Lamar Aku Di Namsan Seoul Tower

Lamar Aku Di Namsan Seoul Tower
Episode 12


__ADS_3

Ayli Hoon dan Chung Ara sudah sampai di kafe ArtD. Mereka berdua duduk di sudut kafe, lalu memesan Bubble tea. Sambil menunggu pesanan, mereka berdua saling bertukar cerita. Mulai dari kecil hingga sekarang mereka bekerja di tempat yang sama.


Ketika menoleh ke arah pintu masuk, Chung Ara melihat Seung Yun yang berjalan masuk ke dalam kafe. Ayli Hoon tidak mengenali wanita yang berjalan mendekati mejanya.


"Chung-ah, ku dengar kau lah yang menjadi tata busana dan yang menangani makeup artis di ArtD." Seung Yun tersenyum ramah pada Chung Ara.


"Ya begitulah, setelah Byun Aeri mengalami kecelakaan, maka aku yang menggantikan posisinya," jawab Chung Ara dengan ramah juga.


Mata Seung Yun beralih pada Ayli Hoon yang duduk di sebelah Chung Ara. Dengan senyum yang masih berkembang di bibirnya, Seung Yun menyapa Ayli Hoon.


"Hai, apakah kau artis baru ArtD?" tanya Seung Yun.


"A-a bukan, aku ...." Belum selesai Ayli Hoon menjawab.


"Oh..kau masih menjadi trainee," potong Seung Yun.


"Bukan, saya stylish baru yang bekerja bersama Chung Ara." Ayli Hoon menjawab dengan sangat ramah.


Seung Yun mengangkat kedua alisnya. Ia kira Ayli Hoon adalah artis Kpop karena wajahnya yang cantik dan beda dari yang lain.


"Kau Korea campuran atau operasi plastik?" tanya Seung Yun sambil menatap wajah Ayli Hoon lekat-lekat.


Ayli Hoon tertawa kecil. "Ah tidak, saya keturunan Indonesia-Korea," jawab Ayli Hoon.


"Oh..pantas saja wajahmu sedikit kontras dengan yang lain," kata Seung Yun.


Seung Yun berjalan meninggalkan Ayli Hoon dan Chung Ara. Ia memilih tempat duduk di dekat jendela.


Ayli Hoon masih memperhatikan artis yang cantik jelita itu, tapi Chung Ara mengejutkannya dengan menepuk bahunya.


"Apa yang kau lihat? Kau tidak tahu siapa dia?" tanya Chung Ara.


Ayli Hoon menggelengkan kepala.

__ADS_1


"Dia itu Lee Seung Yun, dulu dia artis ArtD Entertainment yang paling top. Enam tahun lalu ia terkena skandal bersama Produser Bae Jun. Kariernya di Korea hancur. Kemudian CEO Kim Park Lee membantu dia dengan mengirim nya untuk berkarier di Beijing, China." Chung Ara menjelaskan sambil berbisik.


Ayli Hoon tidak menanggapi, ia cukup tau dengan informasi yang didapat. Chung Ara mendekatkan mulutnya ke telinga Ayli Hoon, kemudian berbisik, "Dia itu mantan kekasih Jung Soo."


Mendengar berita yang satu itu, Ayli Hoon terkejut dan membelalakkan matanya. Entah kenapa ia merasa terkejut dengan berita itu.


"Aku sendiri bingung, kenapa Jung Soo mau dengan nya?" Chung Ara berkata dengan ekspresi tidak senang.


"Tentu saja mau, dia cantik dan sepertinya punya bakat yang bagus." Ayli Hoon menanggapi dengan wajah yang dibuat sesantai mungkin.


Chung Ara memutar bola matanya. "Hrh kau tidak tahu saja."


Ayli Hoon jadi penasaran kenapa sepertinya orang disampingnya itu tidak menyukai Seung Yun.


"Apa maksud mu berkata seperti itu?"


Ketika Chung Ara akan membuka mulut, ia menutupnya kembali karena melihat Jung Soo datang. Semua orang mengalihkan pandangannya kepada Jung Soo.


Kehadiran pria tampan itu memang selalu membuat semua orang tidak dapat mengabaikan sosoknya. Jung Soo sendiri berjalan dengan santai, karena sudah terbiasa menjadi pusat perhatian, ia mengangap tidak ada orang yang melihatnya.


