Lahirnya Sang Dewa Kematian Hitam(Remake)

Lahirnya Sang Dewa Kematian Hitam(Remake)
Ch. 6 Menjadi petualang


__ADS_3

Setibanya didalam, tanpa berlama-lama lagi Xi langsung menuju ke meja resepsionis yang telihat kosong.


Dibalik meja yang panjang, terdapat beberapa wanita cantik yang mengenakan pakaian rapi, dan semuanya terlihat sangat cocok. Semua itu adalah kemeja kerja, yang khusus di gunakan para resepsionis untuk menarik minat para petualang.


Di hadapannya saat ini terdapat seorang wanita cantik nan manis. Rambutnya berwarna biru muda, dan terlihat indah mencapai pundaknya. Dia adalah wanita kontras dengan seragam yang dia gunakan.


Senyum lembut yang manis membuat perhatian semua orang tertuju padanya. Dengan suara lembut dia berbicara.


"Selamat datang tuan, ada yang bisa saya bantu?"


Benar-benar suara yang lembut dan indah, semua orang sangat mengidamkannya. Berharap suara itu akan terus ada selamanya.


Namun, Xi menanggapinya dengan santai, tidak seperti orang-orang itu yang penuh dengan semangat seperti orang kerasukan.


"Ya tolong. Aku ingin membuat kartu Identitas dan mendaftarkan diri sebagai petualang."


"Baik, silahkan tunggu sebentar."


Wanita itu pergi sebentar, dan mengambil sesuatu di belakang.


Sementara itu, semua mata yang ada di dalam serikat tertuju kepada nya. Bahkan para resepsionis lainnya juga sama. Entah apa yang mereka ratapi itu, tetapi Xi sangat panah dengan tatapan penuh kecemburuan yang berasal dari belakangnya. Jika saat ini dia berbalik dan menoleh, semua pandangan dan raut wajah yang tidak menyenangkan akan terlihat di wajah mereka.


Meski merasa tidak nyaman, Xi tetap menahannya sekuat tenaga. Mentalnya telah terlatih dengan baik untuk masalah seperti ini. Baginya, ini hanyalah masalah kecil.


Orang-orang normal mungkin akan gemetar ketakutan, dan mereka tidak berani untuk menatap kebelakang.


Wanita itu kembali dengan sebuah kertas di tangannya. Dalam sekejap suasana langsung berubah, dan ini benar-benar sangat mengejutkan.


'Sebenarnya apa yang di pikirkan oleh orang-orang itu? Bukankah mereka terlalu berlebihan. Jika mereka melakukan ini kepada orang normal, mungkin mereka akan menangis bahkan kencing di celana.'


Xi sangat heran dengan orang-orang yang memperlakukan wanita di hadapan nya ini bagaikan dewi. Meski tidak salah, namun itu cukup menganggu. Xi bahkan curiga, jika orang-orang ini setiap harinya datang kemari untuk melihat wanita ini.


"Tuan, silahkan isi semua data anda disini."


Memberikan kertasnya kepada Xi di atas meja. Dalam kertas itu tertulis kan beberapa hal yang harus dia isi untuk menjadi seorang petualang. Yaitu : Nama, Usia, Job/class, skill. Tidak terlalu banyak, dan semua itu sangat mudah. Namun, ada hal yang membuatnya sedikit ragu untuk menuliskan Job nya yang sebenarnya.


Xi mulai menuliskan semua datanya di kertas tersebut. Mulai dari namanya, usia, Job/class, dan Skill.


Untuk Job dan Skill. Xi tidak mengungkapkan semuanya. Job nya dia ganti sebagai seorang warrior, dan skill nya yang dia tulis hanya dua skill. [Strike] dan [Dahs].

__ADS_1


Resepsionis mengambil sesuatu di bawah mejanya. itu adalah sebuah bola kristal bening yang tampak terlihat seperti mutiara berukuran besar. hanya saja, warnanya transparan, bahkan kau masih dapat melihat sisi lain dari meja itu.


??? Xi bingung. untuk apa sebenarnya bola kristal tersebuttersebut di letakan di atas meja. apakah dia melakukan hal yang salah.


"Tuan, tolong letakkan tangan anda di atasnya." Pinta Resepsionis.


"?? Di atas Kristal ini?"


"Iya"


"Omong-omong... untuk apa aku harus melakukan itu?"


