
Skill [Jeratan Akar Kegelapan]... Ikat mereka semua!”
Di waktu area kegelapan terbentuk di hutan. Sesuatu yang berbentuk seperti sebuah pita muncul dan melonjak. Melilit dan mengikat semua Goblin yang ada di areanya mau pun yang ada di luar areanya. Pita kegelapan tersebut tidak dapat di hapuskan lagi di hancurkan. Sekeras apapun para Goblin itu berusaha untuk lepas, jeratan yang mengikat tubuh semakin menjadi.
“Ini... Apa-apaan ini?” Total sangat bingung dengan apa yang terjadi. Beberapa waktu lalu, dia melihat Xi bertarung selayaknya seorang warrior. Namun, sesaat ketika dia memalingkan wajahnya, gaya bertarungnya langsung berubah. Dia seperti menunjukkan dirinya yang sebenarnya. Tapi, yang jelas cara bertarung seperti ini bukanlah cara bertarung seorang warrior... Apakah dia Magic Warrior? Seorang Warrior yang dapat menggunakan sihir? Tetapi warrior macam apa yang bisa menggunakan sihir sekuat ini. Aku rasa, sihir seorang warrior itu tidak sebagus sihir seorang penyihir. Tetapi, ini terlalu kuat. Aku ragu jika para penyihir lainnya yang sama di levelnya dapat melakukan hal ini.
Aiko dan Yu tidak berkata apapun selain diam melongok melihat kehebatan Xi dalam mengatasi semua Goblin ini dalam sekejap mata.
Dalam hatinya, Yu berkata ‘Ini bahkan jauh lebih baik dariku... Kepadatan mananya, kecepatan penggunaan sihir dan pengambilan keputusan yang tepat... Semuanya di ambil dengan sempurna...’ Yu menjadi ragu. Dia selalu merasa kalau orang-orang ini termasuk dirinya adalah yang terbaik di generasinya. Orang-orang yang akan menjadi sosok hebat di masa depan... ‘Jika di bandingkan... Bahkan kekuatan bahkan tak sampai seujung kukunya... Dia terlalu kuat! Sangat kuat sampai-sampai bahkan jika kami semua bekerjasama dan menggabungkan kekuatan, masih mustahil untuk mengalahkannya.’
Melihat tidak ada satupun Goblin yang dapat lolos darinya. Ketika semua Goblin telah terikat. Xi mengepal tangan kanannya. Ikatan yang menjerat mereka semakin kuat, hingga membuat mereka kesulitan untuk bernafas. Dan akhirnya, membuat satu persatu dari para Goblin itu terbunuh karena kehabisan nafas.
Setelah semua Goblin di kalahkan. Xi menarik kembali semua kegelapan yang telah di sebarkan. Bersamaan dengan itu, sesuai dengan apa yang di pikirannya ‘Para Goblin ini... Tidak memberikanku banyak exp. Hanya dengan segini, masih belum cukup untuk membuatku naik level...’ Lalu berbalik dan menatap Yu yang masih terduduk diam di tanah.
Mengulurkan tangannya, dan Xi berkata “Apa kau baik-baik saja?” Niatnya baik. Dia ingin membantunya berdiri, dan bertanya bagaimana kondisinya. Di lihat dari situasinya, sepertinya ini pertama kalinya terjadi pada dirinya. Aku mengerti bagaimana perasaannya sekarang.
Yu tidak ragu untuk menggapai dan memegang tangan Xi. Hanya saja, dia masih begitu gugup di sertai rasa trauma nya barusan. Semua itu masih terbayang dalam pikirannya. Sulit untuk melupakannya dalam waktu singkat.
“I iya... Terimakasih sudah menyelamatkan ku.”
“Jangan di pikirkan. Kita adalah rekan, kurasa itulah yang harus saya lakukan sebagai seorang rekan. Namun, aku tidak tahu situasinya akan menjadi seperti ini...”
__ADS_1
“Sepertinya anda telah melihatnya? Kami cukup buruk bukan?... Orang-orang mungkin menganggap kami anak-anak jenius, namun nyatanya itu hanya sebutan dari orang-orang saja. Mereka terlalu melebih-lebihkan.” Yu sadar akan dirinya sendiri. Meski kemampuannya luar biasa, namun di atas langit masih ada langit. Masih ada orang-orang yang lebih hebat di bandingkan dirinya. Itu sebabnya dia selalu bersikap rendah hati, dan tidak sombong.
Namun, hal yang tidak di duga nya. Xi menyangkal ucapan tersebut. Dengan nada suara yang tenang, namun tetap menunjukkan ekspresi yang sama seperti tanpa ekspresi. Xi berkata “Tidak, kalian semua hebat... Namun, yang membedakan antara kalian dan aku hanyalah pengalaman. Kerjasama kalian sangat baik meski masih memiliki kekurangan. Jangan terlalu merendah, kita semua masih muda dan tidak cukup banyak pengalaman, masih perlu banyak ilmu yang harus kita pelajari.”
