedang berbohong atau serius. Namun, jika di lihat dari matanya yang seakan menyala di bawah bayangan pohon. Sepertinya apa yang Xi sebutkan bukanlah kebohongan.
Situasi menjadi tegang sesaat. Memikirkan apa yang harus mereka lakukan untuk situasi ini. Mungkin, kabur dan meninggalkan tempat ini adalah pilihan yang baik.
Namun, Tiba-tiba sesuatu jatuh dari atas pohon dan mendarat tepat di tengah-tengah kelompok. Semua orang bersiaga. Waspada pada serangan musuh. Namun saat melihatnya lebih jelas, mereka sadar Itu adalah Annya.
Annya pergi untuk melihat lokasi sekitar kelompoknya. Dengan kecepatannya yang tinggi, serta indra nya yang tajam. Annya mampu mendeteksi pergerakan sekecil apapun pada langkah itu.
Ketika dia telah sampai, dia memberitahukan kepada teman-temannya apa yang dia lihat selama pemeriksaan.
“Bahaya! Kelompok Goblin mulai bergerak menuju tempat ini! Sepertinya mereka telah menyadari kehadiran kita.”
“Apakah ada kesempatan untuk kita pergi?” Si gadis periang itu mulai membuka suara dan bertanya kepada Annya.
Annya menjawab. “Mu-
Namun, seseorang menyelahnya dan berkata “Mustahil. Sudah terlambat untuk pergi...” Pandangan semua orang langsung tertuju pada sumber suara. Itu adalah Xi yang berbicara. “Sejak awal, kita sudah masuk dalam perangkap mereka.” Tidak hanya di depan saja ada kelompok Goblin yang bergerak kemari. Namun, di belakang sudah ada kelompok Goblin yang memblokir jalan keluar mereka. Bahkan, para Goblin itu telah membuat formasi setengah lingkaran untuk mengurung mereka tepat di tengah-tengah seperti tikus.
Semua orang tidak mengira bahwa Goblin makhluk rendahan yang tidak memiliki kecerdasaan dapat melakukan hal semacam ini. Memasang jebakan, dan bersembunyi tanpa bersuara layaknya seorang pemburu sejati.
Goblin-goblin ini cukup pintar sehingga dapat menjebak lawan masuk kedalam perangkap yang mereka buat tampa di sadari oleh lawan-lawannya.
“Sialan... Sudah terlambat ya?” Tota bingung. Sungguh mustahil rasanya untuk pergi dalam pengepungan ini. Oleh karena itu, sebagai ketua Tota memberikan perintah kepada teman-temannya. “Karena sudah seperti ini, lebih baik bertarung daripada tidak sama sekali.”
Semua orang mengangguk setuju karena sudah tidak ada lagi yang bisa mereka lakukan selain bertarung.
“Aku dan Katashi akan mengurus bagian depan. Annya, cobalah untuk menjaga Yu dan Aiko. Jangan sampai mereka berdua di serang oleh musuh. Dan bagian belakang, aku percayakan kepada kalian berdua.” Ujar Tota sembari memberikan perintahnya.
Itu cukup mengejutkan karena Tota dapat memberikan arahan yang baik selayaknya seorang ketua party.
Xi tersenyum kecil, lalu berjalan dan berkata dengan tenang “Sekarang kau benar-benar terlihat seperti ketua party.”
__ADS_1
“Terimakasih pujiannya. Aku percayakan bagian belakang kepada kalian.”
“Serahkan pada kami.” Jelas mereka cukup percaya diri untuk menghadapi kumpulan Goblin ini. Ini bukanlah kali pertama mereka berhadapan dengan monster sebanyak ini.
“Tunggu dulu, aku akan memberikan kalian buff-
Ketika Yu hendak merapalkan mantranya untuk memberikan Xi dan Airis buff. Seterah Xi mengangkat tangannya dan berkata “Tidak perlu. Fokus saja pada mereka, kami bisa mengatasinya.”
“Ha? Tu-tunggu...”
Tanpa di duga oleh Yu. Kedua orang itu telah melompat masuk kedalam kerumunan Goblin. Yu heran kenapa kedua orang itu begitu nekat.
Melihat kecerobohan tersebut, Yu ingin membantu mereka dengan sihir esnya. Namun, belum sempat ia membacakan mantaranya. Tiba-tiba banyak Goblin yang di terbangkan ke udara.
Yu tidak dapat menahan keterkejutannya.
“Ba bagaimana mungkin... Dia menerbangkan Goblin ke udara semudah itu?”
Melihat Xi yang dengan mudah menerbangkan, dan menghempaskan para Goblin. Serta menghancurkan formasi mereka, Yu tidak bisa tidak terkejut melihatnya. Matanya tidak mempercayai apa yang di lihatnya. Namun, beberapa kalipun dia mengedipkan matanya, berharap yang dia lihat hanyalah ilusi. Namun, kenyataan tersebut sama sekali tidak dapat di rubah. Apa yang di lihatnya dengan mata kepala adalah kenyataan yang sebenarnya.