Terkejut. Tidak mengira jika orang ini tidak tahu apapun. Walau dia berasal dari luar kota, seharusnya dia sudah mengetahui apa fungsi bola kristal tersebut.


Jadi, Fungsi dari Bola Kristal tersebut adalah untuk memeriksa atau melihat level kekuatan seseorang. Tidak hanya level, tetapi beberapa informasi lainnya juga bisa seperti informasi pribadi milik seorang petualang. Seperti berapa banyak misi/Quest yang telah mereka selesai kan, sehingga mereka dapat di promosikan ke tingkat selanjutnya. Serta dapat mengetahui apakah seseorang telah melakukan kejahatan atau pun tidak.


Meski cara ini sangat berguna, sehingga seseorang tidak dapat menghindar atau mengelak. tetapi ada banyak cara untuk menghindarinya, yaitu dengan menggunakan sebuah jenis item yang dapat memblokir pengecekan informasi.


Xi ragu untuk meletakkan tangannya. Dia tidak ingin orang-orang ini tahu Job, dan skill dia yang sebenarnya. Jika hanya sekadar level baginya itu tidak masalah.


Setelah mendengar beberapa penjelasan dari Resepsionis itu, Xi menjadi semakin ragu. Tidak hanya takut jika informasi pribadinya bocor, tetapi dia baru saja melakukan penipuan. Semua yang di tulis di atas kertas, semuanya tidak sesuai dengan apa yang ada di statusnya.


[Tuan tidak perlu khawatir. Bola Kristal tersebut tidak dapat mengorek informasi sebenarnya milik tuan. Karena, Informasi pribadi milik tuan hanya tuan yang dapat melihatnya, dan itu semua di lindungi oleh sistem.]


Mendengarnya Xi merasa legah. Tidak berpikir jika dia harus memberitahukan informasi sebenarnya kepada orang-orang ini. Yang Xi takutkan, karena Job yang dimiliki sangat berbeda dari Job umum, dia takut akan ada banyak orang yang mencoba merekrutnya dan memaksanya masuk ke dalam tim.


Tapi setelah tahu Sistem dapat melindungi informasi pribadi miliknya. itu benar-benar membuatnya legah.


'Meski aku tidak takut dengan orang-orang ini... hanya saja akan merepotkan jika harus berurusan dengan mereka sekarang. Terlebih, melihat dari tampang-tampangnya, mereka terlihat seperti orang yang sulit untuk di percaya.' Dalam hati.


Xi meletakkan tangannya di atas bola kristal tersebut. Dan setelah Xi meletakkan tangannya, Bola Kristal itu menyala, dan memancarkan cahaya.


sebuah papan status muncul di dalam bola kristal, dan itu membuat Xi terkejut.


Ternyata ada hal seperti ini juga? Berarti dengan bantuan sistem aku dapat melihat Informasi pribadi mereka, benarkan?


setelah papan status itu muncul, resepsionis segera mengeceknya. Dan di sana tertulis level Xi yang sebenarnya, namun tidak menunjukkan informasi lainnya.


Selain level, beberapa informasi mengenai monster yang telah Xi kalahkan juga tercatat. dan itu membuatnya terkejut.

__ADS_1


'Astaga... Banyak sekali monster yang sudah dia kalahkan. Meski monster-monster ini hanya berada di level bencana dasar, tetapi jumlah yang di kalahkan nya sangat banyak. ada sekitar ratusan lebih...' Tidak percaya dengan apa yang di lihatnya. situasi ini belum pernah terjadi. Bahkan para petualangan yang peringkatnya lebih tinggi darinya, belum tentu dapat mengalahkan monster sebanyak Xi di level nya sekarang.' Apa benar, dia hanya level 10? Bukankah dia terlalu tidak manusiawi? Bahkan Demi-Human seperti Beastman saja tidak segila dirinya... Orang ini monster.' Melirik Xi diam-dian dengan pandangan yang meragukan. melihat dari fisiknya memang terlihat seperti manusia normal, tetapi kekuatannya seperti monster.


Orang lain akan berteriak heboh saat melihat nya. Tetapi, wanita ini berhasil menahan keterkejutan, dan bersikap profesional. Aturan yang paling penting dalam serikat petualangan adalah, tidak membeberkan informasi pribadi milik seorang petualang. jika hal itu di lakukan, Sangsi yang di dapat sangat berat. bisa saja anda di berhenti dari pekerjaan anda, atau membayar denda yang telah di tentukan sesuai dengan aturan.


