
Kerjasama Xi dan Rumah lelang mawar hitam telah terjalin. Kedua pihak mengharapkan kerjasama ini akan berjalan sangat baik dan saling menguntungkan.
Dalam hal ini, pihak Rumah Lelang Mawar Hitam meminta untuk Xi menjual hasil buruannya kepada pihak rumah lelang. Karena pemilik rumah lelang, Alixsa Xofeza, ingin menggunakan semua material itu untuk membuat sebuah item yang nantinya akan dia lelang di rumah lelang nya, atau dia jual kepada orang-orang kaya khususnya adalah keluarga bangsawan.
Xi menyanggupi hal tersebut, asalkan itu masih di kota ini. Karena Xi tidak berniat untuk menetap, Alixsa tidak dapat menahan Xi. Namun, meski Xi akan berada ribuan mil jauhnya, mereka berdua akan tetap saling bekerjasama.
Sehabisnya mereka dari pelelangan, mereka lalu pulang. Sudah tak ada yang mereka lakukan lagi.
Bersama dengan seorang budak yang baru saja Xi beli, mereka semua berjalan menuju penginapan.
Saat sampai, Penginapan Bintang masih sama seperti sebelumnya. Itu sepi pengunjung, dan tidak ada satu pun orang yang berniat untuk menginap di tempat ini. Mungkin itu karena orang-orang sudah merasa nyaman dengan tempat penginapan lainnya yang menyajikan pelayanan lebih baik dari Penginapan Bintang.
Dan entah apapun itu, tidak perlu untuk memikirkannya.
“Akhirnya sampai, aku lelah sekali seharian disana.” Melirik ke arah budak itu. “Xi, apa yang akan kau lakukan padanya?”
“hmm~ Aku pesan satu kamar lagi untuknya tinggal. Dan tolong aku untuk merawatnya sementara.”
“Aku mengerti. Serahkan saja padaku.”
Pakaiannya yang lusuh, kusam, dan kotor. Itu benar-benar tidak layak untuknya, seorang wanita cantik mengenakan pakaian seperti itu.
Ia telah kehilangan keanggunan, dan telihat seperti gelandangan.
Xi meminta bantuan kepada Mina, karena mereka sesama perempuan, Xi yakin itu akan berjalan dengan baik.
Mina memegang tangan budak itu dengan erat kemudian menariknya. “Ayo ikut aku masuk kedalam.” Ajak Mina dengan nada yang lembut.
“Emmm...” Menatap ke arah Xi. Dia bertanya “Apakah itu boleh?” meski tidak dia ucapkan. Tetapi Xi mengetahui dari mimik wajahnya.
Xi mengangguk pelan, dan memintanya untuk tidak khawatir. Tidak akan ada orang disini yang akan memperlakukannya dengan buruk. Selama dia menjadi anak yang baik, dia akan baik-baik saja.
“Ayo, apa lagi yang kau tunggu?” Mina menariknya lagi mengajaknya masuk. Mina terlihat sudah tidak sabar akan jadi seperti apa jika budak ini saat sudah bersih dan mengenakan pakaian yang layak. Seharusnya itu akan membuatnya semakin cantik dan mengembalikan keanggunannya.
“Baiklah...” Gugup. Berjalan mengikuti Mina. Tampak ngeri. Walau senyumannya manis, namun dimatanya, itu terlihat menyeramkan. Ia bertanya-tanya apa yang akan Mina lakukan padanya.
Keduanya telah masuk kedalam penginapan.
Sebelum membuka pintunya dan masuk. Xi sempat teringat sesuatu.
Sesaat ketika dia melihat Airis dibawakan kepada dirinya itu masih terlihat bersih dan tidak ada tanda dari budak kebanyakan. Mungkin itu karena Airis adalah budak baru, jadi tanda budak belum terukir di tubuhnya.
Dan saat pemilik rumah lelang hendak memberikan tanda budak serta surat kontraknya. Xi melarangnya untuk memberikan tanda budak itu.
Di bandingkan dengan orang lain yang memberikan tanda budak kepada sesuatu yang telah menjadi miliknya. Lebih baik ia yang melakukannya sendiri.
