Lahirnya Sang Dewa Kematian Hitam(Remake)

Lahirnya Sang Dewa Kematian Hitam(Remake)
Ch. 44


__ADS_3

Sembari menunggu kedatangan rekan-rekannya. Tota terus mengajak Xi mengobrol karena bosan. Bahkan sampai setengah jam itu, dia tidak berhenti berbicara, dan tidak ada lelah-lelahnya membanggakan dirinya sendiri.


Xi dan Airis yang mendengar ceritanya sampai bosan. Terpikir dalam pikiran mereka berdua, apakah tidak ada orang lain yang ingin Tota ajak bicara selain mereka. Dari ribuan orang yang ada disini, bagaimana mungkin hanya mereka yang Tota kenal.


Xi beranggapan orang-orang itu mengenal Tota. Melihat bagaimana cara mereka bersikap ketika Tota melihat atau melirik mereka. Semua orang membuang muka, tampak mereka menghindari Tota.


Entah apa yang membuat mereka berpikir untuk menghindari Tota. Apakah mereka takut dengan latar belakangnya? Atau sebenarnya mereka hanya menganggap Tota adalah bocah penganggu.


Namun, melihat dari ekspresi semua orang yang berkeringat saat di tatap Tota, bahkan mereka membuang muka sampai mengabaikannya. Xi berpikir, mungkin itu keduanya.


Karena penasaran, Xi pun bertanya kepada Tota. Kenapa sikap orang-orang ini sangat aneh kepadanya.


“Apa yang kau lakukan sampai-sampai semua orang menghindarimu?”


Tota yang mendengar pertanyaan itu seterah melirik Xi sambil mengangkat satu alisnya. Kemudian dia berpikir sambil memegang dagunya. Dia tampak serius saat memikirkannya.


Meski tidak semua orang menghindari Tota, tetapi hampir rata-rata semuanya sama.


“Beberapa wajah aku mengenalinya. Dan dulu aku seperti pernah bertengkar dengan mereka-mereka itu(sambil menunjuk kesalah satu party di antara kerumunan) Dan tentu saja aku baik-baik saja. Tetapi, karena aku seorang bangsawan, hal itu membuatnya menjadi masalah. Pada akhirnya mereka di hukum oleh ayahku. Mungkin itu yang membuat mereka jera, dan menghindariku.”


“How, meski aku tidak terlalu peduli, tetapi seperti kau telah membuat banyak musuh... Berhati-hatilah.”


Melirik Xi yang berdiri di sampingnya. Dia dapat melihat wajah Xi yang berekspresi datar, seperti memperingatinya dengan tidak tulus. Atau bisa di bilang, Xi tidak peduli dengan masalah apa yang Tota temui nantinya.


Sambil tersenyum dan merangkul Xi dengan erat. Dia mendekatinya dengan sedikit menggoda.


(Tertawa) Hahaha, apa maksudmu? Bukankah kita satu party sekarang?


Xi yang berada dalam rangkulan Tota bergumam ‘Sejak kapan aku sejutu satu party denganmu... Menyebalkan.’ Melirik sekitarnya, sedikit berkeringat. Dia tidak menduganya. ‘Bahkan kami belum masuk ke Hidden World, tetapi mereka sudah menatap kami dengan tetapan tajam.’ Tentu itu bukan hal yang baik. Karena tatapan tajam dari setiap orang yang menatap mereka, adalah tatapan permusuhan.

__ADS_1


Dalam rangka ini, berkerjasama dengan orang lain atau party lain akan sangat sulit. Tidak mungkin mereka ingin bekerjasama dengan tulus satu sama lain. Pastinya ada niatan tersembunyi di setiap langkah.


Melihat rekan-rekannya datang, Tota lalu berkata. “A, itu mereka.”


Xi keluar dari rangkulannya dan bersama menatap rekan-rekannya yang Tota maksud.


Seperti yang Xi dan Airis duga, party ini bukanlah party biasa. Orang-orang yang berada dalam party ini memiliki perlengkapan yang luar biasa berkualitas. Sangat berbeda dengan orang-orang itu.


‘Anak-anak bangsawan benar-benar beda.’ Xi Airis serempak.


Mau di lihat dari sisi manapun, perlengkapan yang orang-orang itu kenakan sangat mewah. Meski tidak semua anggotanya, namun dua anggota lainnya memiliki perlengkapan tidak kalah bagusnya dengan perlengkapan anak-anak bangsawan itu.


Sistem mulai beroperasi, dan menampilkan informasi mengenai empat anggota party lainnya.


Dari penampilan dan aura yang di pancarkan, dapat Xi tebak mereka bukanlah pemula biasa. Setidaknya, orang-orang ini telah selevel dengan petualang senior.


‘Meski begitu, untuk melihat buktinya, kami memerlukan hasilnya dalam pertarungan. Apa gunanya jika party ini di isi dengan role yang seimbang jika kerjasama mereka buruk. Itu tidak akan jauh berbeda dengan party abal-abal yang di buat sehari jadi... Aku harap mereka tidak seperti itu.’


Tentu ini akan sedikit berbeda dari party biasa. Yang mana, dalam party ini berisi anak-anak hebat yang didik langsung oleh keluarganya. Keluarga bangsawan. Pastinya, kemampuan dan pemahaman mengenai kekuatan yang mereka miliki lebih baik dari pada orang biasa.


