
Jung Soo dan Hyun Jae membantu Ayli Hoon berdiri dan membawanya ke kursi meja makan. Ayli Hoon memegangi kepalanya, pelipis kanannya terasa perih karena luka.
"Mengapa bisa begini? Apakah kau baik-baik saja?" Jung Soo mengusap kepala Ayli Hoon dengan harapan dapat mengurangi rasa sakit.
Ayli Hoon menatap pria di sampingnya, tatapan Jung Soo sangat tulus. Ayli Hoon masih meringis karena kesakitan dan merasa pusing, namun ia tidak mempedulikan rasa sakitnya. Semua rasa sakitnya telah terobati oleh tangan pria yang mengusap kepalanya itu.
"Apakah sekarang sudah membaik? Kepalamu pusing? Apa lukamu perih?" Jung Soo bertanya terus-menerus karena khawatir.
"Aku tidak apa-apa, hanya sedikit pusing saja," jawab Ayli Hoon.
"Baiklah, tunggu sebentar," kata Jung Soo sambil berdiri.
Hyun Jae melihat Jung Soo berdiri dan berjalan ke ruang tamu. Ia sudah menebak apa yang akan dilakukan oleh Jung Soo. Hyun Jae sengaja meninggalkan dapur. Ia berjalan menuju kolam renang yang berada di taman belakang rumah Jung Soo.
Tak lama kemudian Jung Soo kembali ke dapur dengan kotak P3K di tangannya. Ia menarik kursi agar bisa merapat dengan Ayli Hoon kemudian duduk. Ia membuka kotak P3K, mengeluarkan perban dan obat luka.
"Menghadap ke arah ku, dekatkan kepalamu, aku akan mengobati lukamu agar cepat sembuh," perintah Jung Soo dengan lembut.
Ayli Hoon mengangguk dan mendekatkan kepalanya. Jung Soo mulai mengoleskan obat luka itu pada pelipis Ayli Hoon. Ayli Hoon meringis menahan perih.
"Tahan sedikit. Obat ini memang sedikit perih, tapi lukamu akan segera sembuh dan tidak berbekas," kata Jung Soo meyakinkan Ayli Hoon.
Jung Soo mengobati luka Ayli Hoon dengan lembut, sesekali mata mereka bertemu. Senyum mulai merekah di bibir Jung Soo, begitu juga dengan Ayli Hoon. Ayli Hoon merasa detak jantungnya berdebar kencang. Rasanya ia ingin mengatakan pada Jung Soo agar terus dekat seperti ini.
__ADS_1
Entah mengapa Ayli Hoon merasakan getaran di hatinya. Apakah ia mulai memiliki perasaan terhadap Jung Soo? Pria itu memang memiliki nilai lebih dan berbeda sejak pertama kali bertemu. Jung Soo sudah sangat baik kepadanya, dan ia sendiri merasakan perhatian lebih dari pria itu.
Pelipis Ayli Hoon sudah selesai diobati, sekarang ia tidak merasa terlalu sakit. Tak lama kemudian Hyun Jae kembali masuk dan bergabung di meja makan. Jung Soo meletakan kotak P3K itu di meja makan. Ayli Hoon melipat kedua tangannya diatas meja.
"Jung Soo, aku tidak melihat orang tuamu, apakah kau tinggal sendiri?" tanya Ayli Hoon, matanya menyapu seluruh ruangan.
"Iya, aku tinggal sendiri di sini," jawab Jung Soo.
"Dari kecil?" Ayli Hoon bertanya lagi.
"Tidak, awalnya aku tinggal di apartemen bersama kedua orang tuaku. Ayahku pembisnis, dia seorang CEO perusahaan, sedangkan ibuku hanya seorang ibu rumah tangga biasa."
Jung Soo menarik nafas. "Saat aku kuliah, ayahku memiliki perusahaan sendiri lalu membuka cabang di pulau Jeju. Jadi ayahku pindah ke sana bersama ibuku. Di saat itulah aku tinggal sendirian."
"Kemudian aku training di agensi ArtD Entertainment. Setelah debut aku tinggal di dorm bersama para member boygroupku dulu, yaitu Boomstar Boys. baru dua tahun ini aku membeli rumah ini dan tinggal di sini," jelas Jung Soo.
Jung Soo menggelengkan kepala. "Sekarang tidak. Dulu aku memiliki kakak perempuan bernama Heo Yunri, dia empat tahun lebih tua dari ku. Tapi dia sudah meninggal 10 tahun yang lalu karena kanker."
"Maafkan aku, aku tidak tahu." Ayli Hoon meminta maaf karena merasa lancang.
"Tidak masalah." Jung Soo memberikan senyum.