Yu tidak mengira Xi akan mengatakan hal tersebut. Tidak hanya dengan suara yang tenang, bahkan ekspresi wajahnya tidak berubah. Ekspresi wajahnya menunjukkan betapa tenangnya dirinya menghadapi segala situasi, itu wajah yang datar.
“Kamu benar, kami masih belum cukup pengalaman... Tapi, bahkan aku tidak yakin apakah mereka yang berpengalaman dapat melakukan hal yang sama dengan apa yang Anda lakukan. Anda luar biasa.”
“Terimakasih pujiannya tapi...
Xi seterah berbalik dan berjalan perlahan menuju sala satu mayat Goblin tersebut.
“Xi?”
Tota merasa tidak nyaman. Melihat Xi yang hendak memegang mayat Goblin tersebut, Total segera bersuara dan berkata.
“Tidak! Kamu tidak perlu melakukannya... Biarkan kami saja yang mengumpulkan itu.”
Tota merasa malu. Tidak banyak yang dapat di lakukan ketika situasi sangat kacau. Bahkan, dia terjebak di antara Goblin-Goblin itu dan tidak bisa membantu teman-temannya. Sehingga, membuat Xi harus turung tangan secara langsung untuk mengatasinya setelah dia selesai dengan bagiannya.
Dan dia ingin membiarkan orang yang telah menyematkan kelompoknya untuk mengumpulkan matrial? Itu akan membuatnya lebih kehilangan muka di hadapan teman-temannya.
__ADS_1
Jika aku terus membiarkannya. Itu akan membuat kami terlihat seperti orang yang tidak tahu terimakasih. Padahal dia sudah menolong kami, dan kami masih membiarkannya mengumpulkan? Kami benar-benar buruk.
Melihat Tota seperti seseorang yang merasa bersalah. Dapat di lihat dari wajahnya yang murung dengan jelas. Xi membuka mulut dan mulai bersuara, tampaknya Tota telah salah paham akan dirinya.
Xi tidaklah berniat untuk mengumpulkan material-material tersebut. Melainkan, dia ingin melakukan sesuatu dengan mayat-mayat Goblin ini yang sudah di kalahkan nya.
“Tampaknya ada kesalahpahaman... –
Namun, belum selesai dia berbicara. Tiba-tiba Tota menyela nya dengan berkata “Tidak! Tidak ada kesalahpahaman di antara kita... Kau telah bekerja keras Xi, dan kali ini biarkan kami yang mengumpulkannya. Kau dapat beristirahat... Mengingat betapa lemahnya diri kami, dan bahkan kami semua hampir terbunuh. Jika bukan karena dirimu yang mengambil tindakan cepat, kami pasti sudah menjadi salah satu mayat yang tergeletak di antara mereka...”
“Tidak, tidak, tidak... Sepertinya memang ada kesalahpahaman. Sejujurnya aku memang berniat menyerahkannya kepada kalian, tetapi bukan hal itu yang ingin aku lakukan. Sepertinya, kau telah salah memperkirakan pemikiranku.”
“Hah?” Tota terkejut setelah mendengarnya. Betapa memalukannya karena dia berpikir dapat membaca pikiran orang lain hanya dari tindakannya saja.
Dengan wajah yang berkeringat sambil menahan rasa malunya. Dan dengan suara yang gugup dia bertanya “La lalu... Apa yang ingin kau lakukan?”
Xi berpikir sejenak untuk menjawabnya. Masalah ini adalah mengenai kemampuannya. Kemampuan untuk membangkitkan makhluk yang telah mati dalam bentuk kegelapan pastinya tidak pernah di ketahui ataupun di dengar oleh orang-orang.
Itu akan menjadi berita yang panas. Dan mungkin tidak akan sedikit orang yang menganggapnya sebagai pemuja iblis. Kekuatan yang di dapat dengan cara yang tidak biasa, dan tentunya kekuatan yang asalnya bukan dari berkah dewa.
Orang-orang pasti akan memikirkannya sebagai kekuatan yang berasal atau kekuatan yang di dapatkan dengan berkontrak dengan iblis.
__ADS_1
‘Ini merepotkan... Kekuatanku juga tidak boleh di ekspos begitu saja di depan orang-orang. Jika itu hanya Airis, aku tidak akan masalah, karena dia sudah pernah melihat aku menggunakannya. Tetapi... Orang-orang ini... Bukanlah orang yang dapat aku percaya saat ini. Meski kami baru saja bertarung hidup dan mati bersama tadi, tetapi itu tidak menjamin bahwa kekuatan ku tidak akan bocor keluar. Terlebih lagi, salah satu dari mereka adalah seorang Assassin. Jelas dia akan menyampaikan informasi yang berharga ini kepada atasannya... Aku... Hampir saja menggali kubur ku sendiri. Syukur kau berniat menghentikanku... Kali ini aku selamat. Lain kali, aku harus berhati-hati tidak boleh sampai di butuhkan oleh keserakahanku.”