Ketika mereka sampai. Seorang gadis manis nan periang berkata. “Hei, Kucing bau! Apakah mereka teman barumu? Aku tidak bisa percaya kucing bau sepertimu bisa mendapatkan seorang teman.” Gadis periang nan cantik ini bernama Ayumi Aiko. Mengenai pakaian seperti gaun yang cantik, warna rambut pirang yang bekilau sangat indah, apalagi saat cahaya matahari menyinari nya menambahkan keindahannya.


Catatan yang perlu di ingat. Meski Tota dan Aiko saling mengenal satu sama lain sejak kecil, namun hubungan mereka tidak begitu baik... Hmmm apa harus dikatakan baik? Soalnya mereka ini selalu bertengkar memgenai hal-hal sepele seperti anak kecil.


Intinya, mereka selalu bertengkar, dan berdebat bahkan untuk hal-hal kecil sekalipun.


Melihat dan mendengar itu Airis mau tertawa. Namun, ia menahannya karena tidak ingin terkena masalah. Apalagi, tuan nya saja hanya diam dan memperhatikan.


Meski begitu, Tota juga tahu kalau dia sedang di tertawakan. Dia cukup malu, lalu dengan wajah yang memerah dia berkata “Sulit memang untuk otak kecilmu menerimanya. Bahkan harimau yang ganas sekalipun dapat berteman dengan seekor kucing. Lalu kenapa aku tidak bisa mendapatkan seorang teman?”

__ADS_1


“Bodoh! Harimau dan kucing itu masih satu keluarga. Yang membedakan hanyalah ukuran tubuhnya saja.”


“Maka kau juga bodoh. Kami sama-sama manusia, hanya saja tidak sedarah.”


Aiko yang mendengarnya malah menjadi kesal sendiri karena Tota selalu menjawabnya setiap kali dia berbicara.


Dari pada itu, Xi yang melihat status milik Aiko.


‘Gadis ini... Semua statnya biasa saja kecuali stat INT-nya. Itu bahkan melebihi 37 poin. Sepertinya dia bukan sekedar Healer biasa.’


Healer berbeda dengan support. Meski Healer termasuk dalam kategori support job, namun Healer ini hanya berfokus pada sihir penyembuhan. Tidak seperti support pada umumnya yang dapat memberikan efek buff dan debuff, healer hanya bisa memberikan buff saja. Tidak ada yang lain, bahkan jika seorang healer memiliki kemampuan menyerang, serangan mereka lebih buruk daripada serangan seorang support.


Namun, yang harus di perhatikan dari seorang healer adalah kemampuan penyembuhan mereka yang luar biasa. Dengan adanya healer, seseorang dapat menghemat healing potion yang mereka miliki. Dan lagi, sihir penyembuhan dari seorang healer sangat berpengaruh pada tubuh, itu tidak hanya dapat menyembuhkan sebuah luka, namun dapat memperbaiki saraf dan sel-sel tubuh. Tergantung seberapa kuat healing magic yang dapat di gunakannya.


Seseorang datang menghentikan pertengkaran bodoh mereka. Dengan suaranya yang tenang dan lemah lembut, gadis itu berkata “Hentikan kalian berdua. Kalian sudah besar, apakah kalian tidak malu berdebat seperti anak kecil di depan umum?” Seorang gadis berambut biru terang, bagaikan langit cerah di siang hari. Mana di sekitarnya sangat tenang, terlihat gadis cantik ini mampu mengendalikan mananya dengan sangat baik. Terlebih, hawa dingin yang di bawanya membuat seseorang dapat menggigil kedinginan.


Yu Hiroshi adalah seorang penyihir yang hebat dan berbakat. Bakatnya sihirnya sangat tinggi, dan tidak dapat di bandingkan dengan penyihir biasa. Yang membuatnya spesial dan menjadi pusat perhatian keluarganya adalah, sihir khususnya yaitu seorang penyihir spesialis, sihir es.


Meski Yu tidak dapat menggunakan jenis sihir lainnya, bahkan sihir tingkat dasar seperti [Magic Missile]. Tetapi, Yu dapat memodifikasinya menjadi sihir yang baru dan lebih kuat dari sihir biasa sihir Tier 1 [Magic Missile] menjadi sihir Tier 2 [Ice Bullets].


Setelah menghentikan pertengkaran yang tidak berarti itu. Yu mulai memperkenalkan dirinya kepada Xi dan Airis.


“Temannya Tota iya, kan? (Xi dan Airis mengangguk membenarkan) Karena kalian temannya Tota, maka kalian teman ku juga. Perkenalkan, namaku adalah Yu Hiroshi, aku adalah seorang penyihir yang spesialis dalam sihir es. Senang berkenalan dengan kalian.”


Tidak hanya parasnya yang mempesona, suaranya lemah lembut. Ini dapat membuat seseorang berdebar-debar mendengar kelembutan dan keindahan suaranya. Sifatnya sangat cocok dengan element yang dia miliki, sangat tenang. Berbading terbalik dengan temannya, yaitu Ayumi Aiko. Yang periang dan banyak tingkah.


Sebutan seorang kakak mungkin sangat cocok untuk menggambarkan sifatnya yang tenang.


Terlebih, sepertinya semua orang dalam party ini mendengarkan dirinya. Xi tidak tahu mengapa, dan apa alasannya. Namun, Xi tidak terlalu memikirkannya, karena baginya yang terpenting adalah dia memiliki rekan-rekan yang dapat di andalankan.

__ADS_1


__ADS_2