"Baik, anda bisa melepaskannya."


Xi mengangguk dan melepaskan pegangannya. dan setelah itu...


Setelah selesai mengisinya, Xi memberikan kertasnya kembali kepada resepsionis itu.


Resepsionis menerimanya kembali, dan melihat data-data yang Xi isi. Semuanya langkap, dan tidak ada masalah apapun. Bahkan dia menganggapnya sangat normal, apalagi dengan job nya sebagai seorang warrior.


Tapi, dengan levelnya yang telah mencapai level 10, Xi dapat mengambil Quest di tingkat pemula. Tingkat dasar hanyalah Quest yang di berikan kepada mereka petualang-petualang pemula yang levelnya masih berada di bawah level 10.


"Baik, semuanya telah selesai, ini kartu pengenalmu."


Memberikan sebuah kartu yang persis seperti kartu KTP. hanya saja, itu terbuat dari Coper. Menandakan Xi adalah petualang peringkat bawah.


Mau orang itu sekuat apa pun, mereka semua akan mulai dari peringkat bawah. Dan untuk meningkatkan peringkat, semua petualang perlu menyelesaikan banyak Quest sekitar 20 Quest setiap peringkatnya. Dan semakin tinggi peringkat seseorang, semakin sulit Quest yang akan mereka dapatkan. Bahkan tak jarang dari mereka yang berperingkat tinggi, mengambil jalur aman dengan mengambil Quest yang berada di bawah peringkat mereka.


Jelas ini adalah tindakan pengecut, jika dimata orang-orang. Tetapi, apa salahnya jika seseorang yang memiliki peringkat tinggi mengambil Quest dibawah levelnya? Bukankah keamanan dan keselamatan diri itu jauh lebih baik dari apa pun?


Setelah menerima Kartu pengenal nya, Xi membayar satu keping koin emas. Memang benar apa yang dikatakan oleh Sultan saat itu, mendaftar sebagai petualang biayanya cukup mahal.


Bagi orang biasa, satu keping koin emas itu sangat berharga. Mereka akan menggunakan nya dengan hati-hati. Karena nilainya sangat besar, dan mungkin cukup untuk makan selama dua Minggu.


"Apakah tuan ingin mengambil sebuah Quest?"


"Tidak, untuk saat ini aku tidak ada niatan. Mungkin lain waktu." Setelah selesai mengatakan itu. Xi berbalik dan pergi tanpa memandang orang-orang yang menatap nya sejak tadi. Jujur saja, dia benar-benar sangat terganggu.


Saat di luar, Xi mulai memikirkan beberapa hal. Di kota ini dia tidak memiliki tempat untuk tinggal, setidaknya dia harus mencarinya terlebih dahulu karena ia ingin tidur dengan layak. Tidak seperti hari sebelumnya, dia benar-benar tidak dapat tidur.


Hendak dia ingin berjalan dan mencari sebuah penginapan, di suatu bangunan dua tingkat dia melihat sebuah papan yang tergantung di atasnya.


[ Penginapan Bintang ] itu adalah sebuah penginapan. Tidak bisa di katakan sebagai hotel, mungkin lebih seperti sebuah kos. Hanya saja, di penginapan, kau dapat memesan makanan seperti yang ada di sebuah hotel.


"Aku sangat beruntung. Karena aku tidak berniat menetap lama disini, sepertinya penginapan jauh lebih cocok untukku sekarang dari pada sebuah rumah." Ungkapnya sambil tersenyum tipis. Pergi menuju ke penginapan itu, dalam perjalanannya dia berkata "Mari istirahat untuk hari ini, aku benar-benar lelah. Dan juga, sejak kemarin aku belum makan apa pun selain buah. Aku harus memesan makanan, dan memberikan tubuhku sebuah hadiah." Setelah kerja keras yang di lalui sangat melelahkan, dan sangat menyakitkan. Xi berniat membeli beberapa makanan sebagai hadiah untuk dirinya sendiri khususnya untuk tubuh yang telah bekerja sangat keras selama ini.


Hal yang lumrah di lakukan, ku rasa semua orang juga pernah melakukannya.

__ADS_1


__ADS_2