Dengan skill yang di belinya dari shop sistem dengan harga yang sangat mahal, bahkan perjuangan untuk mendapatkannya juga mengorbankan banyak Gold sistem yang di miliki nya. Skill tersebut adalah [Dargon Soul Authority].
__ADS_1
[Dragon Soul Authority] adalah sebuah skill kontrak antara tuan dan pelayan. Pemilik dari skill ini adalah seorang Tuan, dan memiliki hak dan kebebasan untuk memilih pelayanannya.
Seseorang yang telah menjalani kontrak tuan dan pelayan dengan pemilik skill [Dragon Soul Authority] akan sepenuhnya patuh. Jika melawan, tidak mendengarkan, dan memberontak, atau memiliki niatan buruk pada pemilik skill [Dragon Soul Authority] seorang pelayan akan menerima hukuman yang sangat menyakitkan.
Simbol seekor naga yang terukir di dahi mereka akan menyala memancarkan cahaya hitam dan menyiksa jiwa mereka hingga hancur. Dan mereka akan mati dengan penuh rasa sakit dan tanpa bisa jiwa mereka untuk bereinkarnasi atau di bangkitkan kembali tanpa seizin pemilik skill.
Itu terdengar sangat jahat dan merugikan. Tidak ada keuntungan yang di dapatkannya dengan itu. Namun, itu tidaklah sepenuhnya buruk.
Seseorang yang telah menjadi pelayan dari pemilik [Dragon Soul Authority] jiwanya akan terhubung langsung dengan Soul Corridor pemilik skill.
Keuntungannya adalah, mereka akan mendapatkan 30% exp setiap kali pemilik skill mengalahkan seekor monster atau musuh hingga batas maksimal dari exp yang didapatkan adalah 50%.
Ini sistemnya sama seperti pembagian exp didalam sebuah game. Hanya saja, exp yang Xi dapatkan dari mengalahkan suatu monster atau musuh tidak akan berkurang.
“Mari bersantai untuk hari ini, karena esok hari kita akan pergi ke dungeon.”
Pintu penginapan dibukanya dan Xi masuk kedalam langsung menuju ruangannya untuk beristirahat, dan menyusun rencana untuk raid dungeon esok hari.
Dalam ruangan itu, bahkan sebelum ia lama membiarkan keduanya masuk. Dia telah di suguhkan dengan penampakan seorang wanita cantik yang mengenakan pakaian rapi. Meski itu bukan baju berkualitas, namun itu sudah cukup layak dari pada baju compang-camping yang sebelumnya digunakan untuk menutupi tubuhnya.
“Xi, bagaimana menurutmu?” Mina bertanya pendapat Xi tentang penampilan Airis saat ini.
Memegang dagunya, dan memberi jawaban yang simpel. Tidak terlalu waw, atau pun berlebihan. “Terlihat lebih baik dari sebelumnya.”
Airis menundukkan kepalanya dengan malu wajahnya memerah saat itu juga. “Terimakasih Tuan.” Mungkin ini adalah ungkapan rasa syukurnya karena sudah membelinya dan memperlakukan dirinya dengan baik. Jika itu orang lain, mungkin nasibnya akan berbeda.
“Tidak masalah, jadi apa kau merasa lebih baik?” Xi bertanya kepada Airis mengenai kondisinya. Dia baru saja keluar dari tempat yang tidak mengenakan. Didalam sel, dan mungkin dia juga di perlakukan dengan buruk.
Walau kenyataannya dia sedang baik-baik saja. Tidak ada yang perlu di khawatirkan, dan tidak perlu ada yang di lebih-lebihkan.
Dari sudut pandang Xi, ia melihat Airis memang baik-baik saja. Dengan matanya, dia mampu melihat itu, tidak ada luka, tidak ada memar, semua organ dalam berfungsi dengan baik dan tidak ada yang terluka, dan soal kondisi kejiwaan dan mental semuanya masih terbilang baik. ‘Mungkin dia belum bisa menghilangkan rasa takut, gugup, dan kesedihan didalam hatinya.’
Xi menghela nafas. Karena Airis tak kunjung menjawabnya. “Ku anggap kau baik-baik saja.” Itu di karenakan Airis tidak menjawabnya.
Airis hanya mengangguk pelan dan sepertinya
itu benar.