"Apakah kau tidak memiliki asisten rumah tangga," tanya Ayli Hoon lagi.
__ADS_1
"Aku punya, tapi dia datang seminggu sekali. itupun hanya untuk bersih-bersih," jawab Jung Soo.
"Jung Soo sudah terbiasa menyiapkan sesuatu sendiri. Dia bisa memasak, mencuci pakaian, dan mencuci piring. Itulah sebabnya dia tidak biasa di bantu oleh pembantu rumah tangga. Dia akan menghubungi pembantunya apabila dia tidak sempat mengerjakannya." Kali ini Hyun Jae ikut berbicara.
Ayli Hoon terkagum kagum pada Jung Soo. Ternyata pria tampan yang super sibuk ini bisa menyiapkan keperluannya sendiri.
"Oh ya, tadi kau bilang Boomstar Boys, apa kau dulu member grup itu?" tanya Ayli Hoon penasaran.
"Benar. Jung Soo debut bersama Boomstar Boys atau yang sering di sebut BsB. Pada saat itu usianya 19 tahun. Dua tahun debut Jung Soo berpacaran dengan Seung Yun yang berhasil diketahui oleh dispatch. Pada saat itu usianya 21 tahun, usia yang sangat muda untuk seorang idol berpacaran, apalagi Jung Soo baru dua tahun debut.
"Satu tahun kemudian BsB bubar karena pada saat berangkat konser tiga anggotanya kecelakaan dan meninggal dunia di tempat. Jung Soo sangat terpukul tentang kematian tiga membernya yang sudah dia anggap sebagai saudaranya sendiri. Kemudian Jung Soo dituntut untuk terus berkarir, dan itu tidak mudah."
"Di saat yang sama Seung Yun diketahui telah berselingkuh dengan produser Bae Jun dan terlibat skandal yang waktu itu usia Bae Jun sudah 40 tahun. Begitu mengetahui itu, Jung Soo langsung memutuskan hubungan dengan Seung Yun. Karena begitu terpuruk dan tidak dapat fokus di dunia entertainment, akhirnya Jung Soo memutuskan untuk berhenti dan menghilang dari dunia entertainment."
"Satu tahun kemudian, aku bertemu dengan Jung Soo dan mengajaknya kembali ke dunia musik dalam naungan Billy Entertainment, tapi tentu saja ArtD Entertainment tidak mau kehilangan kesempatan emas, mereka tidak mau kehilangan Jung Soo yang memiliki kemampuan tinggi. Jung Soo pun ditawarkan kembali ke ArtD Entertainment sebelum dia masuk ke Billy Entertainment. ArtD Entertainment memilih aku untuk menjadi manager Jung Soo. Dari situlah dia memulai karier solonya pada usia yang ke 24 tahun dan sukses sampai sekarang." Hyun Jae menceritakan sejarah karier Jung Soo dengan panjang lebar.
"Lalu, hubungan antara Jung Soo dan Kim Joon bagaimana? Kelihatannya hubungan mereka sangat dekat." Ayli Hoon jadi sangat penasaran dengan kisah hidup Jung Soo.
"Ayli Hoon, mengapa meminta diceritakan, mulutku hampir berbusa karena terus berbicara," canda Hyun Jae sambil tertawa.
"Baiklah, akan aku ceritakan. Kim Joon dua tahun debut lebih dulu dibanding Jung Soo, yakni ketika itu Jung Soo baru masuk sebagai trainee. Kim Joon debut dengan aku sebagai managernya. Saat itu Kim Joon berusia 17 tahun. Dia memiliki karir yang sangat mulus."
"Sampai pada suatu saat aku melakukan kesalahan. Aku yang saat itu tidak fokus telah membuat jadwal Kim Joon berantakan. Selama satu bulan Kim Joon memiliki jadwal yang sangat kacau, sehingga banyak kerugian. Aku pun mengundurkan diri. Setelah aku tidak lagi menjadi managernya, ternyata Kim Joon sering bertemu dengan Jung Soo yang saat itu tengah dilanda kesedihan atas kematian tiga rekan membernya. Dan entah mengapa mereka bisa menjadi sahabat sampai sekarang," kata Hyun Jae menceritakan sekilas karir Kim Joon dan persahabatannya dengan Jung Soo.
__ADS_1
"Dia sering mentraktir ku makanan yang mahal. Itu sebabnya kami bisa jadi sahabat." Jung Soo tertawa mengakatan alasan yang lucu itu. Walau terdengar aneh, tapi itulah kenyataannya.
"Ayo kita makan, aku sudah lapar," ajak Hyun Jae sambil mengambil sebuah piring.