Minuman yang dibawa pelayan itu tumpah mengenai jas yang dikenakan Jung Soo. Pelayan itu meminta maaf sambil terus membungkukan badan.


"Tidak apa-apa, aku bisa membersihkan ini. Aku yang minta maaf karena membuat mu harus membuat ulang minuman," kata Jung Soo dengan ramah.


"Tidak, ini kesalahan saya," kata pelayan itu.


Pelayan itu mendekati meja Ayli Hoon. "Maaf, saya harus membuat ulang pesanan Anda." Pelayan itu membungkukan badan berulang kali.


"Tidak masalah, kami akan menunggu," jawab Ayli Hoon sambil tersenyum.


Setelah pelayan itu pergi, Jung Soo bisa melihat ke arah Ayli Hoon yang sedang duduk. Ayli Hoon tidak menyadarinya, tetapi Chung Ara yang melihat itu langsung menyenggol lengan Ayli Hoon.


"Ayli Hoon, lihat lah, Jung Soo Oppa sedang memperhatikan mu. Jika aku jadi dirimu, aku akan langsung meleleh," ucap Chung Ara pelan.

__ADS_1


Ayli Hoon melihat kearah dimana Chung Ara melihat. Ternyata benar, Jung Soo sedang melihatnya. Entah kenapa Ayli Hoon jadi merasa salah tingkah, akhirnya memutuskan untuk berdiri dan berjalan ke toilet.


Setelah kembali dari toilet, Ayli Hoon dikejutkan lagi dengan keberadaan Jung Soo yang tengah duduk satu meja dengan Chung Ara. Ia sedang berbincang-bincang dengan rekan kerjanya itu. Ayli Hoon pun dengan ragu-ragu mendekati meja dan bergabung dengan dua orang itu.


"Ayli Hoon, jadi hari ini kau sudah mulai bekerja ya?" tanya Jung Soo.


Ayli Hoon menjawab dengan mengangguk.


Chung Ara terkejut ketika tahu Jung Soo mengetahui nama Ayli Hoon, dan bertanya seperti mereka sudah lama kenal.


"Kalian saling mengenal?" Chung Ara tidak percaya.


"Ya, kami adalah teman," jawab Jung Soo ringan.


Ayli Hoon membelalakan matanya. "Tidak, kami tidak berteman. Jangan pikir setelah kau mengantar ku pulang, kau bisa menjadi temanku. Kita baru kenal empat hari yang lalu."


Tanpa sadar, Ayli Hoon berbicara dengan suara yang lantang. Ayli Hoon menjadi pusat perhatian semua orang. Jung Soo melihat ke sekeliling nya.


Mengetahui Ayli Hoon dan dirinya menjadi pusat perhatian, Jung Soo menendang kaki Ayli Hoon dari bawah meja.


"Bisakah kau pelan kan suaramu? Ini bisa jadi berita hangat." Jung Soo menggeram dengan suara pelan.


"Kau yang menyebalkan, seenaknya mengatakan kita teman. Aku tidak suka pada orang yang sok akrab," balas Ayli Hoon dengan bisikan juga.


"Oh ya? Kau pikir aku ingin akrab dengan mu? Hei, di ArtD, semua jadi teman. Kita semua bekerja pada agensi yang sama." Jung Soo tersenyum.


Ayli Hoon merasa sangat malu, ia pun berdiri dan berjalan cepat meninggalkan kafe ArtD.


Sedangkan di sisi lain. Seung Yun memandangi kepergian Ayli Hoon dengan tatapan tidak suka. Menurut nya, Ayli Hoon sangat sok jual mahal. Siapapun pasti akan langsung melayang ketika Jung Soo mengatakan bahwa mereka berteman. Tapi entah ada apa dengan gadis itu, ia malah pura-pura tidak suka.


"Jung Soo Oppa, kau benar-benar sudah kenal dengan Ayli Hoon? Kalian berteman?" tanya Chung Ara penasaran.


Jung Soo tersenyum. "Itu tergantung dia. Aku memang sudah mengenalnya. Tidak ada orang yang tahu seberapa kenalnya aku dengan dia."

__ADS_1


Jawaban Jung Soo membuat Chung Ara tidak mengerti. Ia memilih untuk diam sambil menunggu pesanannya datang.


__ADS_2