Melihat informasi yang dimiliki oleh Airis melalui layar sistem.
[Nama : Airis. Level : 5]
Ras : Demi-Human(Golden Fox)
MP : 2580.
Job : Swordman.
__ADS_1
∆∆∆
Statistik :
Strength : 21 Vitality : 13
Agility : 24 Intelligence : 10
Sense : 20
∆∆∆
Skill : Sword Mastery, Bash, Back Sliding.
Beberapa kali pun melihatnya Xi merasa kagum. Sudah sejak awal ini telah melampaui batas normal dari orang-orang yang ada di kota ini.
‘Aku telah melihatnya berkali-kali dan aku tidak dapat mengatakan apapun lagi. Pada level ini dia memiliki stat dan skill sebanyak ini. Dia berbeda dengan yang lainnya, bakatnya luar biasa.’
Dapat di sebutkan itu adalah kemampuan bawaan yang didapatkan dari lahir.
Setelah lahir kedunia ini Airis telah di berkahi dengan Job Swordman bahkan sebelum dirinya menginjak usia lima tahun. Itu adalah sesuatu keberadaan yang langkah.
Dan untuk stat yang dimilikinya itu pasti dia dapatkan dari latihan keras yang telah di lalui selama ini.
Melatih fisik, atau mengasah tubuh dapat mempengaruhi beberapa karakteristik dari statistik yang dimiliki seseorang. Seperti Strength, Vitality, dan Agility bisa di tingkatkan hanya dengan melatih tubuh.
Stat rata-rata dari kelima stat adalah 10 poin kebawah yang dimiliki. Anda dapat memiliki stat yang lebih tinggi jika anda memiliki atau mendapatkan Job langkah atau bahkan spesial ke atas. Seperti kedua Job yang dimiliki oleh Xi, keduanya adalah Job spesial dimana hanya satu orang saja yang dapat memilikinya di dunia ini.
Selama Xi masih ada, maka job yang sama persis tidak akan muncul lagi.
Selain melatih tubuh, Stat juga akan meningkat secara alami jika seseorang berhasil naik level, dan setiap kenaikan satu level semua stat akan meningkat satu poin.
Jika seseorang melakukan sebuah pencapaian, atau sebuah pencapaian. Akan mendapatkan peningkatan poin statistik secara acak, dan poin stat yang di dapat juga tidak tertentu. Semakin besar pencapaiannya, semakin banyak poin stat yang di dapatkan.
Selain ketiga itu, item yang di kenakan juga dapat mempengaruhi. Item sihir khususnya. Dan untuk sebuah [skill] salah satu contoh [skill] yang dapat meningkatkan statistik adalah skill [Berseker]. Dari pada itu, masih ada beberapa cara lainnya untuk meningkatkan poin statistik.
“Airis, apa Anda pernah berlatih pedang?”
Airis mengangguk pelan “i iya... Tapi, bagaimana Anda bisa mengetahuinya?” Meski Xi adalah tuannya. Namun informasi pribadi yang dimiliki Airis belum di Terima oleh Xi. Dalam kontrak saat dia mendapatkan Airis di rumah lelang hanya kontrak budak biasa dan tidak ada informasi rahasia seperti Job atau semacamnya.
“Iya, aku juga ingin mengetahuinya. Aku juga penasaran.”
Ini adalah informasi rahasia yang tidak boleh di ketahui oleh orang-orang, bahkan jika itu adalah orang-orang terdekatnya. Itu dapat menyebabkan masalah yang serius untuknya jika seperti itu.
Xi menggarung kepalanya yang tidak gatal, dengan enggan dia mengatakan “Tidak perlu tahu bagaimana caraku dapat mengetahuinya. Itu tidak penting. Yang terpenting adalah, perkiraanku benar tentangmu.” Lalu Xi mempertegas “Persiapkan dirimu besok. Karena besok kita akan pergi ke dungeon.”
“Dimengerti!”
__ADS_1
Airis masih memikirkannya. Berpikir keras, seperti dia pernah mendengar sesuatu tentang sebuah skill yang dapat melihat papan status milik orang lain.
Tak selang lama ketika dia berusaha, Airis mengingatnya. ‘Apa mungkin! Tuan memiliki Skill [MIND'S EYE]!’