Pada saat itu. Ketika banyaknya Goblin yang telah di kalahkan olehnya. Sebuah pesan dari sistem muncul.
[Quest terpicu]
Kalahkan semua Goblin berserta dengan bosnya. Dan temukan/dapatkan sebuah peta yang di simpan di Desa Goblin.
Hadiah : Stat Agility +5.
Quest tidak dapat di tolak.
Waktu penyelesaian Quest : 24 jam.
Pinalti Kegagalan Quest : Stat Agility -5.
Quest baru ya? Dan sepertinya tidak dapat di tolak. Dan jika aku gagal menyelesaikan Quest nya, aku akan terkena pinalti.
__ADS_1
Sekarang kami berada di dalam wilayah kekuasaan para Goblin. Seharusnya, tidak jauh dari sini ada Desa Goblin yang di maksud. Tapi, aku rasa itu tidak mudah untuk mencarinya, hutan ini juga sangat luas dan tidak ada petunjuk dimana Desa Goblin itu berada. Sepertinya, aku harus berusaha keras untuk mencari keberadaan Desa Goblin itu... Aku akan menggunakan pasukan kegelapan untuk mencarinya.
Aku rasa itu adalah pilihan terbaik. Mengingat, pasukan kegelapan tidak mengenal rasa lelah sedikitpun...
Xi memikirkan semua itu sembari bertarung. Bahkan dengan itu dia masih dapat mengalahkan banyak Goblin dengan mudah. Dan tanpa sadar, dia dan Airis telah mengalahkan semua Goblin di bagian belakang.
“Bahkan aku sampai tidak sadar kalau semua Goblin disini sudah di kalahkan...”
Itu mungkin dapat terjadi karena Xi telah terbiasa menghadapi musuh dalam jumlah yang banyak. Dan bahkan dia telah menghadapi jumlah musuh yang lebih banyak sebelumnya.
Karena bagianku sudah selesai, haruskah aku membantu mereka? Xi berpikir sejenak. Dan dia memutuskan. Tidak, aku rasa aku akan mengamati mereka untuk saat ini, akan ku bantu mereka jika mereka dalam bahaya.
“Tuan, bagaimana kita harus mengatasi sisanya?”
“Tidak, mari kita amati dulu. Aku ingin melihat kemampuan mereka semua. Mengingat mereka adalah orang-orang ternama, seharusnya tidak masalah jika kita menonton sebentar.”
“Dimengerti.” Airis menyarungkan pedangnya. ‘Sepertinya tuan ingin mendapatkan informasi tentang kekuatan dan kemampuan mereka... Meski mereka adalah rekan, kami tidak tahu apakah mereka akan menjadi lawan di masa depan. Alangkah baiknya kami mendapatkan informasi mengenai kemampuan unik mereka...’ Gumamnya sambil mengamati.
“Hei monster sialan! Sebelah sini!”
[Katashi mengaktifkan skill [Taunting] semua perhatian musuh terarah kepada Katashi]
Taunting adalah sebuah skill/kemampuan untuk memprovokasi lawan. Agar target lawan berubah ke arah pengguna Taunting.
Berkat Taunting skill yang Katashi aktifkan. Semua perhatian Goblin baris depan tertuju pada dirinya. Banyaknya jumlah Goblin yang mengerah kepada dirinya, Katashi menggunakan beberapa seni bela diri untuk memperkuat tubuhnya.
“Tingkatkan kekuatan, tingkatkan pertahanan, tingkatkan pertahanan lagi! Skill [Perisai Besi]”
Saat dia mengaktifkan seni bela dirinya. Kekuatan dan pertahanan nya meningkat. Sehingga, Katashi mampu menahan gempuran para Goblin yang menyerangnya. Dengan tambahan skill [Perisai Besi] yang meningkatkan Ability perisai nya, membuat para Goblin sulit untuk menghancurkan perisainya. Sekarang perisai itu, benar-benar seperti sebuah bongkahan besi padat. Yang tidak akan hancur hanya dengan pukulan ataupun tusukan.
“Kerja bagus Katashi!” Tota melompat dalam bentuk setengah manusia bintangnya, harimau biru. Tota dengan cepat membantu Katashi mengalahkan para Goblin yang telah terprovokasi olehnya.
Dalam bentuk manusia binatangnya. Tota dapat memberikan serangan area kecil dengan cakar harimaunya yang tajam. Itu mampu melukai Goblin selayaknya menggunakan pedang dan belati.
Tota maupun Katashi tidak kesulitan ketika menghadapi Goblin. Dan dengan bantuan Yu, yang menggunakan sihir esnya membekukan para Goblin dengan [Gelombang Es].
__ADS_1
Goblin yang membeku didalam es. Semua di eksekusi oleh Annya yang memiliki kecepatan luar biasa. Dengan dagger tajam miliknya, Annya mampu memotong Goblin yang terjebak didalam es.